Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.935

Harga Makanan Terus Naik, Konsumen di AS Menjerit

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Senin, 13 Desember 2021 | 08:17 WIB
Harga Makanan Terus Naik, Konsumen di AS Menjerit
Ilustrasi Makanan Siap Saji. (Robin Stickel/Unsplash)

Suara.com - Kabar buruk bagi konsumen di Amerika Serikat. Pasalnya, konsumen harus merogoh kantong lebih dalam karena harga-harga makanan yang terus mengalami kenaikan.

Biro Statistik Tenaga Kerja AS mencatat, harga makanan di restoran melonjak 5,8%. Angka itu kenaikan 12 bulan terbesar sejak Januari 1982.

Dan sayangnya bagi mereka yang berharap untuk membatasi pengeluaran dengan beralih ke masakan rumahan, harga bahan makanan juga mencapai rekor tertinggi dengan naik 6,4%, kenaikan 12 bulan terbesar sejak Desember 2008. Daging sapi mengalami kenaikan paling tinggi sebesar 20,9%

Peningkatan tajam ini membuktikkan restoran dan pembuat makanan tidak kebal terhadap rantai pasokan dan tekanan tenaga kerja yang berkontribusi terhadap kenaikan harga secara keseluruhan.

Faktanya, restoran telah menaikkan harga karena biaya makanan dan tenaga kerja mereka sendiri meningkat , dan sejauh ini, kata mereka, konsumen telah menerima kenaikan tersebut.

McDonald's (MCD) mengatakan pihaknya menaikkan harga menu sekitar 6% lebih tinggi tahun ini dibandingkan tahun lalu.

"Namun, kenaikan itu telah diterima dengan cukup baik oleh pelanggan," kata CEO MCD Chris Kempczinski seperti dikutip dari CNN Business, Senin (13/12/2021).

Di luar restoran, produsen makanan dan pedagang grosir menghadapi biaya yang lebih tinggi untuk komoditas, tenaga kerja, dan transportasi. Biaya tersebut telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir.

Harga yang lebih tinggi di toko ritel kemungkinan akan bertahan hingga tahun depan. Produsen besar seperti Kraft Heinz (KHC) dan Mondelez (MDLZ) telah berencana untuk menaikkan harga untuk pelanggan ritel mereka pada awal 2022.

baca juga

Sementara beberapa harga makanan tetap datar atau bahkan turun dari Oktober hingga November, menurut indeks harga konsumen.

Harga selada naik 6,9% dan buah segar naik 2,2% berdasarkan penyesuaian musiman. Jeruk, termasuk jeruk keprok, naik 2,4%. Di ujung spektrum yang berlawanan, suguhan seperti kue kopi segar dan donat melonjak 3,5% harganya.

Harga daging juga terus naik, harga daging babi naik 2,2%, sosis sarapan naik 2,7% dan hot dog 2,8%. Daging babi panggang, steak, dan iga naik 3,7%.

Kenaikan harga pangan merupakan bagian dari tren kenaikan harga secara keseluruhan. Inflasi harga konsumen, yang mencakup harga gas dan kategori lainnya, naik 6,8% dalam periode 12 bulan yang berakhir pada November, mencapai level tertinggi dalam 39 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Strategi dan Pendekatan Zara Menghadapi Tren Perilaku Konsumen Selama Pandemi COVID-19

Strategi dan Pendekatan Zara Menghadapi Tren Perilaku Konsumen Selama Pandemi COVID-19

Your Say | Sabtu, 11 Desember 2021 | 18:09 WIB

Unsika Teken Kerjasama Kemendag RI untuk Mata Kuliah Kebijakan Pelindungan Konsumen

Unsika Teken Kerjasama Kemendag RI untuk Mata Kuliah Kebijakan Pelindungan Konsumen

Bekaci | Jum'at, 10 Desember 2021 | 19:05 WIB

All-New Toyota Veloz Banyak Peminat di Bali, Konsumen Mesti Bersabar Dapatkan Unit

All-New Toyota Veloz Banyak Peminat di Bali, Konsumen Mesti Bersabar Dapatkan Unit

Otomotif | Kamis, 09 Desember 2021 | 22:13 WIB

Terkini

3 Kombinasi Ombre Wardah Staylock Lip Matte Sesuai Undertone Kulit, Tahan 20 Jam Tanpa Crack!

3 Kombinasi Ombre Wardah Staylock Lip Matte Sesuai Undertone Kulit, Tahan 20 Jam Tanpa Crack!

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:11 WIB

Tekan Biaya Produksi, Pemerintah Resmi Beri Bea Masuk 0 Persen untuk Sektor Ini

Tekan Biaya Produksi, Pemerintah Resmi Beri Bea Masuk 0 Persen untuk Sektor Ini

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:11 WIB

Nabila Gardena Mendadak Viral Dikaitkan Koruptor Alwin Albar, Ini Sosoknya

Nabila Gardena Mendadak Viral Dikaitkan Koruptor Alwin Albar, Ini Sosoknya

Bisnis | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:01 WIB

Apa Itu Tender Rakyat? Skema Baru Program Bedah Rumah yang Diklaim Lebih Transparan

Apa Itu Tender Rakyat? Skema Baru Program Bedah Rumah yang Diklaim Lebih Transparan

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:56 WIB

Jejak Karbon Makanan Tidak Sama bagi Semua Orang, Penelitian Ungkap Kelompok dengan Dampak Terbesar?

Jejak Karbon Makanan Tidak Sama bagi Semua Orang, Penelitian Ungkap Kelompok dengan Dampak Terbesar?

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:55 WIB

Parfum Apa yang Cocok untuk Anak Sekolah dengan Aroma Ringan dan Segar? Ini 4 Rekomendasinya

Parfum Apa yang Cocok untuk Anak Sekolah dengan Aroma Ringan dan Segar? Ini 4 Rekomendasinya

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:55 WIB

Waspada Sindikat Transnasional: Jangan Tergiur Janji Manis Kerja di Luar Negeri

Waspada Sindikat Transnasional: Jangan Tergiur Janji Manis Kerja di Luar Negeri

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:53 WIB

Cari Ketenangan di Akhir Pekan? Kunjungi Cetiya Tian Shi Hua, Spot Spiritual Anyar di Jakarta

Cari Ketenangan di Akhir Pekan? Kunjungi Cetiya Tian Shi Hua, Spot Spiritual Anyar di Jakarta

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:51 WIB

Tujuan MBG vs Efek Samping: Program yang Mulai Kehilangan Arahnya Sendiri

Tujuan MBG vs Efek Samping: Program yang Mulai Kehilangan Arahnya Sendiri

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:50 WIB

Shin Tae-yong: Persija Belum pada Kondisi Terbaik di Piala Presiden 2026

Shin Tae-yong: Persija Belum pada Kondisi Terbaik di Piala Presiden 2026

Video | Minggu, 26 Juli 2026 | 14:47 WIB

×