Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Demi Pemulihan Ekonomi, Jokowi Serukan Koridor Wisata di ASEAN

Siswanto | Deutsche Welle | Suara.com

Senin, 25 Oktober 2021 | 18:01 WIB
Demi Pemulihan Ekonomi, Jokowi Serukan Koridor Wisata di ASEAN
DW

Suara.com - Presiden Joko Widodo mendesak negara-negara Asia Tenggara mempercepat rencana membuat koridor perjalanan regional untuk membantu menghidupkan kembali pariwisata dan mempercepat pemulihan ekonomi akibat pandemi.

Mengutip data PBB dan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), Presiden Joko Widodo pada Senin (25/10) mengatakan bahwa tingkat pembatasan di Asia Tenggara adalah yang tertinggi di dunia.

Dengan infeksi kasus virus corona yang mulai menurun, batasan tersebut harus dilonggarkan untuk memungkinkan orang bepergian lebih bebas, katanya.

Berbicara di forum bisnis regional, Jokowi mendesak ASEAN mengadopsi segera koridor perjalanan regional, sebuah konsep yang diprakarsai oleh Indonesia pada tahun 2020, yang mencakup jalur imigrasi yang lebih cepat, pengakuan sertifikat vaksin, dan langkah-langkah kesehatan standar untuk keberangkatan dan kedatangan.

"Setelah 20 bulan menghadapi pandemi COVID-19, kami sekarang melihat secercah harapan. Dalam sepekan terakhir, kasus COVID-19 di ASEAN turun 14%, jauh melebihi rata-rata global, yang turun 1%,” katanya dalam forum, jelang KTT para pemimpin ASEAN selama tiga hari yang dimulai Selasa (26/10).

"Dengan situasi COVID-19 yang semakin terkendali, pembatasan ini dapat dilonggarkan, mobilitas dapat dilonggarkan, sekaligus memastikan aman dari risiko pandemi,” katanya.

"Jika semua negara ASEAN segera memfasilitasi mobilitas orang yang aman, roda ekonomi akan segera berjalan kembali,” katanya.

Buka pariwisata, asalkan target vaksinasi tercapai Perjalanan intra-ASEAN merupakan kunci untuk menghidupkan kembali pariwisata di kawasan itu. Beberapa negara, termasuk Thailand, dengan hati-hati bergerak untuk membuka kembali pariwisata internasional.

Indonesia juga telah mengizinkan turis asing mengunjungi Bali pada Oktober ini, setelah lebih dari 80% penduduk Pulau Dewata divaksinasi penuh.

Presiden Jokowi mengatakan pemerintah berencana untuk secara bertahap membuka daerah lain setelah tingkat vaksinasi nasional melebihi 70%.

Jokowi menyerukan distribusi vaksin yang lebih merata untuk memastikan bahwa setidaknya 70% dari lebih dari 600 juta penduduk ASEAN telah diinokulasi.

Namun, vaksinasi di ASEAN tidak merata. Singapura, Malaysia, dan Kamboja, 70% populasinya telah diinokulasi, sementara Myanmar berada di urutan terbawah dengan kurang dari 10% yang telah divaksinasi.

Presiden Jokowi mengatakan ASEAN sebagai kawasan dengan pertumbuhan penggunaan internet tercepat di dunia, juga harus memperluas ekonomi digitalnya untuk pertumbuhan di masa depan.

Nilai-nilai ekonomi digital Indonesia diperkirakan mencapai $124 miliar (Rp1.758,5 triliun) pada tahun 2025 atau setara dengan 40% dari total nilai ekonomi digital Asia Tenggara, ujarnya.

"Langkah cepat kita bersama dalam menangani tantangan kesehatan, pengaktifan kembali perjalanan yang aman, serta percepatan ekonomi digital yang adil, akan menjadi pintu gerbang bersama kita untuk pulih dan maju bersama,” tambahnya. ha/rzn (AP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pulihkan Ekonomi, Satgas PRR Fokus Benahi Tambak dan Keramba Terdampak

Pulihkan Ekonomi, Satgas PRR Fokus Benahi Tambak dan Keramba Terdampak

News | Senin, 30 Maret 2026 | 17:27 WIB

KPK Tahan 5 Pengusaha yang Diduga Suap Eks Bupati Situbondo Karna Suswandi, Ini Nama-namanya

KPK Tahan 5 Pengusaha yang Diduga Suap Eks Bupati Situbondo Karna Suswandi, Ini Nama-namanya

News | Senin, 10 November 2025 | 16:32 WIB

YLKI Nilai Diskon Listrik 50 persen Beri Manfaat untuk Pemulihan Ekonomi Masyarakat

YLKI Nilai Diskon Listrik 50 persen Beri Manfaat untuk Pemulihan Ekonomi Masyarakat

Bisnis | Jum'at, 20 Desember 2024 | 15:55 WIB

Jubir Pastikan KPK Siap Hadapi Praperadilan Bupati Situbondo

Jubir Pastikan KPK Siap Hadapi Praperadilan Bupati Situbondo

News | Rabu, 25 September 2024 | 10:53 WIB

Lokakarya: Pertumbuhan Sektor UMKM Jadi Kunci Penting Pemulihan Ekonomi Indonesia Paska Pandemi Covid-19

Lokakarya: Pertumbuhan Sektor UMKM Jadi Kunci Penting Pemulihan Ekonomi Indonesia Paska Pandemi Covid-19

Press Release | Selasa, 19 September 2023 | 07:25 WIB

Pemberdayaan UMKM akan Ciptakan Lapangan Kerja Baru dan Berperan dalam Pemulihan Ekonomi Global

Pemberdayaan UMKM akan Ciptakan Lapangan Kerja Baru dan Berperan dalam Pemulihan Ekonomi Global

Press Release | Minggu, 03 September 2023 | 11:10 WIB

Jadi Tersangka Korupsi Dana PEN, Bupati dan Ketua DPC Gerindra Muna Dicegah Bepergian ke Luar Negeri

Jadi Tersangka Korupsi Dana PEN, Bupati dan Ketua DPC Gerindra Muna Dicegah Bepergian ke Luar Negeri

News | Rabu, 12 Juli 2023 | 15:18 WIB

Dorong Pariwisata Bali, Brantas Abipraya Targetkan Pembangunan Taman Segara Kerthi Selesai Mei Ini

Dorong Pariwisata Bali, Brantas Abipraya Targetkan Pembangunan Taman Segara Kerthi Selesai Mei Ini

Bisnis | Rabu, 12 April 2023 | 10:19 WIB

Ekonomi Tumbuh 5,31 Persen, Kinerja Pemulihan Ekonomi Makin Solid dan Menguat

Ekonomi Tumbuh 5,31 Persen, Kinerja Pemulihan Ekonomi Makin Solid dan Menguat

DPR | Sabtu, 11 Februari 2023 | 16:43 WIB

Sri Mulyani Kasih Jempol Buat Polisi, Karena Amankan Ini

Sri Mulyani Kasih Jempol Buat Polisi, Karena Amankan Ini

Bisnis | Kamis, 09 Februari 2023 | 17:52 WIB

Terkini

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:35 WIB

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:27 WIB

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:16 WIB

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:28 WIB

Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar

Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:05 WIB