Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

TP PKK Pusat Gelar Pelatihan Program Marketplace bagi 100 Kader di Sumbar

Fabiola Febrinastri

Rabu, 17 November 2021 | 13:59 WIB
TP PKK Pusat Gelar Pelatihan Program Marketplace bagi 100 Kader di Sumbar
TP PKK Pusat di Sumbar. (Dok: Kemendagri)

Suara.com - Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat menggelar pelatihan bagi 100 kader PKK se-Sumatera Barat (Sumbar), terkait kiat dan trik jualan secara online melalui platform marketplace. Kegiatan ini menghadirkan narasumber SME Development Specialist Shopee Indonesia, Muhammad Riva Yozi Pratama.

Pelatihan tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan Penguatan Kapasitas Kader PKK dan Pelaksanaan Gerakan Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pengelolaan Ekonomi (Gelari Pelangi) yang berlangsung di Ballroom Hotel Mercure, Kamis (11/11/2021).

Para peserta merupakan kader PKK yang memiliki usaha dan menjadi binaan TP PKK serta tergabung dalam kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) se-Sumbar. Mereka didorong agar mampu membaca peluang bisnis online di tengah kenormalan baru pandemi Covid-19.

Mereka juga dilatih oleh Tim Teknis dan Grafis terkait strategi pemasaran online, mulai dari trik foto produk yang menarik hingga cara mengemasnya agar dapat dijual.

Dalam sambutannya, Ketua Umum TP PKK, Tri Tito Karnavian mengatakan, kegiatan peningkatan kapasitas ini sangat penting mengingat aspek ekonomi menjadi persoalan utama, apalagi di tengah pandemi seperti sekarang. Karena itu, perlu peningkatan sumber daya manusia (SDM) yang terampil, khususnya bagi para kader PKK agar mampu berdaya sebagai upaya meningkatkan ekonomi keluarga, salah satunya melalui berjualan secara online.

“Melalui kegiatan ini saya berharap dapat mencapai hasil nyata menciptakan kader PKK yang unggul dan berkualitas, sehingga juga bisa menjadi motivator dalam keluarga dan masyarakat serta turut mendukung program pemerintah," ujar Tri, saat membuka gelaran tersebut.

Hal senada juga disampaikan Ketua Pokja II Bidang Pendidikan dan Peningkatan Ekonomi Keluarga TP PKK Pusat, Ninuk Triyanti Zudan. Menurutnya, kegiatan ini merupakan upaya meningkatkan kapasitas kader dan penguatan kelembagaan PKK sebagai mitra strategis pemerintah dalam memberdayakan masyarakat.

"Ini upaya kita bersama dengan tujuan agar kader PKK memiliki kompetensi dan keterampilan produktif di sektor ekonomi sebagai wujud sinergi TP PKK Pusat dengan TP PKK Sumbar," kata Ninuk.

Dia menjelaskan, Gelari Pelangi merupakan program unggulan TP PKK sebagai strategi mengakselerasi perbaikan dan peningkatan kualitas pendidikan dan ekonomi keluarga di Indonesia secara terpadu. Terlebih, penguatan ekonomi masyarakat merupakan salah satu isu utama yang menjadi fokus pelaksanaan Gerakan PKK.

baca juga

"Hal ini dikarenakan aspek ekonomi menjadi aspek yang krusial dalam menunjang penghidupan masyarakat, terlebih di tengah pandemi Covid-19. Di samping ekonomi, hal yang tidak kalah penting adalah pendidikan," lanjutnya.

Pendidikan, lanjut Ninuk, menjadi bagian dari arah pembangunan SDM sehingga terbentuk masyarakat pekerja keras, dinamis, produktif, terampil, serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. "Arah pembangunan SDM tersebut merupakan satu dari 7 agenda pembangunan nasional 2020-2024 yaitu meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing," pungkas Ninuk.

Sementara itu, Gubernur Sumbar Buya Mahyeldi mengapresiasi pelatihan ini. Dirinya berharap, PKK bisa mewujudkan langkah-langkah konkret dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan ekonomi keluarga.

"Di era 4.0 ini kader UP2K PKK memang perlu pengembangan diri agar lebih leluasa memasarkan produk secara online yang berbiaya murah dan (dapat) meningkatkan perekonomian keluarga," tegas Buya.

