Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.378,606
LQ45 715,878
Srikehati 346,150
JII 498,926

Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 24 April 2026 | 22:21 WIB
Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem
Realisasi panen padi biosalin di Jepara capai 22 hektare dari target 20 hektare. Foto ist.
  • Realisasi panen padi biosalin di Jepara capai 22 hektare dari target 20 hektare.
  • Produksi 176 ton gabah hasilkan nilai ekonomi mencapai Rp1,23 miliar bagi petani.
  • Varietas biosalin tahan rob dan hama, menjadi solusi jitu di tengah cuaca ekstrem.

Suara.com - Program pengembangan budidaya padi biosalin di wilayah pesisir Kabupaten Jepara mencatatkan capaian gemilang. Meski dihantam cuaca ekstrem, inisiatif kolaborasi antara PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk/PGN, Subholding Gas Pertamina bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Pemerintah Daerah ini justru berhasil melampaui target luas panen hingga mencapai 22 hektare dari rencana awal 20 hektare.

Keberhasilan ini menjadi oase bagi sektor pertanian pesisir yang selama ini dihantui ancaman intrusi air laut dan banjir rob. Pendekatan teknologi biosalin terbukti ampuh mengubah lahan marginal menjadi lumbung pangan yang produktif.

Berdasarkan data hasil panen, produktivitas rata-rata tercatat mencapai 7–9 ton per hektare. Dengan total produksi sekitar 176 ton gabah dan asumsi harga Rp7.000 per kilogram, program ini diprediksi mampu menyumbang nilai ekonomi hingga Rp1,23 miliar bagi petani setempat.

Kepala BRIN, Prof. Dr. Arif Satria, SP., Msi., mengungkapkan bahwa varietas biosalin dirancang khusus untuk menghadapi tantangan salinitas tinggi akibat perubahan iklim.

"Keunggulan varietas ini mampu menghasilkan kurang lebih 9 ton per hektare dengan masa tanam singkat, antara 84 hingga 107 hari. Selain itu, varietas ini tahan hama dan kuat di lahan marginal," ujar Arif. Ia juga menekankan bahwa inovasi ini merupakan langkah mitigasi pascabencana yang harus direplikasi di wilayah pesisir Indonesia lainnya.

Senada dengan itu, Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menyambut positif momentum ini sebagai pilar ketahanan pangan daerah. Ia mengapresiasi kolaborasi strategis yang mampu menyulap lahan tidur menjadi lahan produktif yang memberikan harapan baru bagi petani.

“Di tengah tantangan cuaca ekstrem, inovasi ini mendongkrak hasil panen. Kami berharap inisiatif ini terus diperluas sebagai model kemitraan berbasis riset,” tegas Witiarso.

Di sisi lain, Division Head Corporate Social Responsibility (CSR) PGN, Krisdyan Widagdo Adhi, menyatakan bahwa keterlibatan perusahaan merupakan manifestasi nyata dari prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Pihaknya fokus pada pendampingan intensif dan transfer pengetahuan agar petani dapat mandiri pada musim tanam berikutnya.

“Keberhasilan hari ini adalah fondasi agar petani terus berproduksi tanpa ketergantungan pada intervensi program di masa depan. Kami ingin menciptakan dampak ekonomi yang terukur dan berkelanjutan bagi ekosistem lokal,” pungkas Krisdyan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Hasil Pertanian Indonesia yang Bisa Dipakai Bikin Etanol, Bikin Bensin Makin Murah

5 Hasil Pertanian Indonesia yang Bisa Dipakai Bikin Etanol, Bikin Bensin Makin Murah

Tekno | Kamis, 23 April 2026 | 19:25 WIB

Bulog Cetak Rekor Sepanjang Sejarah, Stok Beras Tembus 5 Juta Ton

Bulog Cetak Rekor Sepanjang Sejarah, Stok Beras Tembus 5 Juta Ton

News | Kamis, 23 April 2026 | 19:07 WIB

India Mau Borong Pupuk RI, Mentan Amran: Dubesnya Telepon Langsung!

India Mau Borong Pupuk RI, Mentan Amran: Dubesnya Telepon Langsung!

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:07 WIB

Terkini

Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!

Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 21:46 WIB

Genjot Produktivitas Sapi Nasional, DPD RI Dorong Revitalisasi Vokasi Peternakan

Genjot Produktivitas Sapi Nasional, DPD RI Dorong Revitalisasi Vokasi Peternakan

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 21:41 WIB

Pelaku Industri Dorong Pendekatan Pengurangan Risiko Tembakau di RI

Pelaku Industri Dorong Pendekatan Pengurangan Risiko Tembakau di RI

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 21:35 WIB

Menkeu Purbaya Masih Optimistis IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini

Menkeu Purbaya Masih Optimistis IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:46 WIB

Mau Jual Emas dan Untung Besar? Ya di Raja Emas Indonesia Saja!

Mau Jual Emas dan Untung Besar? Ya di Raja Emas Indonesia Saja!

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:45 WIB

Menkeu Bantah Hoaks Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun

Menkeu Bantah Hoaks Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:42 WIB

Celios Dukung Pemerintah Beri Insentif Fiskal Berbasis Penyerapan Tenaga Kerja

Celios Dukung Pemerintah Beri Insentif Fiskal Berbasis Penyerapan Tenaga Kerja

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:22 WIB

Pelindo dan 14 BUMN Luncurkan Kolaborasi TJSL di Raja Ampat, Perkuat Kemandirian Masyarakat 3T

Pelindo dan 14 BUMN Luncurkan Kolaborasi TJSL di Raja Ampat, Perkuat Kemandirian Masyarakat 3T

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 19:46 WIB

IESR Bongkar Dampak dari Kebijakan Bebas Pajak Kendaraan Listrik Dihapus

IESR Bongkar Dampak dari Kebijakan Bebas Pajak Kendaraan Listrik Dihapus

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:46 WIB

Dihantam Tarif AS, ESDM Justru Percepat Ambisi Energi Surya 100 GW

Dihantam Tarif AS, ESDM Justru Percepat Ambisi Energi Surya 100 GW

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 18:40 WIB