Sambut Proyek Rokok Elektrik Sampoerna, Menteri Investasi Singgung Tembakau Masa Depan

M Nurhadi

Rabu, 01 Desember 2021 | 12:23 WIB
Sambut Proyek Rokok Elektrik Sampoerna, Menteri Investasi Singgung Tembakau Masa Depan
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Bahlil Lahadalia, saat peluncuran layanan 5G Indosat Ooredo di Hotel Sheraton by Four Points Jumat, 19 November 2021. Foto : Istimewa

Suara.com - Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menyambut langkah PT HM Sampoerna Tbk yang membangun pabrik batang tembakau bebas asap yang berorientasi ekspor dengan nilai investasi 166,1 juta dolar AS.

“Investasi ini merupakan contoh nyata dari kepercayaan sektor swasta terhadap iklim investasi di negara kita. Ke depannya, kami berharap semakin banyak perusahaan yang memperluas portofolio investasinya di Indonesia,” kata Bahlil, terkait siaran pers HM Sampoerna, mengenai pembangunan pabrik senilai 166,1 juta dolar AS untuk produksi batang tembakau IQOS di Karawang, Jawa Barat, Rabu (1/12/2021).

“Melalui investasi ini, kami berharap Sampoerna dapat menjadi salah satu motor penggerak penerapan teknologi dan inovasi demi keberlanjutan industri produk tembakau nasional. Hal ini sejalan dengan upaya-upaya pemulihan ekonomi dan inisiatif pemerintah menjalankan peta jalan Making Indonesia 4.0,”sambung dia.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, yang turut hadir dalam realisasi investasi Sampoerna menyebut, kolaborasi pemerintah dalam lini usaha meningkatkan ketahanan dan pemulihan ekonomi.

PT HM Sampoerna Tbk, yang merupakan afiliasi dari Philip Morris International (PMI) pada Rabu (30/11) mengumumkan realisasi investasi sekitar 166,1 juta dolar AS untuk pembangunan fasilitas produksi batang tembakau bebas asap IQOS dengan merek HEETS, di Karawang, Jawa Barat, Indonesia.

“Investasi ini merupakan bentuk kepercayaan Sampoerna dan induk perusahaan kami, PMI (Philip Morris International), atas iklim investasi Indonesia dan upaya nyata kami untuk menjadi bagian dari pemulihan perekonomian nasional yang dicanangkan oleh Pemerintah Indonesia,” kata Presiden Direktur Sampoerna, Mindaugas Trumpaitis.

Sampoerna mengklaim IQOS merupakan produk tembakau inovatif bebas asap tanpa pembakaran sehingga mengurangi paparan zat berbahaya atau berpotensi berbahaya hingga rata-rata 90 - 95 persen dibandingkan asap rokok.

Kegiatan produksi dari pabrik tersebut dijadwalkan beroperasi pada kuartal IV-2022. Hasil produksi akan ditujukan untuk memenuhi permintaan pasar dalam negeri dan pasar ekspor di kawasan Asia Pasifik.

Mindaugas mengatakan Sampoerna berkomitmen untuk menciptakan nilai ekonomi jangka panjang di Indonesia dengan mengedepankan inovasi, penelitian ilmiah, dan teknologi.

baca juga

Fasilitas produksi tersebut akan menjadi fasilitas produksi ketujuh PMI secara global, dan kedua di Asia, serta merupakan perluasan dari fasilitas produksi Sampoerna yang berlokasi di Karawang.

“Memanfaatkan inovasi, penelitian, dan adaptasi teknologi dalam manufaktur batang tembakau untuk IQOS, Sampoerna akan berperan aktif mendorong transformasi industri tembakau nasional dengan tetap melibatkan petani tembakau dan peritel sebagai bagian dari mata rantai industri. Hal ini sejalan dengan prioritas pemerintah untuk terus meningkatkan daya saing sektor manufaktur tanah air di kancah global melalui peta jalan Making Indonesia 4.0,” kata Mindaugas.

Mindaugas berharap realisasi investasi ini juga dapat meningkatkan efek pengganda ekonomi (multiplier effect) melalui penciptaan nilai tambah, serapan daun tembakau dari petani lokal, membuka lapangan kerja baru bagi tenaga kerja berketerampilan tinggi, dan semakin meningkatkan kepercayaan para investor terhadap iklim investasi di Indonesia.

“Pembukaan pabrik produk batang tembakau untuk IQOS dengan merek HEETS di Karawang merupakan salah satu pencapaian bersejarah dalam komitmen PMI untuk mewujudkan visi masa depan bebas asap, khususnya konsumen dewasa di kawasan Asia yang memilih untuk terus menikmati produk tembakau,” kata dia.

Di Indonesia, Sampoerna telah melakukan uji pasar IQOS secara terbatas sejak Maret 2019 untuk mempelajari potensi pasar dan respon perokok dewasa terhadap produk bebas asap rokok. Saat ini, IQOS dan batang tembakau dengan merek HEETS tersedia di Jakarta, Surabaya, Bali, dan Medan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sampoerna Siapkan Dana Rp2,37 Triliun Untuk Bangun Pabrik Rokok Elektrik

Sampoerna Siapkan Dana Rp2,37 Triliun Untuk Bangun Pabrik Rokok Elektrik

Bisnis | Rabu, 01 Desember 2021 | 09:03 WIB

Bahlil Minta Industri Migas Gandeng Pengusaha Lokal, Jangan Semua Kontraktor dari Jakarta

Bahlil Minta Industri Migas Gandeng Pengusaha Lokal, Jangan Semua Kontraktor dari Jakarta

News | Senin, 29 November 2021 | 15:39 WIB

Bahlil Naikkan Target Investasi Industri Hulu Migas Jadi 16 Miliar Dolar AS

Bahlil Naikkan Target Investasi Industri Hulu Migas Jadi 16 Miliar Dolar AS

Bisnis | Senin, 29 November 2021 | 15:13 WIB

Industri dan Asosiasi Sepakat Vape Tidak Boleh untuk Konsumen di Bawah Umur

Industri dan Asosiasi Sepakat Vape Tidak Boleh untuk Konsumen di Bawah Umur

Bisnis | Senin, 29 November 2021 | 07:38 WIB

Bahlil Colek Sri Mulyani Supaya Target Investasi Rp 1.200 Triliun Tercapai

Bahlil Colek Sri Mulyani Supaya Target Investasi Rp 1.200 Triliun Tercapai

Bisnis | Rabu, 24 November 2021 | 12:06 WIB

Anggaran DPMPTSP Tahun Ini Naik, Menteri Bahlil Kembali Minta Tambahan Dari Menkeu

Anggaran DPMPTSP Tahun Ini Naik, Menteri Bahlil Kembali Minta Tambahan Dari Menkeu

Bisnis | Rabu, 24 November 2021 | 11:57 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×