Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kasih Sayang Ibu Sejalan dengan Program JKN-KIS

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Rabu, 08 Desember 2021 | 15:25 WIB
Kasih Sayang Ibu Sejalan dengan Program JKN-KIS
Ade Lita (26), warga Kampung Legok Kecamatan Drangong, Kota Serang peserta JKN-KIS. (Dok: BPJS Kesehatan)

Suara.com - Sudah jutaan orang merasakan manfaat dari program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), bahkan bukan hanya orang tua, manfaat, juga dirasakan orang yang lebih muda, dari penyakit ringan hingga penyakit berat sekalipun. Program yang diselenggarakan BPJS Kesehatan ini menjamin seluruh pengobatan, termasuk demam tinggi yang sering dialami anak bayi dan balita.

Hal inilah yang dirasakan oleh Ade Lita (26), warga Kampung Legok Kecamatan Drangong, Kota Serang yang kini tengah sibuk membesarkan dan memperhatikan tumbuh kembang anak semata wayangnya Zahid Emir (1).

Kata Ade,  program JKN-KIS sangat membantu dirinya saat menjalani proses pengobatan anaknya beberapa waktu lalu.

Ade Lita menceritakan awalnya anaknya mengalami demam tinggi selama 1 minggu naik turun, hingga akhirnya berujung pada ruang IGD salah satu RS Swasta di Kota Serang. Setelah dilakukan pemeriksaan diketahui anaknya Emir mengalami demam tifoid (typhoid fever).

“Awalnya Emir mengalami demam tinggi lalu turun, lalu tinggi lagi terus-terusan selama 1 minggu, karena khawatir pada anak pertama kami, akhirnya saya dan suami membawa Emir ke RS terdekat dari rumah" jelas Ade.

Demam tifoid adalah penyakit infeksi akut usus halus yang disebabkan oleh Salmonella Typhi (S.typhi) dengan gejala demam satu minggu atau lebih disertai gangguan pada saluran cerna dan dengan atau tanpa gangguan kesadaran. Bakteri Salmonella dapat hidup sampai beberapa minggu di alam bebas seperti di dalam air, es, sampah dan debu. Dapat mati dengan pemanasan (suhu 60o C) selama 15-20 menit, pasteurisasi, pendidihan dan khlorinisasi.

Demam tifoid bisa menyerang saat kuman tersebut masuk melalui makanan atau minuman, sehingga terjadi infeksi saluran pencernaan yaitu usus halus. Dan melalui peredaran darah, kuman sampai di organ tubuh tertentu terutama hati dan limpa.

Ia kemudian berkembang biak dalam hati dan limpa yang menyebabkan nyeri saat diraba. Masa inkubasi (tunas) demam tifoid berlangsung antara 10-14 hari.

Ade kembali menjelaskan bahwasannya Emir merupakan buah hati pertamanya, sehingga membuat naluri keibuannya sangat sensitif terhadap kondisi anaknya tersebut. Tak mau ambil risiko Ade langsung membawa anaknya ke layanan kesehatan terdekat bermodalkan kartu dari JKN-KIS.

baca juga

Ade mengaku pelayanan saat pendaftaran di rumah sakit berjalan lancar dan layanan yang diberikan selama 4 hari rawat inap dan beberapa kali kontrol rawat jalan tidak mengecewakan dirinya.

“Alhamdulillah pelayanan yang diberikan sangat bagus dan sangat dipermudah, tidak dipersulit dan tidak ada pembedaan antara pasien JKN-KIS maupun umum, pokoknya terbaik deh BPJS Kesehatan," jelas wanita kelahiran 1995 ini.

Dirinya juga mengaku bahwa seluruh anggota keluarganya telah terdaftar program JKN-KIS, mulai dari Orang tua, mertua dan sanak saudara. Ade sendiri terdaftar sebagai Peserta segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) dengan hak rawat inap kelas 1 karena sudah didaftarkan dari perusahaan tempat suaminya bekerja.

“Saya dan keluarga besar sudah terdaftar JKN-KIS, sangat terbantu sekali dengan adanya program ini karena meringkan biaya saat berobat. Yang penting pastikan kartu selalu aktif dengan membayar iuran tepat waktu”, tambah Ade.

Di akhir wawancara dirinya berharap kedepannya program JKN-KIS pelayanannya lebih ditingkatkan dan dipertahankan untuk terus membantu masyarakat lainnya yang membutuhkan. Baginya apa yang sudah diberikan program JKN-KIS sejalan dengan kasih sayangnya kepada sang anak yaitu Emir.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

JKN-KIS Bantu Yeni Berjuang Melawan TBC Tulang

JKN-KIS Bantu Yeni Berjuang Melawan TBC Tulang

Bisnis | Rabu, 08 Desember 2021 | 14:58 WIB

JKN-KIS Jamin Layanan Kesehatan Tanpa Batas Usia

JKN-KIS Jamin Layanan Kesehatan Tanpa Batas Usia

Bisnis | Rabu, 08 Desember 2021 | 13:02 WIB

Jika Tak Punya JKN-KIS, Setiaji: Akan Sangat Merepotkan

Jika Tak Punya JKN-KIS, Setiaji: Akan Sangat Merepotkan

Bisnis | Rabu, 08 Desember 2021 | 12:09 WIB

Cara Cek NIK Apakah Sudah Terdaftar BPJS Kesehatan

Cara Cek NIK Apakah Sudah Terdaftar BPJS Kesehatan

News | Rabu, 08 Desember 2021 | 10:32 WIB

Kunci Capai UHC: Komitmen Pemerintah Lindungi Penduduk

Kunci Capai UHC: Komitmen Pemerintah Lindungi Penduduk

Bisnis | Selasa, 07 Desember 2021 | 20:05 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×