Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.234,497
LQ45 623,931
Srikehati 302,648
JII 372,208
USD/IDR 17.986

Menteri KKP Apresiasi Binaan Pupuk Kaltim di Peringatan Hari Ikan Nasional 2021

Iwan Supriyatna

Selasa, 30 November 2021 | 09:36 WIB
Menteri KKP Apresiasi Binaan Pupuk Kaltim di Peringatan Hari Ikan Nasional 2021
Menteri KKP, Sakti Wahyu Trenggono. (suara.com/yasir).

Suara.com - Pempek Kenanga F12 binaan PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim/PKT), meraih penghargaan Unit Pengolahan Ikan (UPI) terbaik pertama skala mikro kecil, dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, dalam rangka peringatan Hari Ikan Nasional 2021. Penghargaan diterima pimpinan Pempek Kenanga F12 Dewi Malichah, dari Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono secara virtual.

Diungkapkan Dewi, penghargaan ini sebagai bukti komitmen usahanya menjaga kualitas produksi pengolahan ikan menjadi produk higienis yang sesuai standar kesehatan dan kelayakan, berdasarkan izin Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Proses pengolahan ikan Pempek Kenanga F12 juga telah meraih Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP) dari Kementerian KKP, karena telah memenuhi persyaratan Prosedur Operasi Standar Sanitasi sesuai prinsip Good Manufacturing Practices.

“Prestasi ini tak lepas dari pembinaan PKT, hingga kami berhasil menjadi perwakilan Kaltim sebagai UPI terbaik untuk skala kecil dengan administrasi yang lengkap,” kata Dewi ditulis Selasa (30/11/2021).

Dijelaskannya, sejak menjadi mitra binaan PKT pada 2015, usaha pempek yang dirintis mulai 2009 itu telah difasilitasi beragam pengurusan dokumen kelengkapan usaha, mulai dari sertifikasi Halal oleh MUI, sertifikat merek dan hak paten hingga uji BPOM, disamping penguatan kapasitas usaha dengan berbagai dukungan fasilitas penunjang lainnya.

Bahkan saat ini, Pempek Kenanga F12 juga dalam proses verifikasi LsPro, untuk Sertifikat Produk Penggunaan Tanda Standar Nasional Indonesia (SPPT SNI).

“Dari pendampingan PKT, kami terus didorong untuk menghadirkan produk makanan berkualitas dengan pengolahan yang sesuai standar, guna memberi jaminan terhadap konsumen. Dukungan itu menjadi komitmen kami untuk terus meningkatkan kualitas mutu produk dengan pengolahan yang lebih baik,” terang Dewi.

Kini penjualan pempek Kenanga F12 tak hanya menyasar pasar lokal Bontang dan Kaltim saja, tapi juga memenuhi permintaan konsumen dari berbagai daerah di Indonesia, dengan tingkat penjualan mencapai 150 hingga 200 Kg per bulan.

Beragam inovasi pun dikembangkan, mulai jaminan ketahanan produk dalam waktu lama, hingga proses pengiriman yang lebih efisien, agar produk sampai di tangan konsumen dalam kondisi baik dan terjaga.

baca juga

“Saat ini kami juga mencoba inovasi cuka dalam bentuk bubuk, agar memudahkan konsumen dan lebih efisien untuk pengiriman. Tapi yang pasti, kualitas dan mutu produk akan terus menjadi prioritas yang terus kami jaga ke depannya,” tambah Dewi.

VP CSR PKT Anggono Wijaya, menyebut jaminan kualitas produk yang sesuai standar BPOM, merupakan sasaran utama pendampingan bagi mitra binaan Perusahaan pada sektor makanan olahan.

Mitra binaan senantiasa didorong menghadirkan produk higienis serta memenuhi aspek kesehatan dan kelayakan konsumsi, yang menjadi landasan PKT dalam memberikan fasilitas pendampingan secara intensif melalui berbagai uji laboratorium dan sertifikasi.

