Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.885

Ekonom Bongkar Kesalahan Fatal Pemerintah, Bikin Ekonomi RI Sulit 'Saingi' Vietnam

M Nurhadi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:40 WIB
Ekonom Bongkar Kesalahan Fatal Pemerintah, Bikin Ekonomi RI Sulit 'Saingi' Vietnam
Ilustrasi. [Dok Pelindo]
baca 10 detik
  • Ekonom INDEF Prof. Didik Junaidi Rachbini mengkritik kebijakan ekonomi pemerintah yang mandek di kisaran 5 persen.
  • Kritik tersebut disampaikan pada Minggu (9/8/2026) karena pemerintah dinilai mengabaikan potensi sektor luar negeri.
  • Ia menyatakan Indonesia harus mencontoh Vietnam untuk mengubah kebijakan berorientasi luar negeri demi mencapai pertumbuhan tinggi.

Suara.com - Kebijakan ekonomi pemerintah Indonesia saat ini mendapat sorotan dan kritik tajam dari berbagai kalangan, salah satunya dari ekonom senior sekaligus pendiri Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Prof. Didik Junaidi Rachbini.

Dalam analisis terbarunya, ia menilai bahwa stagnasi pertumbuhan ekonomi nasional yang mandek di kisaran 5 persen berakar dari satu kesalahan fatal, yakni pengabaian terhadap potensi sektor luar negeri.

Dalam keterangan tertulisnya yang dirilis pada Minggu (9/8/2026), Rektor Universitas Paramadina tersebut secara gamblang memaparkan bahwa seluruh upaya dan dinamika kebijakan ekonomi pemerintah selama ini terlalu berorientasi ke dalam negeri atau inward looking.

"Kelemahan, kekurangan, atau bahkan kesalahan kebijakan ekonomi terkait upaya meningkatkan pertumbuhan utamanya hanya satu, yakni mengabaikan sektor luar negeri. Hanya sektor dalam negeri yang dikemas dengan berbagai kontroversi kebijakan, tetapi hasilnya tetap bertumbuh moderat di angka sekitar 5 persen," urai Prof. Didik, dalam keterangan resminya kepada Redaksi Suara.com pada Minggu (9/8/2026).

Untuk memberikan gambaran konkret, Didik membandingkan laju perekonomian Indonesia dengan negara tetangga di kawasan Asia Tenggara, yakni Vietnam.

Vietnam, menurut catatan Didik, berhasil memacu mesin ekonominya hingga mencatatkan pertumbuhan tahunan mencapai angka impresif sebesar 8,3 persen. Keberhasilan Vietnam tersebut tidak lepas dari agresivitas mereka dalam menerapkan kebijakan yang berorientasi ke luar, menarik investasi asing, dan menggenjot ekspor.

"Dengan kebijakan (Indonesia) selama ini, tidak mungkin pertumbuhan ekonomi kita bisa menyamai Vietnam. Untuk menuju pertumbuhan 7-8 persen seperti Vietnam, perubahan orientasi kebijakan ekonomi dari inward looking menjadi outward looking mutlak harus dilakukan oleh pemerintah," tegasnya.

Lebih lanjut, Didik mengingatkan bahwa jika pemerintah tetap bersikeras pada pendekatan lama yang hanya mengandalkan sumber daya alam mentah dan luasnya pasar dalam negeri, maka Indonesia harus puas dengan tingkat pertumbuhan moderat 5 persen, atau parahnya bisa berada di bawah angka tersebut.

Bagi negara sebesar Indonesia, pasar domestik memang memegang peranan krusial, tetapi pasar domestik saja dinilai tidak akan pernah cukup untuk menciptakan industrialisasi berkelas dunia.

baca juga

Tanpa adanya perombakan kebijakan ekonomi yang radikal dan terstruktur ke arah ekspor, Didik memproyeksikan bahwa target-target pertumbuhan ekonomi tinggi yang kerap dijadikan janji kampanye politik akan sangat sulit—bahkan mustahil—untuk diwujudkan dalam realitas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengapa Klasifikasi Ojol Sebagai UMKM Jadi Kunci Akses Modal Tanpa Jaminan?

