Harga Minyak Dunia Perlahan Turun Setelah Tembus ke Level Tertingginya

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 21 Januari 2022 | 07:34 WIB
Harga Minyak Dunia Perlahan Turun Setelah Tembus ke Level Tertingginya
Ilustrasi harga minyak dunia. [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia melemah pada perdagangan Kamis dengan membukukan kerugian tipis setelah beberapa hari menguat.

Sebelumnya harga minyak naik tinggi ke level tujuh tahun karena kekhawatiran tentang pasokan yang ketat.

Mengutip CNBC, Jumat (21/1/2022) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup turun 6 sen menjadi USD88,38 per barel. Brent melesat menjadi USD89,17 pada sesi Rabu, level tertinggi sejak Oktober 2014, dan melonjak 13 persen sejauh tahun ini.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak pengiriman Februari, berkurang 6 sen menjadi USD86,90 per barel pada hari terakhir masa berlaku kontrak tersebut.

WTI melejit 15 persen sepanjang tahun ini. Kontrak WTI Maret yang lebih aktif ditutup melemah 25 sen menjadi USD85,55 per barel.

Stok minyak mentah melonjak 515.000 barel, pekan lalu, sementara persediaan bensin naik 5,9 juta barel, meningkatkan inventori itu ke level tertinggi dalam setahun, menurut Departemen Energi Amerika.

"Saya tidak berpikir peningkatan pasokan bensin adalah penghambat sentimen bullish. Kita akan membutuhkan penyulingan untuk terus melakukan pengolahan guna memenuhi permintaan bensin di driving season saat musim panas - itulah salah satu alasan pasar masih didukung meski pasokan bensin meningkat," kata Phil Flynn, analis Price Futures Group.

Perdagangan didominasi oleh kekhawatiran pasokan, dari masalah jangka pendek seperti penghentian sementara aliran pipa Irak ke Turki hingga kekurangan yang konsisten dari anggota OPEC Plus dalam mencapai peningkatan pasokan yang ditargetkan.

Sementara itu, permintaan tetap stabil, dengan pasokan produk Amerika, proksi untuk permintaan di konsumen terbesar dunia itu, mencapai 21,2 juta barel per hari selama empat pekan terakhir, di depan kecepatan pra-pandemi.

Kekhawatiran pasokan meningkat minggu ini setelah kebakaran untuk sementara menghentikan aliran melalui pipa minyak dari Kirkuk Irak ke pelabuhan Ceyhan di Turki, Selasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pantau Minyak Goreng Rp14 Ribu, Pemkot Bekasi Cek Penjualan di Toko Ritel

Pantau Minyak Goreng Rp14 Ribu, Pemkot Bekasi Cek Penjualan di Toko Ritel

Bekaci | Jum'at, 21 Januari 2022 | 06:02 WIB

Tok! Harga Minyak Seliter di Kaltim Resmi Rp 14 Ribu, Terealisasi Sebanyak 18.000 Liter

Tok! Harga Minyak Seliter di Kaltim Resmi Rp 14 Ribu, Terealisasi Sebanyak 18.000 Liter

Kaltim | Jum'at, 21 Januari 2022 | 07:30 WIB

Pedagang Pasar Tradisional di Bandung Diberi Waktu 1 Pekan untuk Sesuaikan Harga Minyak Goreng

Pedagang Pasar Tradisional di Bandung Diberi Waktu 1 Pekan untuk Sesuaikan Harga Minyak Goreng

Jabar | Jum'at, 21 Januari 2022 | 06:00 WIB

Terkini

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.975

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.975

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 09:42 WIB

PGN Lepas Puluhan Armada Mudik Gratis BUMN 2026 di TMII

PGN Lepas Puluhan Armada Mudik Gratis BUMN 2026 di TMII

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 09:34 WIB

Industri Tembakau Alternatif Butuh Dukungan Regulasi Pemerintah

Industri Tembakau Alternatif Butuh Dukungan Regulasi Pemerintah

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 09:29 WIB

Belanja Ramadan Meningkat, Gadget hingga Furnitur Jadi Buruan

Belanja Ramadan Meningkat, Gadget hingga Furnitur Jadi Buruan

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 09:27 WIB

Jelang Libur Lebaran, IHSG Dibuka Mulai Bangkit

Jelang Libur Lebaran, IHSG Dibuka Mulai Bangkit

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 09:14 WIB

BI Beberkan Kerugian jika Masyarakat Tukar Uang Lebaran Ditempat Tidak Resmi

BI Beberkan Kerugian jika Masyarakat Tukar Uang Lebaran Ditempat Tidak Resmi

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 08:41 WIB

Tinjau PLTA Saguling, Wamen ESDM Jamin Stabilitas Pasokan Listrik Jawa-Bali

Tinjau PLTA Saguling, Wamen ESDM Jamin Stabilitas Pasokan Listrik Jawa-Bali

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 08:19 WIB

AS Selidiki Perdagangan RI Lewat Section 301, Pemerintah Ancang-ancang Siapkan Respons

AS Selidiki Perdagangan RI Lewat Section 301, Pemerintah Ancang-ancang Siapkan Respons

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 07:48 WIB

IHSG Jeblok Jelang Lebaran, Purbaya Klaim Ekonomi RI Masih Bagus

IHSG Jeblok Jelang Lebaran, Purbaya Klaim Ekonomi RI Masih Bagus

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 07:45 WIB

Bank Indonesia Diramal Tahan Suku Bunga, Stabilitas Rupiah Jadi Pertimbangan Utama

Bank Indonesia Diramal Tahan Suku Bunga, Stabilitas Rupiah Jadi Pertimbangan Utama

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 07:31 WIB