LPKR Catatkan Pendapatan Rp 10,95 Triliun dan EBITDA Rp 2,9 Triliun di Kuartal III 2021

Iwan Supriyatna

Jum'at, 05 November 2021 | 10:32 WIB
LPKR Catatkan Pendapatan Rp 10,95 Triliun dan EBITDA Rp 2,9 Triliun di Kuartal III 2021
CEO LPKR John Riady.

Suara.com - Pada Kuartal Ketiga Tahun 2021, total pendapatan PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) berdasarkan total asset dan pendapatan, tumbuh 44% menjadi Rp10,9 triliun dan EBITDA meningkat 84% menjadi Rp2,9 triliun.

Pra penjualan pada Kuartal Ketiga Tahun 2021 mencapai Rp1,6 triliun dan meningkatkan pra penjualan sembilan bulan pertama tahun 2021 menjadi Rp3,9 triliun atau meningkat 71% YoY (year on year).

Pra penjualan sembilan bulan pertama tahun 2021 senilai Rp3,9 triliun telah mencapai 93% dari target di tahun 2021 sebesar Rp4,2 triliun.

Pendapatan dari bisnis Real Estate Development meningkat 26% menjadi Rp3 triliun dari Rp2,4 triliun didukung oleh serah terima apartemen yang siap huni dan produk rumah tapak tahun 2020.

Pendapatan dari Real Estate Management & Services meningkat 54% pada sembilan bulan pertama tahun 2021 menjadi Rp7,9 triliun dari Rp5,2 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Bisnis rumah sakit juga melaporkan pertumbuhan YoY sebesar 47% menjadi Rp5,9 triliun dari Rp4,0 triliun pada sembilan bulan pertama 2020. Secara keseluruhan, bisnis rumah sakit menyumbang sebagian besar pendapatan LPKR yakni sebesar 53,7%.

Pendapatan dari Real Estate Management & Services juga menyumbang 72,7% dari total pendapatan sembilan bulan pertama 2021 dibandingkan dengan 68,8% pada periode yang sama tahun sebelumnya.

EBITDA LPKR pada Kuartal Ketiga Tahun 2021 meningkat 84,2% YoY menjadi Rp2,9 triliun dibandingkan Rp1,6 triliun pada Kuartal Ketiga Tahun 2020.

“Bisnis properti dan layanan kesehatan kami terus menunjukkan kinerja yang kuat. Pada Kuartal Ketiga Tahun 2021, pra penjualan properti kami meningkat 71% menjadi Rp3,9 triliun dibandingkan dengan Rp2,3 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Bisnis rumah sakit juga terus menunjukkan sinyal positif dengan semakin seringnya dikunjungi untuk perawatan medis non Covid-19 menyusul level pembatasan mobilitas yang semakin menurun," kata CEO LPKR John Riady ditulis Jumat (5/11/2021).

baca juga

"Mal kami juga telah dibuka kembali dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Secara grup, kami terus bekerja untuk mendukung klien, mitra, karyawan, dan Pemerintah dalam upaya vaksinasi dan perawatan bagi mereka yang membutuhkan. Sampai sekarang, lebih dari 370.000 orang telah divaksin dan lebih dari 31.028 orang dirawat untuk Covid-19 melalui fasilitas yang kami sediakan.” pungkas John.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

LPKR Jadi Wajib Pajak dengan Kontribusi Terbesar di Wilayah KPP Pratama Tigaraksa

LPKR Jadi Wajib Pajak dengan Kontribusi Terbesar di Wilayah KPP Pratama Tigaraksa

Bisnis | Kamis, 04 November 2021 | 13:43 WIB

Ditinggal Kerja, Pria Ini Kaget Rumahnya Sudah Jadi Milik Orang Lain

Ditinggal Kerja, Pria Ini Kaget Rumahnya Sudah Jadi Milik Orang Lain

News | Rabu, 03 November 2021 | 09:19 WIB

Capai 68,04 Persen, PTPP Optimistis Pembangunan RSUD Banten Selesai Tepat Waktu

Capai 68,04 Persen, PTPP Optimistis Pembangunan RSUD Banten Selesai Tepat Waktu

Bisnis | Selasa, 02 November 2021 | 21:45 WIB

Terkini

5 Cara Membersihkan Karet Kulkas yang Berjamur agar Bersih Lagi

5 Cara Membersihkan Karet Kulkas yang Berjamur agar Bersih Lagi

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 20:30 WIB

Krisis Pabrik Volkswagen: Rencana PHK 100 Ribu Karyawan, Saham Tersingkir dari Euro Stoxx 50

Krisis Pabrik Volkswagen: Rencana PHK 100 Ribu Karyawan, Saham Tersingkir dari Euro Stoxx 50

Otomotif | Rabu, 09 September 2026 | 20:28 WIB

Heboh Prajurit TNI Pukul Warga di Rangko hingga Babak Belur, Dandim Angkat Bicara

Heboh Prajurit TNI Pukul Warga di Rangko hingga Babak Belur, Dandim Angkat Bicara

News | Rabu, 09 September 2026 | 20:23 WIB

Sering Nyeri Saat Naik Tangga? Kenali Penyebabnya Sebelum Lutut Makin Sulit Diajak Bergerak

Sering Nyeri Saat Naik Tangga? Kenali Penyebabnya Sebelum Lutut Makin Sulit Diajak Bergerak

Health | Rabu, 09 September 2026 | 20:22 WIB

Cara Kerja Teknologi AI uMI Panvivo PET/CT, Bisa Bantu Deteksi Lesi Kanker Berukuran Sangat Kecil

Cara Kerja Teknologi AI uMI Panvivo PET/CT, Bisa Bantu Deteksi Lesi Kanker Berukuran Sangat Kecil

Health | Rabu, 09 September 2026 | 20:21 WIB

Belanja Elektronik Makin Mudah via Online, Ini Alasan Konsumen Masih Datang ke Toko

Belanja Elektronik Makin Mudah via Online, Ini Alasan Konsumen Masih Datang ke Toko

Lifestyle | Rabu, 09 September 2026 | 20:12 WIB

Makin Dekat Bela Timnas Indonesia, Statistik Terbaru Laurin Ulrich Nyaris Dekati Lionel Messi

Makin Dekat Bela Timnas Indonesia, Statistik Terbaru Laurin Ulrich Nyaris Dekati Lionel Messi

Bola | Rabu, 09 September 2026 | 20:05 WIB

Terjaring di Demo 27 Agustus, 29 Pelajar Jakarta Dikirim Ikut Pembekalan Bela Negara, Ada dari SD

Terjaring di Demo 27 Agustus, 29 Pelajar Jakarta Dikirim Ikut Pembekalan Bela Negara, Ada dari SD

News | Rabu, 09 September 2026 | 20:05 WIB

BAIC T1 Unjuk Gigi di GIIAS Bandung 2026

BAIC T1 Unjuk Gigi di GIIAS Bandung 2026

Otomotif | Rabu, 09 September 2026 | 20:04 WIB

PHE Selesaikan Survei Seismik Offshore 2D SE Java Frontier Area Laut Selatan Jawa di Samudera Hindia

PHE Selesaikan Survei Seismik Offshore 2D SE Java Frontier Area Laut Selatan Jawa di Samudera Hindia

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 20:03 WIB

×