Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Viral Pria Ngaku Kehilangan Kripto Rp1,7 Miliar, Tokocrypto: Aset Dia Hanya Rp19,740

M Nurhadi

Selasa, 02 November 2021 | 06:55 WIB
Viral Pria Ngaku Kehilangan Kripto Rp1,7 Miliar, Tokocrypto: Aset Dia Hanya Rp19,740
Ilustrasi TokoCrypto (Laman TokoCrypto)

Suara.com - Beberapa saat lalu ramai diberitakan seorang warga Tangerang bernama Gesit Suryadi mengaku kehilangan aset kripto senilai Rp1,7 miliar di Tokocrypto. Awalnya, ia mengklaim memiliki aset kripto jenis DotDown sebanyak 12.823,78788 unit dan kini berkurang hanya tinggal 0,12823 unit. 

Belakangan diketahui, pihak Tokocrypto menyangkal tuduhan tersebut dan menyebut bahwa Gesit sejak awal tidak memiliki aset Rp1,7 miliar di Tokocrypto melainkan hanya Rp 19,740.

Mengutip dari Blockchainmedia --jaringan Suara.com, berikut tanggapan lengkap Tokocrypto terkait tuduhan yang dilayangkan Gesit tersebut.

Tanggapan Tokocrypto

Pada tanggal 22 Oktober 2021 pukul 10.00, salah satu aset kripto yang diperdagangkan di Tokocrypto, yaitu DOTDOWN mengalami proses redenominasi, yakni pembagian token reverse 100.000 : 1, di mana 100,000 DOTDOWN (sebelum split reverse) akan menjadi 1 DOTDOWN (setelah split reverse).

Informasi ini disampaikan secara lengkap oleh Tokocrypto melalui platform mereka.

Akibatnya, pengguna Tokocrypto yang memiliki aset DOTDOWN mengalami perubahan nilai aset. Namun, hal ini tidak mempengaruhi nilai rupiah alias nilai aset yang dimiliki tetap sama.

Dalam artikel tersebut, saat redenominasi tercatat aset DOTDOWN yang dimiliki adalah 12,823, yang kemudian terjadi redenominasi 100,000:1 maka aset DOTDOWN yang dimiliki sebesar 0,1282.

Melalui surat tanggapan Tokocrypto dituliskan, nilai 1 DOTDOWN berada di angka US$11,7 atau setara dengan Rp 169,650 (US$ 1 = Rp 14,100.

baca juga

Dalam tangkapan layar yang dikutip media yang sama, tercatat user memiliki 0,1282 DOTDOWN (setelah redenominasi 100,000 : 1), yaitu senilai US$1,4 atau setara dengan Rp 19,740.

Untuk informasi, sebelum redenominasi terjadi, harga DOTDOWN di kisaran US$ 0,0001035 atau setara dengan Rp 1,4. Tokocrypto kembali merilis klarifikasi kabar ini pada Jumat (29/10/2021), sebagai berikut,

1. Pada tanggal 22 Oktober 2021 pukul 10.00, salah satu aset kripto yang diperdagangkan di Tokocrypto, yaitu DOTDOWN sedang mengalami proses redenominasi, yaitu pembagian token reverse 100.000 : 1, dimana 100,000 DOTDOWN (sebelum split reverse) akan menjadi 1 DOTDOWN (setelah split reverse). Info ini diumumkan pada akun resmi Tokocrypto dalam link ini

2. Hal ini menyebabkan para user Tokocrypto yang memiliki aset DOTDOWN mengalami perubahan nilai aset secara signifikan, namun hal ini tidak mempengaruhi nilai rupiahnya, yang artinya nilai rupiah yang dimiliki akan tetap sama.

3. Saat redenominasi tercatat aset DOTDOWN yang dimiliki Gesit Suryadi adalah 12,823. Dimana kemudian terjadi redenominasi 100,000:1 maka aset DOTDOWN yang dimiliki sebesar 0,1282.

4. Saat surat tanggapan ini ditulis, nilai 1 DOTDOWN berada di angka US$11,7 atau setara dengan Rp 169,650 (US$ 1 = Rp 14,100). Merujuk rilis media, tercatat user memiliki 0,1282 DOTDOWN (setelah redenominasi 100,000 : 1), yaitu senilai US$1,4 atau setara dengan Rp 19,740.

5. Perlu diketahui, sebelum redenominasi terjadi, harga DOTDOWN di kisaran US$ 0,0001035 atau setara dengan Rp 1,4.

6. Dengan penjelasan tersebut, Tokocrypto menyimpulkan bahwa angka Rp1,7 Miliar yang tertera dalam akun pelanggan terkait diakibatkan oleh bug view yang terjadi akibat redenominasi dan hal ini sudah diumumkan di akun resmi Tokocrypto.

Tokocrypto juga menegaskan, setelah pemeriksaan aset, Gesit Suryadi  memang hanya memiliki aset Rp19,740 dan tidak pernah memiliki aset Rp1,7 miliar di Tokocrypto.

“Dapat kami sampaikan bahwa kami sangat keberatan atas pemberitaan terutama judul yang ditayangkan, dengan fokus ‘kehilangan aset’. Hal ini dapat menggiring opini yang berakibat buruk terhadap nama baik kami,” sebut Tokocrypto

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Kabur, Begini Penjelasan DPKP3 Mengenai Misteri Hilangnya Patung Maung

Bukan Kabur, Begini Penjelasan DPKP3 Mengenai Misteri Hilangnya Patung Maung

Jabar | Senin, 01 November 2021 | 22:23 WIB

TOP 5 Viral: Pria Temukan Benda Mencurigakan di Pengharum Ruangan, Mau Nangis Lihatnya

TOP 5 Viral: Pria Temukan Benda Mencurigakan di Pengharum Ruangan, Mau Nangis Lihatnya

Hits | Senin, 01 November 2021 | 22:36 WIB

Kepala Korban Pengeroyokan di Kuta Bali Dijahit Seusai Ditebas Gerombolan Pemotor

Kepala Korban Pengeroyokan di Kuta Bali Dijahit Seusai Ditebas Gerombolan Pemotor

Bali | Senin, 01 November 2021 | 21:35 WIB

Beli Rumah Harga 28 Juta Rupiah, Warganet: Asri Banget Lihatnya

Beli Rumah Harga 28 Juta Rupiah, Warganet: Asri Banget Lihatnya

News | Senin, 01 November 2021 | 21:09 WIB

Trik Kocak Menolak Ajakan Doi Buat Jalan, Warganet: Beda RT Gak Mempan

Trik Kocak Menolak Ajakan Doi Buat Jalan, Warganet: Beda RT Gak Mempan

Video | Selasa, 02 November 2021 | 06:00 WIB

Razia Polisi dan Peranan Media

Razia Polisi dan Peranan Media

Your Say | Senin, 01 November 2021 | 21:50 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×