Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Anjlok, Kenapa Bawang Merah Masih Mahal?

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:53 WIB
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Anjlok, Kenapa Bawang Merah Masih Mahal?
Ilustrasi bawang merah. (Dok: Kementan)
baca 10 detik
  • Data Bank Indonesia pada 5 Mei 2026 mencatat penurunan harga komoditas hortikultura serta daging di pasar tradisional nasional.
  • Bawang merah, telur ayam ras, dan gula pasir mengalami kenaikan harga sehingga membebani pengeluaran rumah tangga konsumen.
  • Pergerakan harga beras di pasar menunjukkan tren yang bervariasi antara kenaikan dan penurunan pada berbagai kualitas produk.

Suara.com - Harga pangan nasional di pasar tradisional pada Selasa (5/5/2026) menunjukkan tekanan harga mulai mereda pada sejumlah komoditas hortikultura, meski beberapa bahan pokok strategis seperti bawang merah, gula, dan telur ayam ras masih berada di level tinggi.

Berdasarkan Data Panel Harga Pangan Bank Indonesia (BI) yang dilihat melalui situs bi.go.id/harga pangan pukul 10.10 WIB, penurunan terjadi pada berbagai jenis cabai, daging, hingga sebagian kategori beras.

Namun di saat bersamaan, bawang merah dan bawang putih masih menjadi komoditas dengan harga tinggi yang membebani belanja rumah tangga.

Bawang merah ukuran sedang tercatat berada di harga Rp48.450 per kilogram, turun 5,33 persen atau Rp2.450 dibanding hari sebelumnya. Meski turun, komoditas ini tetap menjadi salah satu bahan pangan dengan harga tertinggi di kelompok bumbu dapur.

Sementara bawang putih ukuran sedang juga turun 2,15 persen menjadi Rp40.300 per kilogram. Koreksi ini memberi sedikit ruang bagi konsumen setelah sebelumnya kedua komoditas sempat melonjak tajam.

Pada kelompok beras, harga menunjukkan pergerakan campuran. Beras kualitas bawah I naik 3,78 persen menjadi Rp15.100 per kilogram, sedangkan beras kualitas bawah II naik 1,37 persen ke Rp14.750 per kilogram.

 Pekerja mengangkut beras saat bongkar muat di gudang Bulog. [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/rwa]
Pekerja mengangkut beras saat bongkar muat di gudang Bulog. [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/rwa]

Berbeda dengan segmen bawah, beras kualitas medium I justru turun 2,17 persen menjadi Rp15.750 per kilogram. Beras medium II naik tipis 0,63 persen ke Rp16.100 per kilogram.

Untuk beras premium, harga cenderung menurun. Beras kualitas super I turun 2,88 persen menjadi Rp16.850 per kilogram, sementara super II naik tipis 0,3 persen ke Rp16.950 per kilogram.

Dari kelompok cabai, penurunan paling signifikan terjadi pada cabai rawit merah yang anjlok 10,47 persen atau turun Rp6.400 menjadi Rp54.700 per kilogram. Meski turun tajam, harga cabai rawit merah masih menjadi yang tertinggi di kelompok cabai nasional.

baca juga

Cabai merah besar turun tipis 0,81 persen ke Rp49.250 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting turun 3,31 persen menjadi Rp45.300 per kilogram. Penurunan paling dalam terjadi pada cabai rawit hijau yang merosot 30,43 persen ke Rp33.750 per kilogram.

Pada protein hewani, harga daging ayam ras segar turun 2,46 persen menjadi Rp37.650 per kilogram. Daging sapi kualitas I juga turun 3,99 persen ke Rp142.150 per kilogram, sementara kualitas II melemah 1,18 persen menjadi Rp138.300 per kilogram.

Di sisi lain, telur ayam ras segar justru naik 4,43 persen menjadi Rp33.000 per kilogram, menandakan tekanan pada sumber protein rumah tangga belum sepenuhnya mereda.

Untuk kebutuhan rumah tangga lainnya, gula pasir kualitas premium naik 7,65 persen menjadi Rp21.800 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal naik 3,12 persen ke Rp19.850 per kilogram.

Minyak goreng menunjukkan pergerakan beragam. Minyak goreng curah turun 2,43 persen menjadi Rp20.050 per kilogram, tetapi minyak goreng kemasan bermerek I naik 3,78 persen ke Rp24.700 per kilogram dan kemasan bermerek II melonjak 6,35 persen menjadi Rp24.300 per kilogram.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pehatian Emak-emak! Harga Cabai Rawit Masih Tinggi Usai Lebaran

Pehatian Emak-emak! Harga Cabai Rawit Masih Tinggi Usai Lebaran

Bisnis | Selasa, 07 April 2026 | 12:23 WIB

Harga Cabai Rawit dan Beras Naik, Daging Sapi Turun Harga

Harga Cabai Rawit dan Beras Naik, Daging Sapi Turun Harga

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 15:33 WIB

Harga Pangan Hari Ini Melonjak, Cabai Rawit Tembus Rp119 Ribu/Kg, Ayam Rp52 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Melonjak, Cabai Rawit Tembus Rp119 Ribu/Kg, Ayam Rp52 Ribu

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 12:15 WIB

Update Harga Pangan, Cabai Rawit 'Gila-gilaan', Beras dan Minyak Ikut Kompak Naik

Update Harga Pangan, Cabai Rawit 'Gila-gilaan', Beras dan Minyak Ikut Kompak Naik

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 09:23 WIB

Inflasi Maret 2026 Tembus 0,41 Persen, Kenaikan Harga Pangan dan Bensin Jadi Biang Keroknya

Inflasi Maret 2026 Tembus 0,41 Persen, Kenaikan Harga Pangan dan Bensin Jadi Biang Keroknya

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 15:18 WIB

Usai Pengumuman Pembatasan BBM, Harga Bumbu Dapur Hari Ini Naik

Usai Pengumuman Pembatasan BBM, Harga Bumbu Dapur Hari Ini Naik

Bisnis | Rabu, 01 April 2026 | 10:45 WIB

Terkini

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 20:48 WIB

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

Jatim | Minggu, 20 September 2026 | 20:33 WIB

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:32 WIB

×