Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

Berkat Pamsimas, Sistem Air Adat Tengger Jadi Berkah bagi Warga dan Wisata Nasional

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Rabu, 08 Desember 2021 | 21:06 WIB
Berkat Pamsimas, Sistem Air Adat Tengger Jadi Berkah bagi Warga dan Wisata Nasional
Wisata Bromo Tengger Semeru. (Istimewa)

Suara.com - Sebuah desa bernama Desa Ngadas, yang terletak di Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, merupakan desa potensial yang mendukung pariwisata nasional.

Desa ini masuk kawasan wisata Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru. Lalu lalang wisatawan, yang merupakan pelancong Gunung Bromo menjadi hal rutin keseharian warga desa.

Beruntunglah, Program Pamsimas masuk ke desa tersebut sejak 2015. Program ini menyempurnakan keberadaan Desa Ngadas, yang semakin terbantu dalam pengadaan air minum dan sanitasi yang memadai.

Sejak dulu, masyarakat Desa Ngadas terkenal dengan  kebiasaan guyub warganya dan merupakan warga yang terbiasa dengan gotong royong. Dua kebiasaan ini merupakan warisan adat istiadat Suku Tengger, yang tinggal di desa-desa sekitar Gunung Bromo.

Guyub dan gotong royong sering terlihat dalam ritual keagamaan, upacara-upacara, dan pada hari raya besar Yadya Kasada, yang digelar setiap bulan Kasada hari ke 14 dalam penanggalan Jawa.

Guyub dan gotong royong juga tampak pada setiap kegiatan warga yang hajatan, membangun rumah, dan memperbaiki jalan yang terkena longsor. Guyub dan gotong royong yang dimaksud di sini bisa dalam bentuk dana maupun tenaga.

Adat istiadat Suku Tengger dapat terpelihara berkat hubungan erat antara pandita dukun dan kepala desa. Pandita dukun adalah pelaksana adat dan pemimpin kegiatan spiritual, sedangkan kepala desa merupakan penanggung jawab pelaksanaan adat dan kegitan spiritual.

Tugas kepala desa adalah menghubungkan antara sekala dan niskala. Sekala yang kelihatan atau kehidupan dunia, sedangkan niskala adalah yang tidak kelihatan, yang gaib, dunia spiritual.

Sebelum Program Pamsimas datang, Warga Desa Ngadas  harus berjalan kaki sejauh 2-3 kilometer untuk mendapat air minum. Itulah sebabnya, Pamsimas disambut gembira oleh warga desa.

baca juga

Ketika Program Pamsimas bertemu adat istiadat Suku Tengger, langsung “klik”. Dana desa 10 persen yang disyarakatkan Program Pamsimas terkumpul dengan mudah. Kontribusi masyarakat senilai 20 persen pun tidak sulit dipenuhi.

Setelah melalui prosesi ritual, air dari tiga sumber yang posisinya di bawah Desa Ngadas pun berhasil dinaikkan dengan dua mesin pompa ke tendon setinggi 70 meter.

Air dari tendon kemudian dialirkan dengan pipa ke rumah-rumah warga dengan cara gravitasi. Semua sarana pengadaan air minum ini dikerjakan warga dengan cara gotong royong, yang didampingi para fasilitator Pamsimas.

Pencarian air di Desa Ngadas disertai dengan semedi atau persembahyangan (niskala), yang kemudian ditunjukkan ke sumber air di bukit savana tadi, padahal di bukit berbatu itu, sebelumnya sulit ditemukan air minum.

Pada 2016,  dana desa terkumpul Rp306 juta, dan digunakan untuk membiayai pengerjaan sambungan pipa dari mata air di bukit savana ke pemukiman warga sejauh 15 kilometer dan membangun bak penampung. Pengerjaannya selesai dalam 1 bulan, dengan pemberdayaan masyarakat melalui gotong royong.

Berkat pengadaan air itu, seluruh warga Ngadas pun sudah bisa menikmati air minum melalui 207 sambungan rumah. Bahkan airnya berlebihan, sehingga bisa membantu mengairi satu kampong di desa tetangga, yaitu Desa Wonokerto. Kampung ini berada di bawah Desa Ngadas. Iuran dari warga juga sudah bisa untuk membiayai keberlangsungan kucuran air minum ke rumah-rumah warga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buka Rakornas Pamsimas III 2021, Menteri PUPR: Kalau Program Tak Berfungsi, Laporkan!

Buka Rakornas Pamsimas III 2021, Menteri PUPR: Kalau Program Tak Berfungsi, Laporkan!

Bisnis | Kamis, 25 November 2021 | 12:45 WIB

BPJT Lakukan Evaluasi Berkala Jalan Tol, Berikut 8 Substansi Pelayanan yang Dinilai

BPJT Lakukan Evaluasi Berkala Jalan Tol, Berikut 8 Substansi Pelayanan yang Dinilai

Bisnis | Rabu, 24 November 2021 | 09:45 WIB

Pamsimas Jawab Tantangan Perubahan Iklim dan Kelangkaan Air

Pamsimas Jawab Tantangan Perubahan Iklim dan Kelangkaan Air

Bisnis | Selasa, 23 November 2021 | 13:37 WIB

Jelang Akhir Program, Pamsimas Mampu Hadirkan Air Minum bagi Jutaan Keluarga Indonesia

Jelang Akhir Program, Pamsimas Mampu Hadirkan Air Minum bagi Jutaan Keluarga Indonesia

Bisnis | Senin, 22 November 2021 | 16:59 WIB

Kementerian PUPR Sebut UU Cipta Bantu Warga Penghasilan Rendah Dapatkan Rumah

Kementerian PUPR Sebut UU Cipta Bantu Warga Penghasilan Rendah Dapatkan Rumah

Bisnis | Minggu, 21 November 2021 | 10:00 WIB

Bantu Peningkatan Produksi Air Bersih di Penajam, Kementerian PUPR Bantu Rp15 Miliar

Bantu Peningkatan Produksi Air Bersih di Penajam, Kementerian PUPR Bantu Rp15 Miliar

Kaltim | Sabtu, 20 November 2021 | 18:28 WIB

Terkini

Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik

Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:27 WIB

Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan

Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:05 WIB

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:41 WIB

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:39 WIB

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:29 WIB

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:20 WIB