Pemanfaatan Dana Desa di Desa Toapaya Kepulauan Riau: Harta Sejati Adalah Kesehatan

Iwan Supriyatna

Kamis, 09 Desember 2021 | 05:52 WIB
Pemanfaatan Dana Desa di Desa Toapaya Kepulauan Riau: Harta Sejati Adalah Kesehatan
Ilustrasi uang. (pixabay.com/EmAji)

Suara.com - Mahatma Gandhi pernah berkata "It is health that is real wealth and not pieces of gold and silver", yang bermakna bahwa harta sejati adalah kesehatan, bukan emas dan perak.

Hal ini benar adanya karena dengan kesehatan kita dapat melakukan apa saja yang diinginkan, bila keadaan sebaliknya terjadi walau kekayaan berlimpah namun dalam keadaan tidak sehat tentunya tidak dapat menikmatinya.

Kesehatan menjadi hal yang semakin penting dirasakan sejak pandemi Covid-19 yang melanda tidak hanya Indonesia namun juga seluruh negara di Dunia.

Hal yang sama dilakukan oleh Desa Toapaya di Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau, dimana di desa ini telah sukses memanfaatkan dana desa untuk keperluan di bidang Kesehatan utamanya terkait pencegahan dan penanganan Covid-19.

Nama Desa Toapaya yang telah ada sejak tahun 1942 tersebut memiliki makna “rawa-rawa yang membentang lebar disepanjang desa”. Desa Toapaya terbentang seluas 3.345 Ha dengan jumlah penduduk sebanyak 1.634 jiwa (478 kepala keluarga).

Sesuai dengan karakteristik wilayahnya, maka mayoritas penduduk Desa Toapaya berprofesi di sektor pertanian dan peternakan.

Desa Toapaya berada pada Kecamatan Toapaya yang merupakan pemekaran dari Kecamatan Gunung Kijang pada tahun 2007. Wilayah kerja Kecamatan Toapaya terdiri dari 1 Kelurahan dan 3 Desa yaitu Kelurahan Toapaya Asri, Desa Toapaya, Desa Toapaya Utara dan Desa Toapaya Selatan.

Terkait Dana Desa, pada tahun 2021 Desa Toapaya mengelola Dana Desa sejumlah Rp2,1 milyar. Dana Desa tersebut pada tahun 2021 telah digunakan untuk bidang pembangunan, bidang penyelenggaraan pemerintah, bidang pemberdayaan masyarakat, bidang pembinaan masyarakat serta bidang kesehatan.

Terkait bidang Kesehatan, dalam kondisi pandemi covid-19 dilakukan penyesuaian dan perubahan kebijakan pengelolaan dana desa, yakni dengan pengelolaan dana desa yang ditentukan penggunaannya (earmarked).

baca juga

Dari alokasi pada bidang kesehatan tersebut direalisasikan untuk kegiatan Desa Siaga, Operasional Kader Pembangunan Manusia (KPM), kegiatan edukasi dan sosialisasi pencegahan dan penanganan pandemi covid-19, kegiatan pengadaan alat pencegahan penularan covid-19, dan peningkatan fasilitas dan kegiatan rumah/ruang isolasi pasien covid-19.

Pada tahun 2020 di saat awal pandemi covid-19 melanda, Desa Toapaya telah menyiapkan ruang isolasi pasien covid-19 yang bersumber dari APBD. Kemudian pada tahun 2020 dan 2021 telah dialokasikan dari Dana Desa untuk melengkapi fasilitas ruang isolasi pasien covid-19 tersebut dengan menambahkan fasilitas tempat tidur, peralatan makan dan peralatan sanitasi yang lebih memadai.

Selain itu dengan menggunakan Dana Desa telah dilakukan sosialisasi, pembagian masker dan pembagian vitamin bagi warga untuk mencegah penularan covid-19.

Mulyono, Kepala Desa Toapaya menambahkan “Selain penambahan fasilitas pada ruang isolasi, di tahun 2021 Dana Desa dimanfaatkan untuk pembentukan dan kegiatan Desa Siaga yang menupakan unit di setiap wilayah yang selalu siaga memberikan bantuan yang diperlukan terkait kesehatan, khususnya terkait pandemi covid-19”.

Sebagai dukungan atas penanganan covid-19, telah dibentuk juga satgas covid-19 bekerja sama dengan Kepolisan dan Tentara Nasional Indonesia untuk menyiapkan peralatan pencegahan covid-19 seperti alat penyemprot disinfektan, APD, hand sanitizer serta masker.