Harapan juga disampaikan oleh Ketua TP PKK Provinsi Sumbar Ummi Harneli Mahyeldi. Dirinya berharap, pelatihan ini mampu meningkatkan penjualan berbagai produk kerajinan dan makanan khas UP2K Sumbar. "Melalui pelatihan pemasaran, packaging, UP2K siap-siap mendapat banjiran orderan pesanan dari nasional maupun internasional," harap Ummi Harneli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kepala BPSDM Kemendagri: Digitalisasi Tuntut ASN Jadi Generasi Pembelajar

Kepala BPSDM Kemendagri: Digitalisasi Tuntut ASN Jadi Generasi Pembelajar

News | Jum'at, 12 November 2021 | 13:43 WIB

BPSDM Kemendagri Gelar Pameran Inovasi Hasil Aksi Perubahan dari PKA

BPSDM Kemendagri Gelar Pameran Inovasi Hasil Aksi Perubahan dari PKA

News | Kamis, 11 November 2021 | 16:21 WIB

Muncul Polemik, Kemendagri Tegaskan Pemda Tak Bisa Asal Terima Hibah Asing

Muncul Polemik, Kemendagri Tegaskan Pemda Tak Bisa Asal Terima Hibah Asing

News | Sabtu, 06 November 2021 | 13:36 WIB

Kemendagri: Ketentuan PCR bagi Penumpang Pesawat Udara Disesuaikan

Kemendagri: Ketentuan PCR bagi Penumpang Pesawat Udara Disesuaikan

News | Senin, 01 November 2021 | 10:34 WIB

Jadi Syarat Penerbangan, Mengapa Aturan Tes PCR 3x24 Jam Hanya Berlaku 5 Hari?

Jadi Syarat Penerbangan, Mengapa Aturan Tes PCR 3x24 Jam Hanya Berlaku 5 Hari?

News | Jum'at, 29 Oktober 2021 | 14:08 WIB

Ini Alasan Mendagri Tito Tunjuk Suhajar Diantoro jadi Plt Sekjen Kemendagri

Ini Alasan Mendagri Tito Tunjuk Suhajar Diantoro jadi Plt Sekjen Kemendagri

News | Selasa, 26 Oktober 2021 | 11:13 WIB

Terkini

Edukasi Keuangan TAF dan OJK Bantu Konsumen Ambil Keputusan Bijak di GIIAS 2026

Edukasi Keuangan TAF dan OJK Bantu Konsumen Ambil Keputusan Bijak di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:37 WIB

Siapa Ahmad Dedi alias Dedi Congor? Pejabat Bea Cukai yang Diduga Terima Suap Rp30 Miliar

Siapa Ahmad Dedi alias Dedi Congor? Pejabat Bea Cukai yang Diduga Terima Suap Rp30 Miliar

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:35 WIB

30 Kata-kata Ucapan Hari Pramuka 2026 Membakar Semangat untuk Status WA

30 Kata-kata Ucapan Hari Pramuka 2026 Membakar Semangat untuk Status WA

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:35 WIB

Bukan Ventela Saja! Ini Sepatu Sekolah Lokal Terbaik untuk Sekolah

Bukan Ventela Saja! Ini Sepatu Sekolah Lokal Terbaik untuk Sekolah

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:35 WIB

Dramatis, Cerita Petugas Damkar Gendong Korban Kebakaran Gedung Bapenda DKI dari Lantai 16

Dramatis, Cerita Petugas Damkar Gendong Korban Kebakaran Gedung Bapenda DKI dari Lantai 16

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:29 WIB

Bukan Cuma Modal Tampang, Ini Rekomendasi Motor Baru dengan Fitur Keselamatan Terbaik untuk Harian

Bukan Cuma Modal Tampang, Ini Rekomendasi Motor Baru dengan Fitur Keselamatan Terbaik untuk Harian

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:28 WIB

Strategi Multi-pathway Toyota Perkuat Penjualan Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia

Strategi Multi-pathway Toyota Perkuat Penjualan Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:23 WIB

BRI Peduli Perkuat Posyandu Matahari, Dukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

BRI Peduli Perkuat Posyandu Matahari, Dukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini

Sulsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:16 WIB

Dua Warga Ditangkap Gegara Komentar Pidato Nuklir Prabowo, Amnesty: Negara Kembali Represif

Dua Warga Ditangkap Gegara Komentar Pidato Nuklir Prabowo, Amnesty: Negara Kembali Represif

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:14 WIB

Lewat Program 1000 HPK, BRI Peduli Perkuat Layanan Posyandu di Sleman

Lewat Program 1000 HPK, BRI Peduli Perkuat Layanan Posyandu di Sleman

Sumsel | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 12:12 WIB

×