Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Inovasi dan Riset Bidang Geriatri Dalam Negeri Harus Didorong untuk Tingkatkan Kualitas Hidup Lansia

Iwan Supriyatna

Rabu, 30 Maret 2022 | 06:12 WIB
Inovasi dan Riset Bidang Geriatri Dalam Negeri Harus Didorong untuk Tingkatkan Kualitas Hidup Lansia
Dr Raymond Tjandrawinata dari Dexa Laboratories of Biomolecular Sciences, sekaligus Anggota Scientific Board IMERI.

Suara.com - Sebagai negara dengan populasi lanjut usia terbesar ke-5 di dunia, Indonesia memiliki potensi pasar yang besar untuk produk dan pelayanan kesehatan bagi lansia. Untuk itu, inovasi dan riset di bidang geriatri terutama oleh peneliti dalam negeri perlu didorong guna meningkatkan kualitas hidup lansia di Indonesia.

Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Dante Saksono Harbuwono dalam Webinar Kolaborasi Riset Penuaan Sel di acara Peresmian Labotorium Gerontologi FKUI, menjelaskan saat ini jumlah populasi lansia di Indonesia mencapai 29,3 juta (10,8% dari total populasi). Angka Harapan Hidup (AHH) di Indonesia pun telah meningkat signifikan dalam 60 tahun terakhir dari 46,66 tahun menjadi 71,72 tahun.

Meski begitu, masih ada isu besar yang dialami lansia di Indonesia terutama 52% lansia memilih untuk berobat sendiri jika ada keluhan.

"Inilah masalah yang kita hadapi. Di satu sisi AHH meningkat, tetapi lansia cukup memiliki potensi masalah kesehatan yang besar," ungkap Dante ditulis Rabu (30/3/2022).

Pemerintah telah menerbitkan Perpres No. 88 tahun 2021 untuk menjamin peningkatan derajat kesehatan dan kualitas hidup lansia. Indikatornya adalah meningkatnya status gizi dan pola hidup sehat, memperluas pelayanan kesehatan bagi lansia, menurunkan angka kesakitan lansia, dan memperluas cakupan perawatan jangka panjang bagi lansia.

Hal senada juga disampaikan Dr Raymond Tjandrawinata dari Dexa Laboratories of Biomolecular Sciences, sekaligus Anggota Scientific Board IMERI, bahwa Indonesia memerlukan peneliti profesional untuk mengupayakan riset dan inovasi.

"Kita perlu peneliti profesional, sehingga mendapatkan obat, prosedur hingga alat kesehatan baru buatan Indonesia. Hari ini Bapak Presiden Jokowi sudah mengatakan mengapa kita banyak impor. Kita impor untuk alat kesehatan dan lainnya, sehingga riset dan inovasi perlu terus kita upayakan," kata Dr. Raymond.

Dr. Raymond juga menjelaskan penyebab utama kematian pada kelompok usia secara global, di antaranya penyakit jantung (9,4%), stroke (5,7%), COPD (3%), kanker (1,7%), dan diabetes (1,5%). Menurutnya, peneliti dalam negeri perlu berdedikasi pada penelitian dan pengembangan obat-obatan untuk masalah kesehatan tersebut. Adapun area penelitian Area research yang bisa dilakukan untuk lansia, seperti onkologi, imunologi, antidiabetik, neurologi, dan kardiovaskular.

"Sebagai contoh di Amerika Serikat, rasio kesembuhan kanker meningkat, seperti kanker prostat dari 67% menjadi 98%, tiroid dari 92% menjadi 98%. Ini yang kita harapkan untuk menciptakan riset-riset baru untuk membawa Indonesia menjadi lebih sehat, terutama karena penderita kanker kebanyakan eldery patients. Ini tentunya membutuhkan banyak penelitian dan dedikasi para peneliti," ujar Dr Raymond.

baca juga

Lebih lanjut Dr. Raymond menekankan perlunya meningkatkan pelayanan kesehatan primer dan sekunder terutama untuk perawatan lansia jangka panjang, termasuk manajemenen penyakit degeneratif dan kronik.

"Kita perlu infrastuktur dan investasi di perawatan geriatri. Kemudian biaya perawatan lansia yang relatif masih tinggi, kalau produk-produk dibuat di Indonesia mungkin dapat lebih murah. Digital teknologi juga akan membantu pemerintah dan fasilitas kesehatan untuk penanganan lansia," kata Dr. Raymond.

Beliau mengungkapkan bahwa Indonesia mempunyai generasi usia menengah dengan pendapatan tinggi yang berpotensi untuk kemajuan geriatri di masa mendatang.

"Produk yang perlu diprioritaskan meliputi fasilitas kesehatan, nursing home, alat kesehatan, geriatric care. Produk lainnya untuk penelitian di Indonesia yaitu nursing care, fasilitas pengamanan kamar mandi, popok lansia, hingga produk anti-aging," jelasnya.

Meski begitu, Indonesia mengalami masalah untuk penanganan lansia karena healthcare spending per kapita masih rendah di angka 2,9% dibandingkan Singapura sebesar 4,1% dan Kamboja sebesar 7%. Menurutnya, pemerintah perlu meningkatkan belanja kesehatan untuk meningkatkan kualitas kesehatan di Indonesia.

"Pasien geriatri akan meningkat, dan kita membutuhkan cara yang holistik untuk memastikan mereka memiliki kualitas hidup yang baik. Tidak hanya angka geriatri meningkat, tapi angka harapan hidup juga meningkat. Penggunaan obat juga masih rendah termasuk pasien geriatri. Indonesia pelru tingkatkan healthcare spending pada investasi dan riset terkait geriatri agar kualitas hidup semakin baik di masa depan," pungkas Dr. Raymond.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Agar Tetap Bugar, Ini Tips Puasa Ramadhan Bagi Lansia Dari Dokter Senior

Agar Tetap Bugar, Ini Tips Puasa Ramadhan Bagi Lansia Dari Dokter Senior

Health | Selasa, 29 Maret 2022 | 22:10 WIB

Anak Hancurkan Rumah Lansia, Ayah Polisi Malah Ngamuk ke Kakek, Si Bocil Provokasi Cengengesan saat Keributan Terjadi

Anak Hancurkan Rumah Lansia, Ayah Polisi Malah Ngamuk ke Kakek, Si Bocil Provokasi Cengengesan saat Keributan Terjadi

Hits | Selasa, 29 Maret 2022 | 20:32 WIB

Videonya Rawat Lansia Renta Pakai Motor Roda Tiga Viral, Pedagang Ini Tolak Bantuan: Larisi Saja Daganganku

Videonya Rawat Lansia Renta Pakai Motor Roda Tiga Viral, Pedagang Ini Tolak Bantuan: Larisi Saja Daganganku

News | Selasa, 29 Maret 2022 | 20:06 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×