Mengapa Klasifikasi Ojol Sebagai UMKM Jadi Kunci Akses Modal Tanpa Jaminan?

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:10 WIB

Vietnam Unggul 1-0 Atas Kamboja, Timnas Indonesia Masih Tanpa Gol, Garuda di Ujung Tanduk

Vietnam Unggul 1-0 Atas Kamboja, Timnas Indonesia Masih Tanpa Gol, Garuda di Ujung Tanduk

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:46 WIB

Prabowo Klaim Pendapatan Danantara Naik 400 Persen, Sebut Harus Diaudit

Prabowo Klaim Pendapatan Danantara Naik 400 Persen, Sebut Harus Diaudit

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Purbaya Janji Pertumbuhan Ekonomi RI Merata hingga Maluku dan Papua

Purbaya Janji Pertumbuhan Ekonomi RI Merata hingga Maluku dan Papua

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:56 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Meleset dari Target, Purbaya Salahkan Kenaikan Harga Minyak Global

Pertumbuhan Ekonomi RI Meleset dari Target, Purbaya Salahkan Kenaikan Harga Minyak Global

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:37 WIB

Bisakah "Apartemen Ayam-Maggot" Menjadi Solusi Sampah Organik di Kota?

Bisakah "Apartemen Ayam-Maggot" Menjadi Solusi Sampah Organik di Kota?

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Terkini

Jejak Kemerdekaan Indonesia Dibedah di Belanda, Sejarawan Kupas Luka 1945-1949

Jejak Kemerdekaan Indonesia Dibedah di Belanda, Sejarawan Kupas Luka 1945-1949

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:39 WIB

THL Dishub Surabaya Diduga Jual Kursi Pegawai Rp20 Juta, Uang Mengalir ke Oknum Satpol PP

THL Dishub Surabaya Diduga Jual Kursi Pegawai Rp20 Juta, Uang Mengalir ke Oknum Satpol PP

Jatim | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:37 WIB

Dan Bandung: Romansa Mahasiswa yang Hangat dengan Bumbu Persahabatan yang Kental

Dan Bandung: Romansa Mahasiswa yang Hangat dengan Bumbu Persahabatan yang Kental

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:36 WIB

Empat Hari Menggali Tanpa Bantuan Alat Berat, 19 Jenazah Perempuan Anak Ditemukan di Gaza

Empat Hari Menggali Tanpa Bantuan Alat Berat, 19 Jenazah Perempuan Anak Ditemukan di Gaza

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:26 WIB

Beli Sepeda Motor Yamaha Baru, Dapat Cashback dan Cicilan 0 Persen dari BRI!

Beli Sepeda Motor Yamaha Baru, Dapat Cashback dan Cicilan 0 Persen dari BRI!

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:23 WIB

10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi

10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:19 WIB

Cara Buat QRIS Lewat Aplikasi BRImerchant

Cara Buat QRIS Lewat Aplikasi BRImerchant

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:17 WIB

Deretan Fakta Sekolah Islam Harapan Ibu: Warisan Wapres sampai Pinjam Uang Demi Lapangan Padel

Deretan Fakta Sekolah Islam Harapan Ibu: Warisan Wapres sampai Pinjam Uang Demi Lapangan Padel

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:15 WIB

Bank Jakarta Resmi Ganti Alamat Situs, Dorong Transformasi Digital

Bank Jakarta Resmi Ganti Alamat Situs, Dorong Transformasi Digital

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:11 WIB

Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2026, Wakil Rakyat Ingatkan Bahaya Naturalisasi Instan

Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2026, Wakil Rakyat Ingatkan Bahaya Naturalisasi Instan

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:07 WIB

×