Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.351,139
LQ45 633,989
Srikehati 307,930
JII 383,125
USD/IDR 17.932

Jelang Akhir Program, Pamsimas Mampu Hadirkan Air Minum bagi Jutaan Keluarga Indonesia

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Senin, 22 November 2021 | 16:59 WIB
Jelang Akhir Program, Pamsimas Mampu Hadirkan Air Minum bagi Jutaan Keluarga Indonesia
Pamsimas. (Dok: Kementerian PUPR)

Suara.com - Setelah dijalankan  selama 14 tahun, Pamsimas memang akhirnya tiba di penghujung masa implementasinya. Program yang telah melalui empat kabinet dan dua presiden ini dijadwalkan berakhir Desember 2021. Ini sebetulnya merupakan perpanjangan waktu dari jadwal “garis akhir” sebelumnya, yakni Desember 2020.

Program ini dimulai dengan 98 kabupaten dan delapan kota di Indonesia pada 2008, di akhir tahap kedua yang berlangsung pada 2013-2015, Pamsimas telah diterapkan di lebih dari 12 ribu desa/kelurahan, yang tersebar di 233 kabupaten/kota di 32 provinsi.

Untuk tahap ketiga, yang rampung pada akhir 2021, ditargetkan ada lebih dari 15 ribu desa sasaran baru, yang secara bersamaan akan dikelola pula keberlanjutan program di lebih dari 32.000 desa.

Secara nasional, ada proyek untuk menyediakan 10 juta sambungan rumah air minum. Ini merupakan proyek gabungan dari air minum untuk perkotaan dan perdesaan, yang mana Pamsimas termasuk di dalamnya.

Selain penyediaan akses terhadap air minum dan sanitasi, Program Pamsimas meliputi beberapa hal lain yang berkaitan dengan kelangsungan penyelenggaraan dan pengelolaan prasarana dan sarana yang telah dibangun.

Secara utuh, program ini mengandung lima komponen, yaitu pemberdayaan masyarakat dan pengembangan kelembagaan daerah dan desa; peningkatan perilaku higienis dan pelayanan sanitasi; penyediaan sarana air minum dan sanitasi umum; hibah insentif; dan dukungan teknis dan menajemen pelaksanaan program.

Ukuran keberhasilan program, karenanya didasarkan atas indicator kinerja utama (key performance indicator atau KPI) yang bertahap dikembangkan dengan merujuk komponen-komponen tersebut.

Mulanya, Pamsimas menekankan basis komunal atau masyarakat, bukan individu, sebagai komponen pokok yang harus diwujudkan.  Kemudian ada perhatian terhadap kelembagaan masyarakat, yang harus siap menjalankan apa yang secara fisik telah dibangun. Kelembagaan juga harus mampu mendorong masyarakat membayar iuran. Saat ini malah sudah ada pinjaman perbankan yang disalurkan kepada kelompok-kelompok masyarakat.

Menjelang pertengahan 2021, berdasarkan KPI yang digunakan, dengan persentase realisasi yang bervariasi, sekilas akan ada godaan untuk menyimpulkan bahwa Pamsimas secara nasional belum mencapai target.

baca juga

Data memang memperlihatkan pada satu KPI target bisa direalisasikan; pada KPI yang lain target sedikit meleset.

Sebenarnya hanya sebagian kecil dari semua KPI yang statusnya belum tercapai. Walaupun meleset, persentase yang direalisasikan memperlihatkan jarak antara yang seharusnya dituju dan yang memang diwujudkan bisa dinilai tak signifikan. Secara keseluruhan, Pamsimas boleh dibilang memenuhi harapan.

Pamsimas Berhasil

Pamsimas. (Dok: Kementerian PUPR)
Pamsimas. (Dok: Kementerian PUPR)

Bank Dunia merupakan pemberi pinjaman utama sepanjang program berlangsung. Sebagai apresiasi atas keberhasilan program pamsimas maka pemerintah  Australia melalui DFAT memberikan bantuan berupa grant.

Selain menyediakan air minum bagi warga, Program Pamsimas juga bertujuan untuk menghentikan kebiasaan buang air besar sembarangan, yang merupakan bagian dari target pola hidup bersih dan sehat, pada akhirnya bisa direalisasikan di banyak desa melalui upaya mengubah pola pikir.

