Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Nada Dovish The Fed, Bikin Harga Emas Dunia Naik

Dwi Bowo Raharjo | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 08 November 2021 | 07:52 WIB
Nada Dovish The Fed, Bikin Harga Emas Dunia Naik
Ilustrasi harga emas dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Harga emas dunia naik lebih dari 1 persen pada perdagangan akhir pekan lalu. Emas naik ke level tertinggi hampir dua bulan karena nada dovish bank sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve.

Mengutip CNBC pada Senin (8/11/2021), harga emas di pasar spot naik 1,2 persen ke harga USD1,813,36 per ounce, pulih dari penurunan 0,3 persen yang dipicu oleh data yang menunjukkan lapangan pekerjaan AS meningkat lebih dari yang diharapkan pada Oktober.

Sementara harga emas di pasar berjangka AS untuk pengiriman Desember ditutup naik 1,3 persen pada USD1,816,80 per ounce.

"Terlepas dari laporan pasar tenaga kerja yang kuat, itu tidak akan mengubah apa yang ditunjukkan oleh Chairman Federal Reserve Jerome Powell minggu ini," kata Edward Moya, analis pasar senior di OANDA.

Federal Reserve pada hari Rabu berpegang teguh pada pandangannya bahwa inflasi akan terbukti "sementara" dan kemungkinan tidak akan memerlukan kenaikan suku bunga yang cepat. Setelah itu, Bank of England mengejutkan pasar dengan mempertahankan suku bunga.

Suku bunga mendekati nol untuk memacu pertumbuhan ekonomi selama pandemi Covid-19 telah mendorong harga emas ke level tertinggi baru selama dua tahun terakhir, karena kebijakan pelonggaran moneter memangkas biaya peluang memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil.

Minggu ini, pengumuman bank sentral membantu emas berbalik dari kerugian awal menjadi di jalur untuk kenaikan mingguan terbaik sejak akhir Agustus. Kenaikan emas secara mingguan sebesar 1,8 persen.

"Bullish emas tampaknya menarik kekuatan dari sikap Fed yang tidak tergesa-gesa dalam menaikkan suku bunga," kata analis FXTM Lukman Otunuga, menambahkan bahwa imbal hasil treasury yang lemah juga menopang kenaikan.

Imbal hasil US treasury tenor 10-tahun merosot ke level terendah dalam waktu sekitar satu bulan.

Permintaan emas fisik di India, konsumen terbesar kedua di dunia, melonjak minggu ini karena pembeli mengambil keuntungan dari sedikit penurunan harga dan membeli logam mulia selama musim festival.

Harga spot silver naik 1,2 persen menjadi USD24,05 per ounce. Platinum naik 0,7 persen menjadi USD 1.032,71 per ounce dan paladium naik 1,3 persen pada USD 2.025,32 per ounce, keduanya di jalur untuk kenaikan mingguan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keputusan The Fed Bikin Lega, Harga Emas Dunia Bersinar Lagi

Keputusan The Fed Bikin Lega, Harga Emas Dunia Bersinar Lagi

Bisnis | Jum'at, 05 November 2021 | 07:47 WIB

Jelang Tapering The Fed, Harga Emas Dunia Kian Merosot

Jelang Tapering The Fed, Harga Emas Dunia Kian Merosot

Bisnis | Kamis, 04 November 2021 | 07:32 WIB

Jelang Pertemuan The Fed, Harga Emas Dunia Merosot

Jelang Pertemuan The Fed, Harga Emas Dunia Merosot

Bisnis | Rabu, 03 November 2021 | 09:26 WIB

Harga Emas Dunia Kembali Bersinar di Tengah Pelemahan Dolar AS

Harga Emas Dunia Kembali Bersinar di Tengah Pelemahan Dolar AS

Bisnis | Selasa, 02 November 2021 | 08:20 WIB

Terkini

Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan

Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 23:25 WIB

Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK

Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 23:15 WIB

Ketahanan Ekonomi Indonesia Raih Pengakuan Internasional di Tengah Ujian Geopolitik

Ketahanan Ekonomi Indonesia Raih Pengakuan Internasional di Tengah Ujian Geopolitik

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 22:21 WIB

IHSG Terus Menguat Bukti Reformasi Pasar Modal OJK Berbuah Manis

IHSG Terus Menguat Bukti Reformasi Pasar Modal OJK Berbuah Manis

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 22:07 WIB

Reformasi OJK Sukses Tingkatkan Transparansi Pasar Modal Indonesia

Reformasi OJK Sukses Tingkatkan Transparansi Pasar Modal Indonesia

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 21:25 WIB

Berlayar Sampai ke Pulau Sumbawa, Pertamina Pastikan Kompor Warga Tetap Menyala

Berlayar Sampai ke Pulau Sumbawa, Pertamina Pastikan Kompor Warga Tetap Menyala

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 21:18 WIB

Pertamina Sebaiknya Segera Naikkan Harga BBM Nonsubsidi, Awas Merugi

Pertamina Sebaiknya Segera Naikkan Harga BBM Nonsubsidi, Awas Merugi

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 20:42 WIB

PT PGE dan  PT PLN IP Sepakati Tarif Listrik, PLTP Lahendong Bottoming Unit Mulai Operasi 2028

PT PGE dan PT PLN IP Sepakati Tarif Listrik, PLTP Lahendong Bottoming Unit Mulai Operasi 2028

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 19:58 WIB

Bukan KPR Biasa, Ini Rahasia Punya Properti dengan Biaya Terjangkau di BRI

Bukan KPR Biasa, Ini Rahasia Punya Properti dengan Biaya Terjangkau di BRI

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 19:40 WIB

Aturan Baru Purbaya, APBN Tanggung Cicilan Utang Kopdes Merah Putih

Aturan Baru Purbaya, APBN Tanggung Cicilan Utang Kopdes Merah Putih

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 19:24 WIB