Sebagai keberhasilan dari upaya penanganan dan pencegahan penularan covid-19 tersebut, Desa Toapaya menjadi Desa yang paling sedikit dalam hal kasus positif covid-19 pada wilayah Kecamatan Toapaya.

Keberhasilan penggunaan dana desa tersebut tak lepas dari peran serta seluruh jajaran pemerintah desa, pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi serta partisipasi aktif masyarakat.

Dengan penggunaan dana desa yang efektif dan efisien tentunya menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh warga Desa Toapaya, terlebih disaat pandemi covid-19 melanda Indonesia. Dengan pemberdayaan potensi desa, transparansi dalam perencanaan dan pelaksanaan akan membuat Desa Toapaya semakin maju, sehat dan sejahtera masyarakatnya.

Penulis: Achmad Fajar Setiawan – Kepala Seksi Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II C, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kepulauan Riau - Kementerian Keuangan RI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemkab Bekasi Sebut Empat Warga Jakarta Terpapar Omicron, Dinkes DKI: Hoaks

Pemkab Bekasi Sebut Empat Warga Jakarta Terpapar Omicron, Dinkes DKI: Hoaks

Jakarta | Rabu, 08 Desember 2021 | 21:17 WIB

Diduga Maling Dana Desa, Kades di Tasikmalaya Diciduk Polisi

Diduga Maling Dana Desa, Kades di Tasikmalaya Diciduk Polisi

Jabar | Rabu, 08 Desember 2021 | 21:16 WIB

Tak Hanya Manis, Ini 5 Manfaat Buah Rambutan untuk Kesehatan

Tak Hanya Manis, Ini 5 Manfaat Buah Rambutan untuk Kesehatan

Your Say | Rabu, 08 Desember 2021 | 20:58 WIB

Terkini

Ketentuan Pasfoto SKCK: Warna Latar Belakang, Pakaian, dan Ukuran yang Benar

Ketentuan Pasfoto SKCK: Warna Latar Belakang, Pakaian, dan Ukuran yang Benar

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 09:22 WIB

IHSG Ambruk Lagi Pagi Ini, Balik ke Level 4.900

IHSG Ambruk Lagi Pagi Ini, Balik ke Level 4.900

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 09:21 WIB

Diskon Pajak Kendaraan di Bandar Lampung Resmi Diperpanjang: Ada Potongan hingga 50 Persen

Diskon Pajak Kendaraan di Bandar Lampung Resmi Diperpanjang: Ada Potongan hingga 50 Persen

Lampung | Jum'at, 06 November 2026 | 09:17 WIB

SETARA Institute Minta Cari yang Suruh Listyo Sigit Sadap Prabowo

SETARA Institute Minta Cari yang Suruh Listyo Sigit Sadap Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 09:06 WIB

Agung Nugroho Rotasi 8 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Berikut Daftar Namanya

Agung Nugroho Rotasi 8 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Berikut Daftar Namanya

Riau | Jum'at, 06 November 2026 | 09:05 WIB

Bayar Pajak Kendaraan di Jateng Sekarang Bisa Dapat Cashback Rp50 Ribu Setiap Hari! Begini Caranya

Bayar Pajak Kendaraan di Jateng Sekarang Bisa Dapat Cashback Rp50 Ribu Setiap Hari! Begini Caranya

Jawa Tengah | Jum'at, 06 November 2026 | 09:01 WIB

Shin Min Ah, Lee Jin Uk, dan Yoo Teo Dipastikan Bintangi Wed Thurs Fri

Shin Min Ah, Lee Jin Uk, dan Yoo Teo Dipastikan Bintangi Wed Thurs Fri

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 09:00 WIB

Bukan Sekadar Liburan, Ini Cara Menyiapkan Perjalanan Impian ke Berbagai Negara

Bukan Sekadar Liburan, Ini Cara Menyiapkan Perjalanan Impian ke Berbagai Negara

Lampung | Jum'at, 06 November 2026 | 09:00 WIB

KUR Capai Rp264 Triliun, Pemerintah Dorong UMKM Masuk Rantai Pasok Industri

KUR Capai Rp264 Triliun, Pemerintah Dorong UMKM Masuk Rantai Pasok Industri

Foto | Jum'at, 06 November 2026 | 09:00 WIB

Kasus Penyadapan Presiden Prabowo Bisa Bebani Ekonomi, Ada Biaya yang Harus Ditanggung

Kasus Penyadapan Presiden Prabowo Bisa Bebani Ekonomi, Ada Biaya yang Harus Ditanggung

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 08:57 WIB

×