Dengan akses air minum yang menjadi kian mudah; warga desa tinggal membuka keran di depan rumah, alih-alih harus “pergi ke bukit, bolak-balik empat jam, cuma untuk air sejeriken”, misalnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cetak Olympian di Bumi Cendrawasih dengan Kehadiran Infrastruktur Olahraga

Cetak Olympian di Bumi Cendrawasih dengan Kehadiran Infrastruktur Olahraga

Bisnis | Rabu, 13 Oktober 2021 | 07:58 WIB

Penyediaan Hunian Subkomunal untuk Penataan Perumahan dan Permukiman Kumuh di Perkotaan

Penyediaan Hunian Subkomunal untuk Penataan Perumahan dan Permukiman Kumuh di Perkotaan

Bisnis | Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:00 WIB

Apresiasi Terhadap Konsistensi Kementerian PUPR dalam Menyiapkan Venue Olahraga

Apresiasi Terhadap Konsistensi Kementerian PUPR dalam Menyiapkan Venue Olahraga

Sport | Selasa, 12 Oktober 2021 | 12:09 WIB

Teknologi Rumah Susun Modular dengan Struktur Beton Bertulang Pracetak Sistem CL-Con

Teknologi Rumah Susun Modular dengan Struktur Beton Bertulang Pracetak Sistem CL-Con

Bisnis | Selasa, 12 Oktober 2021 | 08:00 WIB

Desain Pasif Pada Purwarupa Rusun Rendah Energi di Kota Tegal

Desain Pasif Pada Purwarupa Rusun Rendah Energi di Kota Tegal

Bisnis | Senin, 11 Oktober 2021 | 08:00 WIB

Kementerian PUPR Bangun 23 Rusun Untuk ASN di Sejumlah Daerah

Kementerian PUPR Bangun 23 Rusun Untuk ASN di Sejumlah Daerah

News | Sabtu, 09 Oktober 2021 | 18:48 WIB

Terkini

Menakar Skenario Gila: Bisakah WNI Tiru Warga Maroko yang Kabur Lewat Laut?

Menakar Skenario Gila: Bisakah WNI Tiru Warga Maroko yang Kabur Lewat Laut?

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:54 WIB

Luis Figo Desak Gianni Infantino Mundur, Wacana Jual Saham Piala Dunia Picu Kontroversi

Luis Figo Desak Gianni Infantino Mundur, Wacana Jual Saham Piala Dunia Picu Kontroversi

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:52 WIB

Pemberantasan Tramadol Ilegal, Dedi Mulyadi Minta Aparat dan Warga Bergerak Bersama

Pemberantasan Tramadol Ilegal, Dedi Mulyadi Minta Aparat dan Warga Bergerak Bersama

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:49 WIB

Sering Kita Lakukan, 7 Hal Sederhana Ini Ternyata Ciri Khas Orang Indonesia Asli

Sering Kita Lakukan, 7 Hal Sederhana Ini Ternyata Ciri Khas Orang Indonesia Asli

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:46 WIB

Bukan Harga Murah, Ini Strategi Sharp Indonesia Menjaga Dominasi Pasar AC

Bukan Harga Murah, Ini Strategi Sharp Indonesia Menjaga Dominasi Pasar AC

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:44 WIB

Hari Ini, Pramudi Jaklingko M44 Gelar Aksi Demo di Menteng

Hari Ini, Pramudi Jaklingko M44 Gelar Aksi Demo di Menteng

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:44 WIB

Niat Menggasak Malah Terlelap: Maling Apes di Pringsewu yang Ketiduran di Kasur Korban

Niat Menggasak Malah Terlelap: Maling Apes di Pringsewu yang Ketiduran di Kasur Korban

Lampung | Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:43 WIB

Isu Kesepakatan dengan Oman di Tengah Perang, Iran Semakin 'Kuat' di Selat Hormuz

Isu Kesepakatan dengan Oman di Tengah Perang, Iran Semakin 'Kuat' di Selat Hormuz

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:41 WIB

Sering Melihat Kilatan Cahaya atau Bercak Hitam? Kenali Tanda Gangguan pada Retina

Sering Melihat Kilatan Cahaya atau Bercak Hitam? Kenali Tanda Gangguan pada Retina

Health | Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:35 WIB

Rahasia Teknologi i-DM JETOUR T1 dan T2 yang Mampu Melaju Lebih dari 1200 Kilometer

Rahasia Teknologi i-DM JETOUR T1 dan T2 yang Mampu Melaju Lebih dari 1200 Kilometer

Otomotif | Kamis, 06 Agustus 2026 | 09:35 WIB

×