Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

UMKM Nusa Tenggara Barat Siap Sambut MotoGP 2022

Iwan Supriyatna | Suara.com

Rabu, 23 Februari 2022 | 10:17 WIB
UMKM Nusa Tenggara Barat Siap Sambut MotoGP 2022
Forum Digitalk bertema “UMKM NTB Siap Sambut MotoGP 2022.

Suara.com - Perhelatan MotoGP Mandalika 2022 momentum yang tepat bagi para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Nusa Tenggara Barat untuk bangkit kembali dan juga memperoleh manfaat ekonomi.

“Mandalika sebagai sport tourism tidak hanya menguatkan prestise Indonesia tapi juga diharapkan sebagai momentum meningkatkan ekonomi bangsa, utamanya dengan mendatangkan banyak wisatawan sehingga bisa memberikan spotlight bagi UMKM lokal,” demikian ungkap Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kemkominfo, Septriana Tangkary, dalam sambutannya di Forum Digitalk bertema “UMKM NTB Siap Sambut MotoGP 2022” yang diinisiasi oleh Direktorat Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim, Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik.

Hadir dalam acara ini, Wakil Bupati Lombok Tengah, Dr. H. Nursiah, S.Sos.,M.Si memberikan sambutan bahwa jauh sebelum perhelatan MotoGP yang akan datang, sudah dilakukan beberapa kegiatan kurasi berbagai macam produk UMKM Nusa Tenggara Barat, khususnya Kabupaten Lombok Tengah, dan berharap dapat memanfaatkan Forum Digitalk UMKM Nusa Tenggara Barat sebagai kesempatan untuk menunjukkan capaian tersebut.

“Masih ada waktu yang cukup untuk bisa kami tunjukkan dan hasilnya nanti akan menjadi bagian referensi kami, Lombok Tengah khususnya dan Nusa Tenggara Barat dan pada akhirnya nanti hasil ini merupakan keyakinan kita bersama untuk bisa mengikuti perhelatan MotoGP dengan perspektif promosi daerah kita Nusa Tenggara Barat”, tutur Nursiah.

Hadir juga Ketua Dekranasda NTB, Niken Saptarini Widyawati yang optimis bahwa perhelatan MotoGP mendatang merupakan kesempatan dan bagian dari proses untuk memperbaiki diri, melakukan kurasi, dan peningkatan kualitas UMKM di NTB.

Niken juga mengatakan bahwa para UMKM di Nusa Tenggara Barat adalah UMKM-UMKM yang semangat untuk belajar dan semangat untuk bergabung dalam wadah-wadah dimana mereka bisa sama-sama sharing dan bergerak dalam konteks kewilayahan maupun dalam konteks organisasi untuk kemajuan dari anggota-anggotanya.

“Ini merupakan potensi-potensi yang kita semua banggakan di Nusa Tenggara Barat dan kita siap untuk meningkatkan koordinasi kerjasama dan kualitas agar di MotoGP kita benar-benar menjadi tuan rumah bagi para tamu di daerah kita sendiri”, kata Niken.

Sementara itu, Founder dan CEO Ladara, Nanny Hadi Tjahjanto menghimbau masyarakat untuk memilih produk lokal hasil karya bangsa dibandingkan produk luar negeri karena dengan memilih produk dalam negeri dapat secara langsung mendukung dan mendorong perkembangan para pelaku bisnis UMKM dan juga mendukung gerakan Bangga Buatan Indonesia secara nyata.

“Kami akan membuat Ladara menjadi pusat berbagai kerajinan dan juga produk-produk khas daerah di seluruh Indonesia yang bisa dibeli secara online, sehingga akan memudahkan masyarakat dalam mendapatkan produk yang tadinya hanya tersedia di daerah-daerah nantinya akan bisa didapat hanya dalam genggaman,” jelas Nanny.

Kepala Dinas Kominfotik NTB, Najamuddin Amy yang hadir secara luring juga mendukung pelaksanaan MotoGP, terutama kaitannya dengan pemberdayaan masyarakat sekitar, dalam hal ini perekonomian UMKM.

“Dinas Kominfotik NTB berusaha bukan hanya pada regulasi yang ditekankan, namun adanya kegiatan usaha yang dilakukan secara nyata dengan digitalisasi, dengan memberikan model bisnis yang masih dijual hingga hari ini, yaitu NTBMall.com, sebagai situs jual beli online (e-commerce) produk-produk UMKM asli unggulan Nusa Tenggara Barat. Per oktober 2021, omzet online dan offline NTBMall mencapai 2,7 milyar, hingga November 2021 telah melibatkan 2.853 UMKM di NTB dengan lebih dari 4.250 produk yang tersebar dari 10 kabupaten/kota.” tegas Najamuddin Amy.

Founder & CEO Tenun Gaya, Wignyo Rahadi mengatakan kain tenun merupakan produk unggulan dari NTB, untuk itu Wignyo mengajak para UMKM agar lebih memperhatikan quality control dan finishing pada produk-produknya agar memiliki standar kualitas, dan tanpa quality control yang baik, hal itu tidak akan terjadi.

Pada saat perhelatan MotoGP nanti semua mata di dunia akan memandang Mandalika, ini merupakan kesempatan kita untuk berpromosi, tentu yang diharapkan adalah kita bisa menjaga kualitas produk kita untuk mendapat kepercayaan dari masyarakat atau wisatawan luar.

“Jadi teman-teman yang belum melakukan quality control maupun finishing tolong dilakukan sesegera mungkin, dalam waktu jangka pendek ini kita harus bisa menawarkan produk yang terbaik di dalam pagelaran MotoGP”, ajak Wignyo.

Harus kita akui, setelah dibina dan diangkat produknya kendala yang sering ditemui oleh para perajin adalah bagaimana menjual produk tersebut, salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan memanfaatkan fasilitas yang ada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banyak Tim Pabrikan Contek Ducati, Francesco Bagnaia Beri Sindiran

Banyak Tim Pabrikan Contek Ducati, Francesco Bagnaia Beri Sindiran

Sport | Selasa, 22 Februari 2022 | 21:10 WIB

Jelang MotoGP, PP Presisi Mulai Aspal Ulang Sirkuit Mandalika

Jelang MotoGP, PP Presisi Mulai Aspal Ulang Sirkuit Mandalika

Bisnis | Selasa, 22 Februari 2022 | 20:15 WIB

Wagub DKI Sebut Pemprov Terus Bantu Akses Bagi Pelaku UMKM Lewat Online

Wagub DKI Sebut Pemprov Terus Bantu Akses Bagi Pelaku UMKM Lewat Online

Jakarta | Selasa, 22 Februari 2022 | 20:00 WIB

Terkini

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:07 WIB

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:03 WIB

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:52 WIB

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:20 WIB

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:08 WIB

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:00 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB