Indeks Pemeringkat Saintifik Dunia Tempatkan Farmakolog Molekuler Dexa Group Jadi Saintis Peringkat 1

Iwan Supriyatna | Suara.com

Senin, 24 Januari 2022 | 17:18 WIB
Indeks Pemeringkat Saintifik Dunia Tempatkan Farmakolog Molekuler Dexa Group Jadi Saintis Peringkat 1
Dr Raymond Tjandrawinata.

Suara.com - Farmakolog Molekuler yang merupakan peneliti berbagai macam obat dari kimiawi sampai biologis dan pelopor Obat Modern Asli Indonesia (OMAI), Dr Raymond Tjandrawinata meraih peringkat pertama dalam jajaran 100 saintis dunia bidang obat-obatan dan kesehatan untuk wilayah Indonesia.

Penilaian tersebut diberikan oleh The AD Scientific Index yang merupakan sistem pemeringkat dan analisis yang didasarkan pada kinerja ilmiah dan nilai tambah produktivitas ilmiah masing-masing saintis.

The AD Scientific Index memberi penilaian terhadap para saintis pada 3.514 universitas di 186 negara. Penilaian tersebut dibuat berdasarkan produktivitas dan efektivitas kerja para saintis dalam 5 tahun terakhir. Banyak karya beliau yang sudah dilakukan uji klinik dan dipasarkan di berbagai belahan dunia.

Dr Raymond Tjandrawinata juga banyak meneliti OMAI yang dikembangkan dari bahan baku alami asli Indonesia bersama dengan para saintis di Rumah Riset Dexa Group, Dexa Laboratories of Bimolecular Sciences (DLBS) sejak 2005. Penelitian tersebut telah diakui dan mendapatkan 64 paten di Indonesia dan mancanegara.

“Saya sangat bersyukur bahwa dengan sistem pemeringkat dan analisa ini, para peneliti mendapatkan apreasiasi sekaligus motivasi. Harapannya, kami semakin produktif menghasilkan produk penelitian yang inovatif dan berkualitas tinggi yang berguna tidak hanya bagi ilmu pengetahuan tetapi juga bagi masyarakat secara luas, bagi Indonesia, dan dunia,” ungkap Dr. Raymond yang juga menjabat sebagai Executive Director DLBS PT Dexa Medica, Senin (24/1/2022).

Dosen dan peneliti di Fakultas Bioteknologi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya tersebut, telah menjelajahi dunia sains hingga ke negeri Paman Sam. Pada 1991, astronot wanita Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) bernama Dr. Millie Hughes-Fulford mengajak Dr. Raymond untuk terlibat proyek penelitian Spacelab Life Sciences (SLS 1) yang diterbangkan pesawat ulang alik ke luar angkasa dalam proyek penelitian osteoporosis pada astronot yang berada di gravitas nol.

Dr. Raymond mengembangkan karir dalam penelitian obat dari bahan sintetik organik sejak ia menimba ilmu sampai tingkat Post Doctoral Fellow di Universitas Kalifornia, San Francisco. Ia bisa disebut sebagai salah satu putra Indonesia yang pertama kali mempelajari ilmu rekayasa genetika di era '80-an, karena pada kurun waktu tersebut, ilmu rekayasa di Amerika baru berkembang dan di Indonesia belum sepenuhnya didalami.

Pada awal 2000-an, Dr. Raymond kembali ke Tanah Air dan berkarier di perusahaan farmasi terkemuka, PT Dexa Medica. Ketika itu pendiri PT Dexa Medica, (Alm.) Rudy Soetikno memiliki visi untuk mengembangkan obat-obatan dari kekayaan alam Indonesia.

Akhirnya di tahun 2005, Dr. Raymond dan para saintis di DLBS mengembangkan OMAI hingga saat ini.

Penelitiannya di Dexa maupun di Atma Jaya menggunakan berbagai teknik mutakhir farmakologi molekuler yang melibatkan berbagai sistem “omics” termasuk genomics, proteomics dan metabolomics.

