Sri Lanka Mulai Kesulitan Bayar Cicilan, Jebakan Utang China Mulai Terbukti?

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 10 Januari 2022 | 14:08 WIB
Sri Lanka Mulai Kesulitan Bayar Cicilan, Jebakan Utang China Mulai Terbukti?
Potret kemacetan Kota Colombo yang terletak di Sri Lanka (newsfirst)

Suara.com - Pemerintah negara Sri Lanka secara resmi meminta China merestrukturisasi pembayaran utang sebagai bagian bantuan atas negara yang tengah krisis keuangan.

Presiden Gotabaya Rajapaksa kini telah mengajukan permintaan tersebut usai melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi di Kolombo. 

"Presiden menyatakan akan sangat melegakan negara jika perhatian dapat diberikan pada restrukturisasi pembayaran utang sebagai solusi atas krisis ekonomi yang muncul dalam menghadapi pandemi Covid-19," kata pernyataan kantor kepresidenan Sri lanka.

Sri Lanka jadi salah satu negara yang memiliki pinjaman jumbo kepada China. Belakangan, krisis valuta asing semakin membuat negara kepulauan itu kesulitan membayar utang. Pemberi utang terbesar salah satunya Beijing pub, selain Asian Development Bank (ADB), dan Jepang.

Dalam beberapa dekade ke belakang, China menggelontorkan utang lebih dari 5 miliar dolar As kepada Sri lanka yang kemudian dimanfaatkan untuk membangun jalan raya, pelabuhan, bandara, dan pembangkit listrik tenaga batu bara.

Sejumlah kritikus ekonomi menilai, utang yang diberikan China tidak lebih sebagai 'jebakan utang China' hingga dimanfaatkan sebagai proyek 'gajah putih' dengan pengembalian rendah meski pemerintah China membantah hal ini.

Proyek gajah putih adalah sebutan yang merujuk pada proyek ambisius dengan janji luar biasa namun tidak menguntungkan secara bisnis. Proyek gajah putih bisa dialamatkan pada bisnis yang sedang berjalan maupun yang telah selesai.

Presiden Sri Lanka juga berharap China memberi persyaratan konsesi untuk ekspornya ke Sri Lanka berjumlah sekitar 3,5 miliar dolar AS pada 2020.

Ia usul mengizinkan turis Beijing kembali Kolombo asalkan dapat mematuhi pembatasan ketat Covid-19, termasuk hanya menginap di hotel yang telah disetujui sebelumnya dan hanya mengunjungi tempat wisata tertentu.

Sebelum pandemi, China adalah sumber utama turis Sri Lanka. Sementara, negara itu juga mengimpor lebih banyak barang dari China daripada dari negara lain.

Sri Lanka sendiri jadi bagian penting dari Belt and Road Initiative (BRI), proyek prestisius China yang ingin membangun infrastruktur antar negara di dunia.

Tidak hanya utang China, Sri Lanka juga dibebani dengan utang sekitar 4,5 miliar dolar AS yang jatuh tempo pada tahun ini, dimulai dengan International Sovereign Bond (ISB) senilai 500 juta dolar AS yang jatuh tempo pada 18 Januari dengan.

Bantuan 1,5 miliar dari China membantu pulau itu meningkatkan cadangannya menjadi  3,1 miliar dolar AS pada akhir Desember.

Sementara, pembayaran utang China tahun ini kemungkinan akan lebih kecil dari komitmen ISB sebesar 1,54 miliar dolar AS, sekitar 400 juta-500 juta dolar AS.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imbau Kreditur Segera Daftar Proses PKPU, Dirut Garuda Indonesia Klaim Dapat respon Baik

Imbau Kreditur Segera Daftar Proses PKPU, Dirut Garuda Indonesia Klaim Dapat respon Baik

Bisnis | Selasa, 04 Januari 2022 | 11:51 WIB

Iran Terima Sistem Barter Teh yang Ditawarkan Sri Lanka untuk Bayar Utang Minyak

Iran Terima Sistem Barter Teh yang Ditawarkan Sri Lanka untuk Bayar Utang Minyak

News | Jum'at, 24 Desember 2021 | 20:49 WIB

Sri Lanka Dikritik Berencana Bayar Utang Negara dengan Teh

Sri Lanka Dikritik Berencana Bayar Utang Negara dengan Teh

News | Kamis, 23 Desember 2021 | 18:53 WIB

Sri Lanka Bakal Barter Minyak Iran dengan Teh untuk Lunasi Utang

Sri Lanka Bakal Barter Minyak Iran dengan Teh untuk Lunasi Utang

News | Kamis, 23 Desember 2021 | 18:26 WIB

Masuk Status PKPU, Bos Garuda Indonesia: Ini Bukan Proses Kepailitan

Masuk Status PKPU, Bos Garuda Indonesia: Ini Bukan Proses Kepailitan

Bisnis | Kamis, 09 Desember 2021 | 19:20 WIB

Kepala Intelijen Inggris Ingatkan Jebakan Utang China, Bagaimana Indonesia?

Kepala Intelijen Inggris Ingatkan Jebakan Utang China, Bagaimana Indonesia?

News | Kamis, 02 Desember 2021 | 13:15 WIB

Terkini

Pemerintah Siapkan Tim Koordinasi Hadapi Investigasi Perjanjian Dagang RI-AS

Pemerintah Siapkan Tim Koordinasi Hadapi Investigasi Perjanjian Dagang RI-AS

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:41 WIB

Purbaya Salurkan Rp 4,39 Triliun ke Wilayah Terdampak Bencana Banjir Sumatra

Purbaya Salurkan Rp 4,39 Triliun ke Wilayah Terdampak Bencana Banjir Sumatra

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 21:24 WIB

Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG: Tak Harus Rp 335 Triliun

Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG: Tak Harus Rp 335 Triliun

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:52 WIB

IPC TPK Antisipasi Lonjakan Arus Peti Kemas saat Ramadan dan Lebaran

IPC TPK Antisipasi Lonjakan Arus Peti Kemas saat Ramadan dan Lebaran

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:40 WIB

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah, Kini 400 Ribu Unit per Tahun

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah, Kini 400 Ribu Unit per Tahun

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:14 WIB

Purbaya Pilih Efisiensi Ketimbang Defisit APBN Naik: Nanti Marah-marah Pemerintah Utang Terus

Purbaya Pilih Efisiensi Ketimbang Defisit APBN Naik: Nanti Marah-marah Pemerintah Utang Terus

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:13 WIB

Ini Upaya Pertamina Hadapi Situasi Global dalam Upaya Jaga Ketersediaan Pasokan Energi

Ini Upaya Pertamina Hadapi Situasi Global dalam Upaya Jaga Ketersediaan Pasokan Energi

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:13 WIB

Ironi Lebaran, Larangan Operasional Truk Justru Buat Buruh Gudang Nganggur

Ironi Lebaran, Larangan Operasional Truk Justru Buat Buruh Gudang Nganggur

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:07 WIB

Eni Kucurkan Rp 230 Triliun untuk Proyek Gas di Kalimantan Timur

Eni Kucurkan Rp 230 Triliun untuk Proyek Gas di Kalimantan Timur

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 19:58 WIB

Pendampingan dan Pelatihan Dongkrak Produktivitas Petani Sawit

Pendampingan dan Pelatihan Dongkrak Produktivitas Petani Sawit

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 19:50 WIB