3 Bulan Pertama 2026 Ekonomi RI Terkontraksi 0,77 Persen, Sektor Energi Menjerit

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:52 WIB
3 Bulan Pertama 2026 Ekonomi RI Terkontraksi 0,77 Persen, Sektor Energi Menjerit
Foto udara pekerja menggunakan alat berat menambang batu di Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (19/8/2025). [ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/foc]
baca 10 detik
  • Pertambangan dan Listrik-Gas terkontraksi, ancam ketahanan energi nasional.
  • Secara kuartalan (q-to-q), ekonomi RI terkontraksi sebesar 0,77 persen.
  • Jasa Pendidikan dan Kesehatan merosot tajam, kualitas pertumbuhan diragukan.

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan ekonomi Indonesia triwulan I-2026 tumbuh 5,61 persen secara tahunan (y-on-y), namun data tersebut menyimpan "bom waktu" yang mengkhawatirkan. Di balik euforia angka pertumbuhan, sektor-sektor vital penyokong kemandirian bangsa justru menunjukkan rapor merah yang memprihatinkan.

Sorotan tajam tertuju pada sektor Pertambangan dan Penggalian serta Pengadaan Listrik dan Gas yang justru "terjun bebas" ke zona negatif. Kedua sektor strategis ini terkontraksi masing-masing sebesar 2,14 persen dan 0,99 persen. 

Lebih mengkhawatirkan lagi, jika menilik data triwulanan (q-to-q), ekonomi Indonesia triwulan I-2026 ternyata mengalami kontraksi alias pengerutan sebesar 0,77 persen dibanding triwulan sebelumnya. Hal ini membuktikan bahwa mesin pertumbuhan domestik belum benar-benar stabil dan masih sangat rapuh.

"Kontraksi terdalam terjadi pada sektor Pertambangan dan Penggalian yang anjlok hingga 8,20 persen secara q-to-q. Ini sangat berbahaya mengingat ketergantungan kita pada sektor ini," ungkap laporan BPS pada Selasa (5/5/2026).

Tak hanya energi, layanan publik inti seperti Jasa Pendidikan serta Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial juga ikut melorot, masing-masing terkontraksi 6,89 persen dan 5,50 persen secara kuartalan. Penurunan di sektor fundamental ini memicu pertanyaan besar mengenai kualitas pertumbuhan yang diklaim pemerintah.

Sementara itu, pertumbuhan yang tampak "wah" di sektor Akomodasi dan Makan Minum (13,14 persen) dinilai hanya bersifat musiman dan belum mampu mengompensasi lesunya sektor industri pengolahan yang hanya tumbuh moderat di angka 5,04 persen. Padahal, industri pengolahan adalah tulang punggung PDB dengan peran 19,07 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Ambruk, Ekonomi RI Triwulan I-2026 Minus 0,77 Persen

Rupiah Ambruk, Ekonomi RI Triwulan I-2026 Minus 0,77 Persen

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:33 WIB

Purbaya Girang Data BPS Ungkap Inflasi April Turun: Sekarang Anda Kritik Tuh Ekonom!

Purbaya Girang Data BPS Ungkap Inflasi April Turun: Sekarang Anda Kritik Tuh Ekonom!

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 16:34 WIB

Tanpa Perlindungan, Transisi Energi Ancam Hak Pekerja: Mengapa?

Tanpa Perlindungan, Transisi Energi Ancam Hak Pekerja: Mengapa?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 17:35 WIB

Terkini

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:10 WIB

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:04 WIB

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 22:00 WIB

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 21:59 WIB

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:55 WIB

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 21:53 WIB

Jejak Penyadapan Listyo Sigit Cs, Ada Perintah Hapus File pada Oktober 2026

Jejak Penyadapan Listyo Sigit Cs, Ada Perintah Hapus File pada Oktober 2026

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:50 WIB

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:23 WIB

Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026

Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 21:16 WIB

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

Prabowo dan Sejumlah Menteri Diduga Disadap, Bagaimana dengan Gibran?

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:15 WIB

×