SETARA Institute Minta Cari yang Suruh Listyo Sigit Sadap Prabowo

Pebriansyah Ariefana

Jum'at, 06 November 2026 | 09:06 WIB
SETARA Institute Minta Cari yang Suruh Listyo Sigit Sadap Prabowo
Prabowo Subianto (Antara)
baca 10 detik
  • SETARA Institute mendesak polisi mengusut tuntas dalang intelektual penyadapan Prabowo.
  • Aksi spionase ini membuktikan rapuhnya sistem pengawasan terhadap instrumen penegak hukum.
  • Reformasi struktural diperlukan agar aparatur negara tidak disalahgunakan untuk kepentingan politik.

Suara.com - SETARA Institute mendesak aparat kepolisian untuk tidak berhenti pada penetapan tersangka dalam skandal penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto. Pengusutan harus menyasar seluruh aktor intelektual yang memberikan perintah hingga pihak yang memfasilitasi operasi spionase tersebut.

Kasus ini membuka tabir rapuhnya sistem keamanan nasional ketika instrumen resmi negara berpotensi dibajak untuk kepentingan politik tertentu. Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, mengapresiasi keberanian Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto dalam memproses hukum mantan Kapolri Listyo Sigit.

Langkah tegas tanpa kompromi ini membuktikan tidak ada lagi ruang kekebalan hukum bagi siapa pun yang melanggar konstitusi. Kendati demikian, penyelidikan wajib diperluas guna membongkar jaringan kekuasaan yang lebih besar di balik aksi intersepsi tersebut.

Presiden RI, Prabowo Subianto
Presiden RI, Prabowo Subianto

"Siapa yang memerintahkan, siapa yang mengetahui, siapa yang memfasilitasi, untuk kepentingan apa operasi tersebut dilakukan, dan apakah terdapat jaringan kekuasaan yang lebih luas yang terlibat," tegas Hendardi dalam keterangan resminya.

Organisasi pemerhati HAM tersebut menyoroti kerentanan serius warga sipil apabila seorang kepala negara saja bisa menjadi korban penyadapan. Seluruh dugaan tindak pidana tambahan harus dibuktikan secara transparan melalui jalur hukum yang akuntabel demi keadilan publik.

Di sisi lain, SETARA Institute melontarkan kritik keras terhadap langkah Menko Kumham Imipas, Yusril Ihza Mahendra. Konferensi pers yang digelar Yusril dinilai melampaui batas kewenangan koordinasi pemerintahan dalam penanganan perkara hukum yang sedang berjalan.

"Menko Kumham Imipas jangan begitu jauh masuk ke ruang komunikasi dan penjelasan perkara yang sedang ditangani penyidik Polri," kata Hendardi.

Skandal spionase ini sekaligus menelanjangi buruknya fungsi pengawasan parlemen terhadap penggunaan perangkat intersepsi canggih milik kepolisian. Komisi III DPR kini dipertanyakan kinerjanya karena dinilai kerap abai dalam mengawasi kewenangan luar biasa aparat penegak hukum.

"DPR tidak boleh hanya berisik ketika ada kepentingan politik, tetapi diam ketika instrumen negara diduga disalahgunakan," ucap Hendardi.

baca juga

Momentum kelam ini harus dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi total terhadap lembaga pengawas seperti Komisi Kepolisian Nasional. Pembersihan internal institusi kepolisian menjadi harga mati agar lembaganya tidak lagi menjadi alat intimidasi politik.

"Perangkat bernegara tidak boleh menjadi alat untuk memata-matai, mengintimidasi, dan mengendalikan warga negara demi kepentingan kekuasaan politik," pungkas Hendardi.

Krisis tata kelola keamanan nasional ini berakar dari lemahnya sistem check and balances terhadap kewenangan luar biasa yang dipegang aparat. Tanpa reformasi struktural dan transparansi penegakan hukum, ancaman terhadap privasi warga serta prinsip demokrasi akan terus berulang di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Kasus Penyadapan Ilegal Jadi Alarm, DPR Bakal Perketat Kewenangan Penyadapan

Kasus Penyadapan Ilegal Jadi Alarm, DPR Bakal Perketat Kewenangan Penyadapan

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:22 WIB

Presiden Kena Sadap, Pemerintah Didesak Perketat Regulasi Hingga Pengawasan Penyadapan

Presiden Kena Sadap, Pemerintah Didesak Perketat Regulasi Hingga Pengawasan Penyadapan

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:15 WIB

Terkini

Agung Nugroho Rotasi 8 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Berikut Daftar Namanya

Agung Nugroho Rotasi 8 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Berikut Daftar Namanya

Riau | Jum'at, 06 November 2026 | 09:05 WIB

Bayar Pajak Kendaraan di Jateng Sekarang Bisa Dapat Cashback Rp50 Ribu Setiap Hari! Begini Caranya

Bayar Pajak Kendaraan di Jateng Sekarang Bisa Dapat Cashback Rp50 Ribu Setiap Hari! Begini Caranya

Jawa Tengah | Jum'at, 06 November 2026 | 09:01 WIB

Bukan Sekadar Liburan, Ini Cara Menyiapkan Perjalanan Impian ke Berbagai Negara

Bukan Sekadar Liburan, Ini Cara Menyiapkan Perjalanan Impian ke Berbagai Negara

Lampung | Jum'at, 06 November 2026 | 09:00 WIB

KUR Capai Rp264 Triliun, Pemerintah Dorong UMKM Masuk Rantai Pasok Industri

KUR Capai Rp264 Triliun, Pemerintah Dorong UMKM Masuk Rantai Pasok Industri

Foto | Jum'at, 06 November 2026 | 09:00 WIB

Shin Min Ah, Lee Jin Uk, dan Yoo Teo Dipastikan Bintangi Wed Thurs Fri

Shin Min Ah, Lee Jin Uk, dan Yoo Teo Dipastikan Bintangi Wed Thurs Fri

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 09:00 WIB

Kasus Penyadapan Presiden Prabowo Bisa Bebani Ekonomi, Ada Biaya yang Harus Ditanggung

Kasus Penyadapan Presiden Prabowo Bisa Bebani Ekonomi, Ada Biaya yang Harus Ditanggung

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 08:57 WIB

Prabowo Ingin Bangun Museum Agung Nasional di Kawasan Monas, Jadi Pusat Sejarah hingga Rekreasi

Prabowo Ingin Bangun Museum Agung Nasional di Kawasan Monas, Jadi Pusat Sejarah hingga Rekreasi

News | Jum'at, 06 November 2026 | 08:46 WIB

Rayuan India Bujuk Presiden Prabowo Mau Pelabuhan Sabang Dijadikan Pusat Logistik

Rayuan India Bujuk Presiden Prabowo Mau Pelabuhan Sabang Dijadikan Pusat Logistik

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 08:45 WIB

Ulasan Robohnya Surau Kami: Ketika Kesalehan Kehilangan Makna

Ulasan Robohnya Surau Kami: Ketika Kesalehan Kehilangan Makna

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 08:30 WIB

Terekam CCTV: Karyawati 22 Tahun Tewas Terlindas Forklift di Pabrik Bandar Lampung

Terekam CCTV: Karyawati 22 Tahun Tewas Terlindas Forklift di Pabrik Bandar Lampung

Lampung | Jum'at, 06 November 2026 | 08:29 WIB

×