Bursa 'Kebakaran', CEO Indodax: Kripto Adalah Investasi Terbaik Saat Krisis

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 07 Desember 2021 | 12:52 WIB
Bursa 'Kebakaran', CEO Indodax: Kripto Adalah Investasi Terbaik Saat Krisis
Ilustrasi mata uang kripto. (Pixabay)

Suara.com - Penurunan harga kripto beberapa hari belakangan mencapai lebih dari 20 persen diduga kuat akibat varian COVID-19 jenis baru yaitu Omicron.

Meski demikian, CEO Indodax Oscar Darmawan menilai, penurunan harga aset kripto dalam beberapa hari terakhir sebagai hal yang yang wajar.

Harga Bitcoin dkk memang mendadak diskon akibat perkembangan varian baru virus corona tersebut. Hal ini disebabkan aksi jual investor yang merasa panik dan was was. Oscar  masih optimistis bahwa investasi di aset kripto adalah opsi investasi yang baik di kala krisis.

"Penurunan harga kripto merupakan hal yang sangat biasa di dunia investasi aset kripto dan saya berharap para investor khususnya investor pemula tidak perlu terlalu khawatir karena koreksi nya pun masih di bawah 50 persen. Ini sesuatu yang sehat justru di dunia kripto pada saat terjadi koreksi. Karena itu membantu membangun momentum kripto bisa naik lebih tinggi setelahnya," ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar investor menggunakan uang 'dingin' saat bertransaksi di aset kripto. Ia juga eyakini, kripto sebagai investasi yang kuat melawan krisis karena tidak dipengaruhi oleh pelemahan ekonomi dan kebijakan pemerintahan suatu negara.

Dengan adanya kasus COVID-19 varian Omicron, menurut dia, kasus penurunan harga kripto sama dengan yang terjadi pada 2020, ketika awal terjadi kasus COVID-19 di seluruh dunia. Melihat pola yang sama, dia berpendapat bahwa aksi jual tersebut sifatnya hanya sementara.

Para investor yang bertransaksi di aset kripto membutuhkan uang tunai dengan cepat karena kondisi ekonomi global yang terus memburuk akibat varian Omicron tersebut yang nantinya kondisi diyakini akan membaik setelah terjadi masa koreksi.

Layaknya kasus COVID-19 tahun lalu serta penurunan harga beberapa bulan lalu akibat kasus Evergrande Group dan pelarangan kripto di Tiongkok, lanjut Oscar, kondisi market yang sedang menurun seperti ini bisa dimanfaatkan oleh para investor untuk membeli kripto di harga yang sedang murah.

"Mengambil contoh dari harga Bitcoin, ketika bulan Maret 2020 harganya menyentuh angka Rp70-80 jutaan per 1 bitcoin. Ketika kasus Evergrande Group dan pelarangan kripto di Tiongkok bulan September lalu, harga Bitcoin menyentuh angka Rp600 jutaan. Dan per hari ini, berdasarkan market Indodax, harga Bitcoin berada di kisaran Rp700 jutaan, padahal pasar sedang merah," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Turun 20 Persen Hal Biasa di Dunia Kripto, Ini Momentum Tepat Untuk Membeli

Turun 20 Persen Hal Biasa di Dunia Kripto, Ini Momentum Tepat Untuk Membeli

Bisnis | Senin, 06 Desember 2021 | 18:10 WIB

Manfaatkan Momen Bearish, El Salvador Kembali Keruk Aset Bitcoin

Manfaatkan Momen Bearish, El Salvador Kembali Keruk Aset Bitcoin

Bisnis | Senin, 06 Desember 2021 | 12:21 WIB

Facebook Longgarkan Aturan Iklan Mata Uang Kripto di Platform

Facebook Longgarkan Aturan Iklan Mata Uang Kripto di Platform

Tekno | Minggu, 05 Desember 2021 | 21:40 WIB

Tawarkan Untung Besar Dalam Waktu Singkat, Investasi Kripto RoyalQ Resmi Ilegal

Tawarkan Untung Besar Dalam Waktu Singkat, Investasi Kripto RoyalQ Resmi Ilegal

Bisnis | Minggu, 05 Desember 2021 | 16:54 WIB

Masihkah Bullish Crypto Tahun Depan? Dapatkan Jawabannya di Coinfest 2022

Masihkah Bullish Crypto Tahun Depan? Dapatkan Jawabannya di Coinfest 2022

Bisnis | Sabtu, 04 Desember 2021 | 05:45 WIB

Sam Bankman Fried: Solana Akan Jadi Bitcoin Berikutnya

Sam Bankman Fried: Solana Akan Jadi Bitcoin Berikutnya

Bisnis | Sabtu, 04 Desember 2021 | 05:41 WIB

Terkini

OJK dan Bareskrim Polri Tangkap Tersangka Kasus BPR DCN di Gambir

OJK dan Bareskrim Polri Tangkap Tersangka Kasus BPR DCN di Gambir

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:09 WIB

6 Ide Usaha Modal Rp1 Juta untuk Ibu Rumah Tangga Paling Cuan

6 Ide Usaha Modal Rp1 Juta untuk Ibu Rumah Tangga Paling Cuan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 10:57 WIB

Pendaftaran Calon Direksi BEI Baru Paling Lambat hingga 4 Mei 2026, Ini Jabatan yang Dicari

Pendaftaran Calon Direksi BEI Baru Paling Lambat hingga 4 Mei 2026, Ini Jabatan yang Dicari

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 10:41 WIB

Purbaya: Trump Jatuh Jika Minyak 150 USD per Barel, Bukan RI

Purbaya: Trump Jatuh Jika Minyak 150 USD per Barel, Bukan RI

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 10:29 WIB

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.896

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.896

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:49 WIB

Harga Emas Anjlok saat Perang Memanas, Apa Penyebabnya?

Harga Emas Anjlok saat Perang Memanas, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:33 WIB

Lebaran 2026, IKN Diserbu 143 Ribu Pengunjung: Wisata Baru, Kuliner hingga Hiburan Jadi Daya Tarik

Lebaran 2026, IKN Diserbu 143 Ribu Pengunjung: Wisata Baru, Kuliner hingga Hiburan Jadi Daya Tarik

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:30 WIB

IHSG Sempat Menguat Pagi Ini, Lalu Langsung Anjlok

IHSG Sempat Menguat Pagi Ini, Lalu Langsung Anjlok

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:20 WIB

Perketat Pengawasan, Kemnaker Pastikan Aduan THR Tak Berhenti di Meja Administrasi

Perketat Pengawasan, Kemnaker Pastikan Aduan THR Tak Berhenti di Meja Administrasi

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:14 WIB

Aduan THR 2026 Membludak, Kemnaker Tegas: Semua Laporan Wajib Ditindaklanjuti!

Aduan THR 2026 Membludak, Kemnaker Tegas: Semua Laporan Wajib Ditindaklanjuti!

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 09:13 WIB