Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.885

Asia Pacific Rayon Umumkan Target Keberlanjutan Hingga 2030

Iwan Supriyatna

Rabu, 24 November 2021 | 11:45 WIB
Asia Pacific Rayon Umumkan Target Keberlanjutan Hingga 2030
Produsen serat viscose-rayon terintegrasi terbesar di Indonesia Asia Pacific Rayon (APR) merilis visi keberlanjutan dalam 10 tahun kedepan “APR2030”.

Suara.com - Produsen serat viscose-rayon terintegrasi terbesar di Indonesia Asia Pacific Rayon (APR) merilis visi keberlanjutan dalam 10 tahun kedepan “APR2030”.  Strategi ini terdiri dari empat pilar yang akan berkontribusi positif terhadap iklim, alam, manufaktur bersih, serta sirkularitas dan kemajuan yang inklusif. APR2030 terdiri dari 19 target spesifik yang akan dicapai pada 2030.

Target utama tersebut diantaranya adalah:

  • 20% dari total hasil produksi serat viscose (VSF) terbuat dari bahan daur ulang.
  • Mencapai nol-bersih emisi dari penggunaan lahan dengan menekankan integrasi vertikal bersama APRIL selaku pemasok utama serta mengurangi setengah dari intensitas emisi karbon per ton VSF.
  • Bersama APRIL turut mengurangi tingkat kemiskinan ekstrem dalam radius 50 km dari wilayah operasi kami.
  • Mendukung konservasi dan perlindungan habitat satwa liar di Indonesia.

APR juga berkomitmen untuk mempromosikan kesejahteraan yang inklusif dan kesetaraan gender diseluruh rantai nilai termasuk program pemberdayaan perempuan dan kaum muda, akses yang lebih baik ke kesehatan bagi para ibu, serta program pengembangan dan gizi anak terpadu.

“Dalam beberapa tahun terakhir, kami telah mencatat kemajuan nyata dalam mengedepankan keberlanjutan ke dalam strategi bisnis. Pada pertemuan COP26 baru-baru ini di Glasgow, Skotlandia, sangat jelas bahwa pertumbuhan bisnis dan keberlanjutan harus berjalan beriringan, dan peluncuran APR2030 selaras dengan semangat tersebut,” kata Anderson Tanoto, Managing Director RGE ditulis Rabu (24/11/2021).

Tak hanya itu, pihaknya juga melihat bahwa bisnis di seluruh Asia semakin serius dalam menekan emisi yang dihasilkan dalam proses operasional dan dari rantai pasokan.

"Perubahan mendasar sedang berlangsung seperti yang kini kami lakukan dengan memastikan bahwa produksi kami tidak hanya melindungi karbon dan keanekaragaman hayati, tapi juga memberdayakan masyarakat di tempat kami beroperasi,” katanya.

Direktur APR Basrie Kamba menyatakan, sebagai bagian dari implementasi APR2030, pihaknya akan merintis daur ulang limbah tekstil di Indonesia, mulai dari membangun infrastruktur pengumpulan, pemilahan, dan logistik yang diperlukan hingga memastikan limbah tekstil tidak berakhir di tempat pembuangan akhir.

“Kami juga akan bermitra dengan produsen benang, kain, garmen, serta pelaku industri fesyen untuk memanfaatkan kembali sisa-sisa tekstil yang dapat didaur ulang. Kami juga akan terus berinvestasi dalam manufaktur bersih, teknologi closed loop dan inovasi produksi.” ucapnya.

“Tujuan utama lainnya adalah memastikan terbukanya akses untuk fesyen berkelanjutan kepada para desainer serta konsumen. APR2030 semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen viscose-rayon berkelanjutan sekaligus mendukung tujuan iklim global dan keanekaragaman hayati,” kata Basrie.

baca juga

Target APR2030 dikelompokan dalam empat komitmen selaras dengan 10 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB yang paling relevan dengan bisnis APR.

APR akan memangkas jejak karbon sebesar 50% per ton serat viscose serta meningkatkan porsi energi bersih dan terbarukan untuk kebutuhan pabrik hingga 100%.

APR juga mendukung komitmen APRIL untuk mencapai nol emisi karbon bersih dari penggunaan lahan sembari terus memberikan kontribusi positif untuk alam dan keanekaragaman hayati melalui aksi konservasi dan perlindungan satwa liar di Indonesia.

APR juga akan fokus pada upaya mendukung gerakan konservasi hutan serta untuk masyarakat yang tinggal disekitar wilayah tersebut dalam mencari matapencaharian yang lebih berkelanjutan.

APR berkomitmen untuk menjadi yang terdepan dalam menjalankan proses produksi bersih dan closed-loop di industri tekstil Indonesia. Kami berkomitmen untuk memangkas penggunaan air hingga 50%, pengurangan pembuangan limbah ke TPA per produk ton hingga 80% dengan berinvestasi pada produksi closed-loop dan daur ulang, serta pemulihan sulphur hingga lebih dari 95% pada tahun 2030.

APR juga berkomitmen untuk memenuhi target-target standar operasional industri , memenuhi semua persyaratan dalam EU BAT Polymer BREF untuk viskosa dan ZDHC MMCF Responsible Fibre Production, Wastewater and Air Emissions pada 2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Naik Moge ke Pusat Perbelanjaan,  Istri Ustaz Solmed Dicemooh Suka Pamer Kekayaan

Naik Moge ke Pusat Perbelanjaan, Istri Ustaz Solmed Dicemooh Suka Pamer Kekayaan

Batam | Selasa, 23 November 2021 | 18:13 WIB

Foto Bareng Adelia Pasha dan April Jasmine, Nissa Sabyan Digempur Nyinyiran Netizen

Foto Bareng Adelia Pasha dan April Jasmine, Nissa Sabyan Digempur Nyinyiran Netizen

Jogja | Sabtu, 20 November 2021 | 20:01 WIB

Shopee Indonesia Tutup 13 Kategori Barang Impor dari Tiongkok dan Korea Selatan

Shopee Indonesia Tutup 13 Kategori Barang Impor dari Tiongkok dan Korea Selatan

Riau | Sabtu, 20 November 2021 | 14:46 WIB

Terkini

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan

Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:52 WIB

Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal

Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:10 WIB

IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia

IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia

Sumut | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:06 WIB

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:05 WIB

×