Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

Graha Laras Sentul Berlakukan Uang Muka 1%

Iwan Supriyatna

Senin, 28 Maret 2022 | 07:08 WIB
Graha Laras Sentul Berlakukan Uang Muka 1%
PT Kesuma Agung Selaras (KAS) pengembang perumahan Graha Laras Sentul meluncurkan klaster London.

Suara.com - Memasuki akhir kuartal I, PT Kesuma Agung Selaras (KAS) pengembang perumahan Graha Laras Sentul meluncurkan klaster London. Klaster terbaru ini menurut Direktur Utama PT Kesuma Agung Selaras (KAS) I Wayan Madik Kesuma berdiri di atas lahan 2 hektar yang merangkum 215 unit rumah.

Wayan menegaskan, klaster London merupakan tahap ke empat dari pengembangan kawasan Graha Laras Sentul yang luasnya mencapai 18 hektar.

“Klaster London merupakan optimisme kami (PT KAS), atas pencapaian dari penjualan marketing sales tahun lalu (2022) sekitar 200-an miliar,” imbuhnya selepas acara soft launching klaster London, ditulis Senin (28/3/2022).

"Kita sama-sama tahu 2 tahun ini pandemi membuat jualan sulit tapi kita malah sebaliknya. Untuk itu kita optimis produk ini akan diserap konsumen dan kita tahu siapa pasar yang kita sasar, yakni end user,” jelas Wayan.

Menurut Wayan, perusahaanya telah menyiapkan proyek ini sejak akhir tahun lalu dan pasar potensial yuang disasar adalah para milenial seperti pasangan muda atau mereka yang baru berkeluarga.

“Untuk itu kita kembangkan konsep hunian bergaya compact, dengan layout dan desain interior yang simple seperti apartemen. Hampir 190 unit tipe yang ada di klaster London adalah berukuran 60/60 meter persegi (2 lantai) dengan harga Rp975 juta,” tegas Wayan.

Yang jadi pembeda, klaster London dengan produk lain menurut Wayan adalah fasilitas yang menempel pada tiap unit rumah. Di konsep sebagai rumah modern, unit rumah memiliki fasilitas solar panel dan sentuhan smart home. Menurut Wayan sentuhan teknologi ini sejalan dengan pasar yang dituju yaitu milenial, yang sangat familiar dengan penggunaan teknologi.

“Seperti untuk mematikan AC, lampu maka pemilik hanya cukup dari handphone. Terkait solar panel, ini merupakan komitmen kita dalam memanfaatkan kekayaan alam dan juga bagian dari green development. Dan tentunya juga menekan cost penggunaan listrik,” jelasnya.

Sementara itu, Ikang Fawzi Owner PT Inti Terang Energi yang merupakan rekanan PT KAS untuk solar panel yang akan di aplikasikan di klaster London menegaskan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh PT KAS.

baca juga

“Kesadaran pada konsep green development bagi developer itu sangat penting, selain memberikan edukasi pada masyarakat atau konsumen, penggunaan solar panel memberikan nilai tambah seperti berkurangnya tagihan listrik. Seperti pada pemakaian listrik 5 ribu watt maka akan ada penghematan sebesar Rp 1 juta,” tegasnya.

Walau berkonsep modern dan sejalan dengan kebutuhan, PT KAS dalam memasarkan klaster London memberikan kemudahan pembayaran. Menurutnya lagi, uang muka unit rumah klaster London hanya 1% dan ini sudah all in, bebas semua biaya-biaya seperti free Biaya KPR, free biaya BPHTB, free biaya SHM, free biaya AJB.

Lokasi klaster London berada di bagian depan proyek Graha Laras Sentul, dekat dengan pembangunan ruas jalan utama dan jembatan yang menghubungkan perumahan dengan Raya Bogor KM 51. Selain itu tahun ini, PT KAS juga berkomitmen merampungkan beberapa fasilitas lainnya, seperti pembangunan masjid dan area komersial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Telaga Kahuripan Optimistis Konsep Huniannya Cepat Diserap Pasar

Telaga Kahuripan Optimistis Konsep Huniannya Cepat Diserap Pasar

Bisnis | Senin, 28 Maret 2022 | 06:41 WIB

Super Cepat! Cilegon-Bandara Soetta Bisa Ditempuh 25 Menit Naik Helicity

Super Cepat! Cilegon-Bandara Soetta Bisa Ditempuh 25 Menit Naik Helicity

Banten | Kamis, 24 Maret 2022 | 13:07 WIB

KPK Eksekusi Mantan Dirut BUMD Yoory Corneles ke Lapas Sukamiskin

KPK Eksekusi Mantan Dirut BUMD Yoory Corneles ke Lapas Sukamiskin

Jogja | Rabu, 23 Maret 2022 | 20:04 WIB

Terkini

IHSG Bergerak Dua Arah Pagi Ini ke Level 5.800-an, BREN dan ANTM Mulai Diburu Asing

IHSG Bergerak Dua Arah Pagi Ini ke Level 5.800-an, BREN dan ANTM Mulai Diburu Asing

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:22 WIB

OJK Kaji Penguatan Pengawasan Rekening Judi Online, Lebih dari 33 Ribu Sudah Diblokir

OJK Kaji Penguatan Pengawasan Rekening Judi Online, Lebih dari 33 Ribu Sudah Diblokir

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 09:20 WIB

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Cek Rincian Lengkap untuk Semua Ukuran

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Cek Rincian Lengkap untuk Semua Ukuran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 08:12 WIB

Industri AI Perbankan Kian Diminati, 96 Persen Perusahaan Siap Beri Gaji Lebih Tinggi

Industri AI Perbankan Kian Diminati, 96 Persen Perusahaan Siap Beri Gaji Lebih Tinggi

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:52 WIB

Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik

Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:27 WIB

Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan

Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:05 WIB

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:41 WIB

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:39 WIB

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB