Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

RSK Hadirkan RDOC untuk Desentralisasi Mata Uang Kripto di Indonesia

Iwan Supriyatna

Kamis, 09 Desember 2021 | 10:42 WIB
RSK Hadirkan RDOC untuk Desentralisasi Mata Uang Kripto di Indonesia
Ilustrasi bitcoin, salah satu mata uang kripto (pixabay.com)

Suara.com - Popularitas bitcoin memang terus tumbuh, seiring dengan tingginya kebutuhan masyarakat akan mata uang digital. Inovasi yang memudahkan para pengguna pun bermunculan, seperti misalnya smart contract.

Sejatinya, smart contract adalah program komputer yang mengatur protokol transaksi mata uang kripto, yang biasanya dijalankan secara automasi. Kini penyedia sistem tersebut terus melakukan inovasi agar menjangkau lebih banyak fungsi dan tentunya menawarkan kemudahan.

RSK merupakan salah satu penyedia smart contract yang melakukan inovasi melalui RSK Infrastructure Framework atau RIF. Dalam rilis resminya, RIF menciptakan building block dalam rangka mengembangkan ekonomi terdesentralisasi di internet bernama RDOC.

Sebelumnya, RSK telah memiliki RTBC sendiri yang merupakan token transaksional yang memfasilitasi operasi di jaringan RSK, sedangkan token RIF memungkinkan pemegang token untuk menggunakan layanan yang kompatibel dengan arsitektur RIF.

"RIF Dollar on Chain (RDOC) adalah salah satu blok pembangun ekosistem RIF yang memungkinkan ekonomi berbagi yang terdesentralisasi. RDOC adalah Stablecoin dengan jaminan kripto yang dipatok 1 banding 1 terhadap USD dan dijamin oleh kontrak cerdas pada rantai RSK," kata Eddy Travia, Direktur Regional Komersial Asia ditulis Kamis (9/12/2021).

Lebih lanjut, RDOC berbeda dari kebanyakan protokol D5 pada stable coins. Pada protokol tersebut, pengguna harus memberikan posisi hutang yang dijaminkan. Sementara RDOC bisa diperoleh pengguna secara langsung, hanya dengan membelanjakan RIF.

Saat ini bitcoin dan RIF menjadi salah satu aset yang mudah berubah dibanding dengan mata uang gap. Hal tersebut membuatnya lebih sulit digunakan sebagai sebuah unit akun. RDOC pun hadir sebagai jalan tengah dari masalah tersebut.

“RDOC telah dirancang untuk menyimpan nilai yang stabil dan memecahkan masalah volatilitas bitcoin dan token digital,” kata Estelle Reynal, Asia Partner and Adoption Marketing Manager di IOV Labs.

“RDOC bebas volatilitas dapat digunakan untuk membayar layanan dan produk,
untuk pengiriman uang internasional, pembayaran lintas batas, sebagai jaminan yang stabil pada platform DeFi dan untuk menyimpan tabungan dengan aman.” pungkasnya.

baca juga

Di Indonesia, RDOC terbilang masih baru, tetapi ada beberapa cara untuk mendapatkan RDOC. Seperti membeli atau mencetak sendiri, atau menerima token dari pengguna lain yang juga menggunakan dompet digital yang mendukung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Australia Ceritakan Kisah Jadi Target Penipuan Investasi Kripto

Warga Australia Ceritakan Kisah Jadi Target Penipuan Investasi Kripto

News | Rabu, 08 Desember 2021 | 15:48 WIB

Miliader Jack Dorsey Tergila-gila Bitcoin, Siapkan Perusahaan Blockchain

Miliader Jack Dorsey Tergila-gila Bitcoin, Siapkan Perusahaan Blockchain

Batam | Selasa, 07 Desember 2021 | 19:30 WIB

Bursa 'Kebakaran', CEO Indodax: Kripto Adalah Investasi Terbaik Saat Krisis

Bursa 'Kebakaran', CEO Indodax: Kripto Adalah Investasi Terbaik Saat Krisis

Bisnis | Selasa, 07 Desember 2021 | 12:52 WIB

Terkini

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:06 WIB

KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana

KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:52 WIB

Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen

Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:42 WIB

Mengapa Minyakita Selalu Langka? Ekonom Ungkap Masalahnya

Mengapa Minyakita Selalu Langka? Ekonom Ungkap Masalahnya

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:34 WIB

Tempo Scan (TSPC) Respon Penangkapan Richard Muljadi Terkait Kasus Penipuan

Tempo Scan (TSPC) Respon Penangkapan Richard Muljadi Terkait Kasus Penipuan

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:17 WIB

Klarifikasi Purbaya soal Patriot Bond Bikin Investor Kebal Pajak-Hukum hingga Pencucian Uang

Klarifikasi Purbaya soal Patriot Bond Bikin Investor Kebal Pajak-Hukum hingga Pencucian Uang

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 15:17 WIB

Hutama Karya Catat Kinerja Positif dalam Pengelolaan 14 Ruas Tol di Wilayah Indonesia

Hutama Karya Catat Kinerja Positif dalam Pengelolaan 14 Ruas Tol di Wilayah Indonesia

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:59 WIB

Minyakita Masih Mahal, CORE Sebut Produsen Sawit Lebih Pilih Ekspor Ketimbang Pasok Dalam Negeri

Minyakita Masih Mahal, CORE Sebut Produsen Sawit Lebih Pilih Ekspor Ketimbang Pasok Dalam Negeri

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:46 WIB

Siapa Richard Muljadi? Cucu Konglomerat Terjerat Penipuan Batu Bara

Siapa Richard Muljadi? Cucu Konglomerat Terjerat Penipuan Batu Bara

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:36 WIB