“Jaminan mutu produk dengan pengolahan yang sesuai standar menjadi hal utama yang wajib diperhatikan. Hal itu terus didorong PKT bagi seluruh mitra binaan untuk memberi perlindungan kepada konsumen,” kata Anggono.

Dirinya berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi pempek Kenanga F12 untuk terus meningkatkan mutu dan kualitas produk, sehingga kepercayaan konsumen semakin meningkat dengan potensi penjualan yang jauh lebih besar.

Apalagi setelah verifikasi LSPro untuk SPPT SNI, diyakini Anggono akan memberi dampak yang lebih signifikan untuk pengembangan usaha dengan proses produksi dan pengemasan yang sesuai kaidah SNI.

“Semoga komitmen ini terus ditingkatkan pempek Kenanga F12, agar mutu dan kualitas produk semakin terjaga seiring meningkatnya kepercayaan konsumen,” pungkas Anggono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantu Nelayan Kepri, Pemerintah Siapkan Kebijakan Zonasi Perikanan

Bantu Nelayan Kepri, Pemerintah Siapkan Kebijakan Zonasi Perikanan

Batam | Rabu, 24 November 2021 | 15:22 WIB

Fishtival, Cara Unik eFishery Ajak Masyarakat Makan Ikan di Hari Ikan Nasional

Fishtival, Cara Unik eFishery Ajak Masyarakat Makan Ikan di Hari Ikan Nasional

Bisnis | Selasa, 23 November 2021 | 08:37 WIB

Produktif di Tengah Pandemi, Makrifah Herbal Binaan Pupuk Kaltim Raih Paramakarya 2021

Produktif di Tengah Pandemi, Makrifah Herbal Binaan Pupuk Kaltim Raih Paramakarya 2021

Bisnis | Senin, 22 November 2021 | 06:27 WIB

Terkini

Polisi Ungkap Kronologi-Motif Wanita Bunuh Diri Pakai Senpi di Medan

Polisi Ungkap Kronologi-Motif Wanita Bunuh Diri Pakai Senpi di Medan

Sumut | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:08 WIB

Korset dari Kuala Lumpur: Siasat Gagal WNA Malaysia Selundupkan Sabu Rp2,7 Miliar

Korset dari Kuala Lumpur: Siasat Gagal WNA Malaysia Selundupkan Sabu Rp2,7 Miliar

Jatim | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:07 WIB

OJK Blokir 36.735 Rekening, Mayoritas Terindikasi Judi Online

OJK Blokir 36.735 Rekening, Mayoritas Terindikasi Judi Online

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:05 WIB

7 Ide Lomba 17 Agustus Lucu untuk Bapak-bapak dan Ibu-ibu

7 Ide Lomba 17 Agustus Lucu untuk Bapak-bapak dan Ibu-ibu

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Narasi 'Antek Asing' Disebut Warisan Hendropriyono, Dipakai Untuk Delegitimasi Kritik Publik

Narasi 'Antek Asing' Disebut Warisan Hendropriyono, Dipakai Untuk Delegitimasi Kritik Publik

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:54 WIB

Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau

Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:46 WIB

Momen Akrab Prabowo dan PM Anutin, Antar Sampai Tangga Pesawat

Momen Akrab Prabowo dan PM Anutin, Antar Sampai Tangga Pesawat

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:45 WIB

Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara

Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:40 WIB

War Tiket Upacara 17 Agustus di Istana Daftar di Mana? Ini Link dan Syarat yang Dibutuhkan

War Tiket Upacara 17 Agustus di Istana Daftar di Mana? Ini Link dan Syarat yang Dibutuhkan

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:35 WIB

Bukan Akar Masalah! Pencopotan 137 Kepala Dapur SPPG Tak Perbaiki Program MBG

Bukan Akar Masalah! Pencopotan 137 Kepala Dapur SPPG Tak Perbaiki Program MBG

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 19:32 WIB

×