Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.458,496
LQ45 746,470
Srikehati 349,085
JII 516,664

Kilau Emas Dunia Pudar, Terendah Dalam 4 Bulan Terakhir

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 21 Maret 2022 | 08:39 WIB
Kilau Emas Dunia Pudar, Terendah Dalam 4 Bulan Terakhir
Ilustrasi emas.

Suara.com - Harga emas berada di jalur pelemahan mingguan terburuk dalam hampir 4 bulan terakhir pada perdagangan akhir pekan lalu.

Hal ini terjadi setelah permintaan terhadap safe haven logam terpukul oleh harapan kemajuan diplomasi damai antara Rusia dan Ukraina serta dampak kenaikan suku bunga the Fed.

Mengutip CNBC, Senin (21/3/2022) harga emas di pasar spot turun 1,14 persen ke harga USD1.920,56 per ons, terbebani oleh dolar AS yang lebih kuat. Sementara harga emas di pasar berjangka turun 1,2 persen menjadi USD1.919, 60 per ons.

Dolar melonjak terhadap para pesaingnya, membuat emas batangan lebih mahal bagi pembeli luar negeri.

"Kami telah melihat momentum yang didorong oleh invasi dan spekulasi terhadap emas secara besar-besaran telah susut selama 10 hari terakhir," ujar David Jones, Kepala Strategi Pasar di Capital.com.

Emas batangan turun 2,8 persen sepanjang pekan ini seiring optimisme upaya diplomasi damai perang Ukraina sudah mendorong sentimen di pasar finansial secara luas. Optimisme tersebut mengurangi demand terhadap aset safe haven.

"Jika ada gencatan senjata atau semacam kesepakatan, emas bisa turun cukup cepat," kata Edward Meir, analis ED&F Man Capital Markets.

Awal pekan lalu, Federal Reserve menaikkan suku bunga acuan sebesar seperempat poin persentase dan memproyeksikan rencana agresif untuk mendorong biaya pinjaman ke tingkat terbatas pada tahun depan.

Suku bunga yang lebih tinggi cenderung meningkatkan biaya peluang memegang emas yang tidak membayar bunga.

Namun, analis Standard Chartered Suki Cooper mengatakan dalam sebuah catatan bahwa hawkish bank sentral AS tidak menggagalkan sentimen positif terhadap emas dan bahwa risiko geopolitik saat ini telah meningkatkan kekhawatiran inflasi, meningkatkan kembali minat jangka panjang pada emas batangan.

Sementara itu harga paladium turun 0,59 persen menjadi USS2.495,45 per ounce dan ditetapkan untuk penurunan mingguan lebih dari 10 persen karena kekhawatiran tentang pasokan dari produsen utama Rusia telah mereda.

Perak tergelincir 1,7 persen menjadi USD24,90, sementara platinum naik 0,23 persen menjadi USD1.023,16. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mewah dan Bernuansa Emas, 5 Potret Kamar Andre Taulany

Mewah dan Bernuansa Emas, 5 Potret Kamar Andre Taulany

Banten | Minggu, 20 Maret 2022 | 14:35 WIB

Harga Perhiasan Emas di Palembang Terus Merangkak Naik

Harga Perhiasan Emas di Palembang Terus Merangkak Naik

Sumsel | Sabtu, 19 Maret 2022 | 15:15 WIB

Harga Emas Antam Naik Jadi Rp 991.000 Jelang Perhelatan MotoGP Mandalika

Harga Emas Antam Naik Jadi Rp 991.000 Jelang Perhelatan MotoGP Mandalika

Bisnis | Jum'at, 18 Maret 2022 | 09:29 WIB

Terkini

Iran Mau Buka Selat Hormuz, AS Sepakat Cairkan Dana Iran yang Dibekukan Qatar

Iran Mau Buka Selat Hormuz, AS Sepakat Cairkan Dana Iran yang Dibekukan Qatar

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 18:25 WIB

Ekspor IKM Surabaya Tembus 2,73 Juta Dolar AS, SIL Festival 2026 Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

Ekspor IKM Surabaya Tembus 2,73 Juta Dolar AS, SIL Festival 2026 Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 17:59 WIB

Mengapa WFH di Jumat Akan Kurang Efektif Tekan Konsumsi BBM?

Mengapa WFH di Jumat Akan Kurang Efektif Tekan Konsumsi BBM?

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 17:30 WIB

Apindo dan KSPSI Bahas RUU Ketenagakerjaan Bersama-sama

Apindo dan KSPSI Bahas RUU Ketenagakerjaan Bersama-sama

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 16:05 WIB

Negosiasi AS - Iran Hari Ini Tentukan Harga Minyak Dunia, Bisa Tembus 100 Dolar per Barel

Negosiasi AS - Iran Hari Ini Tentukan Harga Minyak Dunia, Bisa Tembus 100 Dolar per Barel

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 15:20 WIB

Pasokan Gas Jawa TimurJateng Stabil, BPH Migas Pastikan Energi Industri Aman dan Optimal

Pasokan Gas Jawa TimurJateng Stabil, BPH Migas Pastikan Energi Industri Aman dan Optimal

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 14:10 WIB

Isu Penggeledahan Kejati, Menteri Dody Tegaskan Transparansi APBN di Kementerian PU

Isu Penggeledahan Kejati, Menteri Dody Tegaskan Transparansi APBN di Kementerian PU

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 13:34 WIB

Ketahanan Energi RI Naik Jadi Hampir 30 Hari, Bahlil: Target 1 Bulan Segera Tercapai

Ketahanan Energi RI Naik Jadi Hampir 30 Hari, Bahlil: Target 1 Bulan Segera Tercapai

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 12:34 WIB

Pasar Global Makin Ketat, KKP Dorong Transparansi Rantai Pasok Ikan

Pasar Global Makin Ketat, KKP Dorong Transparansi Rantai Pasok Ikan

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 11:56 WIB

JK Ngotot Harga BBM Naik, Wihadi DPR: Jangan Bikin Pemerintah dan Rakyat Jadi Sulit

JK Ngotot Harga BBM Naik, Wihadi DPR: Jangan Bikin Pemerintah dan Rakyat Jadi Sulit

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 11:55 WIB