Produktif dalam Penelitian Obat Modern Asli Indonesia

Berkat inovasi dan penelitian yang dipimpin oleh Dr. Raymond, para saintis DLBS dapat menghasilkan produk OMAI yang digunakan dalam pengobatan berbagai penyakit seperti: pencegahan stroke dan penyakit jantung koroner, pengobatan diabetes melitus, kanker payudara, hiperkolesterolemia dan aterosklerosis, hiperplasia prostat jinak, kanker prostat, nyeri haid, tukak lambung, nyeri otot dan sakit kepala, kembung dan mual, serta pengobatan batuk dan pilek.

Obat Modern Asli Indonesia hasil penelitiannya saat ini tidak hanya dipasarkan di Indonesia tetapi juga telah diekspor ke sejumlah negara di Asia dan Afrika.

Tidak hanya itu, OMAI hasil penelitian Dr. Raymond di Dexa Group, juga telah mengantongi sertifikat NIE untuk produk Fitofarmaka dari Badan POM RI.

Fitofarmaka merupakan obat dari bahan alami yang khasiatnya setara dengan obat berbahan kimia karena telah teruji klinis. Hingga saat ini ada empat produk Fitofarmaka yang dihasilkan oleh Dexa Group yakni Stimuno berbahan baku daun meniran untuk menjaga imun tubuh, Inlacin berbahan baku bungur dan kayu manis untuk mengatasi diabetes, Redacid berbahan baku kayu manis untuk mengatasi gangguan lambung, dan Disolf berbahan baku cacing tanah untuk memperlancar sirkulasi darah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Cara Meredakan Sakit Gigi yang Tepat, Cepat dan Aman, Agar Rasa Ngilu Cepat Hilang

7 Cara Meredakan Sakit Gigi yang Tepat, Cepat dan Aman, Agar Rasa Ngilu Cepat Hilang

Health | Jum'at, 21 Januari 2022 | 17:48 WIB

Penyebab Jantung Berdebar Paling Umum, Kondisi Medis dan Obat-obatan Bisa Pengaruhi

Penyebab Jantung Berdebar Paling Umum, Kondisi Medis dan Obat-obatan Bisa Pengaruhi

Health | Rabu, 19 Januari 2022 | 11:18 WIB

Thailand Mulai Mengembangkan Vaksin Covid-19 dari Tembakau, Uji Coba Pertama Sudah Dilakukan Desember Lalu

Thailand Mulai Mengembangkan Vaksin Covid-19 dari Tembakau, Uji Coba Pertama Sudah Dilakukan Desember Lalu

Health | Selasa, 18 Januari 2022 | 06:25 WIB

Terkini

Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz

Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:38 WIB

Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura

Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:25 WIB

Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim

Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:39 WIB

Pastikan Stok BBM Aman Selama Mudik, Wakil Menteri ESDM Kunjungi Rest Area 379 A Batang-Semarang

Pastikan Stok BBM Aman Selama Mudik, Wakil Menteri ESDM Kunjungi Rest Area 379 A Batang-Semarang

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:52 WIB

Cerita Ibu Eka Setelah Dua Tahun Menahan Rindu Kini Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM

Cerita Ibu Eka Setelah Dua Tahun Menahan Rindu Kini Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:41 WIB

Menteri LH: PT Agincourt Resources Boleh Kelola Tambang Emas Martabe Lagi

Menteri LH: PT Agincourt Resources Boleh Kelola Tambang Emas Martabe Lagi

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:18 WIB

Purbaya: Harga BBM Subsidi Tak Akan Naik  Harga

Purbaya: Harga BBM Subsidi Tak Akan Naik Harga

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:56 WIB

Layanan BRI Lebaran 2026: Cukup Scan QRIS, Bisa Kirim THR dalam Hitungan Detik via BRImo

Layanan BRI Lebaran 2026: Cukup Scan QRIS, Bisa Kirim THR dalam Hitungan Detik via BRImo

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:46 WIB

BRI Siap Sedia Layani Nasabah Lebaran 2026: 627 Ribu E-Channel Aktif Layani Nasabah 24 Jam

BRI Siap Sedia Layani Nasabah Lebaran 2026: 627 Ribu E-Channel Aktif Layani Nasabah 24 Jam

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:10 WIB

[HOAKS] Presiden Prabowo Resmikan KUR BRI Tanpa Agunan

[HOAKS] Presiden Prabowo Resmikan KUR BRI Tanpa Agunan

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:31 WIB