Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

97 Juta Orang Mendadak Miskin Imbas Pandemi Covid

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Rabu, 29 Desember 2021 | 08:20 WIB
97 Juta Orang Mendadak Miskin Imbas Pandemi Covid
Pemukiman padat penduduk di bantaran Sungai Ciliwung di kawasan Manggarai, Jakarta, Senin (9/4).

Suara.com - Bank dunia atau World Bank memperkirakan sebanyak 97 juta orang di seluruh dunia telah masuk dalam jurang kemiskinan gara-gara pandemi Covid-19. Sebagian orang hanya hidup dengan biaya kurang dari USD 2 per hari,

"Secara global, peningkatan kemiskinan yang terjadi pada tahun 2020 akibat Covid masih bertahan, dan orang miskin akibat Covid pada tahun 2021 terus menjadi 97 juta orang," kata ekonom Bank Dunia seperti dikutip CNN Business, Rabu (29/12/2021).

Pada tahun 2020, menyebabkan kemunduran bersejarah dalam perang melawan kemiskinan global, dengan jumlah orang termiskin di dunia meningkat untuk pertama kalinya dalam lebih dari 20 tahun, menurut Bank Dunia.

Carolina Sánchez-Páramo, direktur global kemiskinan dan kesetaraan di Bank Dunia, menyamakan pandemi dengan bencana alam yang akan dengan cepat menyebar dibanding pusat ditemukannya virus Wuhan, China.

"Kami tahu tsunami akan datang. Pertanyaannya bukan apakah (kejutan ekonomi) ini akan mencapai wilayah berkembang lainnya, tetapi kapan," kata Carolina.

Ketika puluhan juta orang didorong ke dalam kemiskinan, orang yang sangat kaya saat ini justru menjadi lebih kaya. Tahun lalu, para miliarder menikmati peningkatan tertinggi untuk bagian kekayaan mereka yang tercatat, menurut World Inequality Lab.

Dan sementara hanya butuh sembilan bulan bagi 1.000 orang terkaya di dunia untuk mendapatkan kembali kekayaan mereka selama pandemi, butuh lebih dari satu dekade sebelum mereka yang paling tidak beruntung pulih, menurut laporan ketimpangan tahunan Oxfam International.

Shameran Abed, direktur eksekutif BRAC International, sebuah organisasi nirlaba yang bekerja untuk mengentaskan kemiskinan di Asia dan Afrika, menunjuk pada kesenjangan kekayaan yang semakin melebar, dengan mengatakan bahwa tiga orang terkaya di dunia kemungkinan dapat menghapuskan kemiskinan ultra di Bumi.

"Itu bukan tanggung jawab mereka sendiri. Tapi saya hanya mengatakan bahwa secara umum ada cukup sumber daya (untuk mengatasi masalah)," kata Abed.

baca juga

Pada bulan November, direktur Program Pangan Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa meminta miliarder termasuk dua orang terkaya di dunia, Jeff Bezos dan Elon Musk, untuk bersedia ikut mengentaskan kemiskinan.

Dalam sebuah wawancara dengan CNN, David Beasley mengatakan dengan USD 6 miliar, atau sekitar 2% dari kekayaan bersih Musk, dapat membantu mengatasi kelaparan dunia.

"USD 6 miliar untuk membantu 42 juta orang yang benar-benar akan mati jika kita tidak menjangkau mereka. Ini tidak rumit," tambah David.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penduduk Miskin di Pesisir Selatan Bertambah, Tertinggi Kedua di Sumbar

Penduduk Miskin di Pesisir Selatan Bertambah, Tertinggi Kedua di Sumbar

Sumbar | Senin, 27 Desember 2021 | 11:04 WIB

Kulon Progo Termiskin Tahun Ini, Pemkab: Masyarakatnya Memilih Hidup Sederhana

Kulon Progo Termiskin Tahun Ini, Pemkab: Masyarakatnya Memilih Hidup Sederhana

Jogja | Minggu, 26 Desember 2021 | 14:10 WIB

Capai 18,38 Persen, Kulon Progo Termiskin di DIY Tahun Ini

Capai 18,38 Persen, Kulon Progo Termiskin di DIY Tahun Ini

Jogja | Sabtu, 25 Desember 2021 | 10:30 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×