Lewat Platform Ini, UMKM Bisa Konsultasi Bisnis Hingga Raih Modal

Dwi Bowo Raharjo, Achmad Fauzi

Senin, 04 April 2022 | 19:13 WIB
Lewat Platform Ini, UMKM Bisa Konsultasi Bisnis Hingga Raih Modal
Ilustrasi umkm (freepik)

Suara.com - Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga manufaktur berskala sering menghadapi masalah dalam menjalankan usahanya. Hal ini yang membuat UMKM kerap sulit naik kelas.

CEO PT Solubis Sukses Gemilang (Solubis), Siu Min mengatakan, masalah tersebut seperti, minimnya modal, kurangnya pengetahuan tentang cara mengembangkan usaha, kurang ada inovasi produk, kurang memahami pemasaran digital.

"Selain itu, masalah UMKM lainnya seperti akses yang cukup sulit terhadap bahan baku yang berkualitas, mahalnya harga bahan baku saat sampai ke tangan pelaku UMKM," ujar Siu Min dalam keterangan di Jakarta, Senin (4/4/2022).

Melihat permasalahan itu, Siu Min pun membuat platform yang memberikan solusi bagi UMKM yaitu Solubis.

Ia menjelaskan, lewat platform itu pelaku UMKM bisa mendapatkan edukasi dalam memahami bahan baku, inovasi dan pengembangan bisnis sehingga dapat menghasilkan produk yang bernilai lebih.

"Para pelaku UMKM juga akan mendapatkan harga bahan baku yang kompetitif, karena diberikan akses secara transparan melalui fitur chat langsung dengan para supplier bahan baku yang berkualitas, dan bukan mendapatkan bahan baku dari tangan kesekian, yang mungkin saja harganya sudah di markup," imbuh dia.

Saat ini, tutur Siu Min, Solubis sudah bekerjasama dengan tenaga ahli dari berbagai bidang, yang akan memberikan konsultasi pada pelaku usaha. Disamping itu, tidak hanya orang dengan latar belakang di bidang penjualan, siapapun bisa bergabung sebagai Mitra Penjualan Solubis dan mendapat income tak terbatas.

"Solubis sudah satu tahun berjalan dan sudah menggandeng banyak mitra. Solubis merencanakan, mengembangkan, dan mengeksekusi bersama ide yang dapat membantu para pelaku usaha untuk memulai ataupun mengembangkan bisnisnya" jelas dia.

Melalui ekosistem bisnis yang sudah dikembangkan Solubis selama ini, diharapkan mampu menjangkau seluruh industri dan/atau usaha mikro, kecil, dan menengah, (IMKM/UMKM) di Indonesia.

baca juga

"Harapannya, melalui Solubis, semakin banyak masyarakat dimanapun mereka berada yang tertarik untuk menjadi pengusaha dan berbisnis dengan mudah, sehingga dapat bersama mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia menuju kesejahteraan nasional," pungkas Siu Min.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tren Pembelian Hampers Naik 50% Meski Ada Pandemi

Tren Pembelian Hampers Naik 50% Meski Ada Pandemi

Bisnis | Senin, 04 April 2022 | 18:57 WIB

Menparekraf Sandiaga Uno Sebut HKI Jadi Modal Penting Bagi Pelaku UMKM, Kenapa?

Menparekraf Sandiaga Uno Sebut HKI Jadi Modal Penting Bagi Pelaku UMKM, Kenapa?

Lifestyle | Senin, 04 April 2022 | 16:08 WIB

Wali Kota Bobby Nasution Mampu Bikin Ekonomi Kreatif dan Startup di Medan Berkembang

Wali Kota Bobby Nasution Mampu Bikin Ekonomi Kreatif dan Startup di Medan Berkembang

Sumut | Senin, 04 April 2022 | 13:05 WIB

UMKM di Bandar Lampung Didorong Manfaatkan Digitalisasi Pasar: Produk Lebih Mudah Dikenal

UMKM di Bandar Lampung Didorong Manfaatkan Digitalisasi Pasar: Produk Lebih Mudah Dikenal

Lampung | Senin, 04 April 2022 | 09:38 WIB

Terkini

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Camat Diminta Kerja Super Keras dan kolaboratif, Ini Pesan Kemendagri

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:30 WIB

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Lolos Semifinal Porprov XV Jabar, Tim Basket Putri Kabupaten Bogor Siap Tantang Juara Bertahan

Jabar | Jum'at, 06 November 2026 | 23:23 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

Dukung Swasembada Pangan, Tim Patriot UB Bangun Rumah Bibit Tangguh Iklim di Sorong

News | Jum'at, 06 November 2026 | 23:18 WIB

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Profil PT Andalan Artha Primanusa Tbk (ANDA), Kontraktor Tambang Incar IPO Rp316 Miliar

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 23:09 WIB

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Komplotan Begal Bersajam yang Rampok Motor Wanita di Deli Serdang Ditangkap

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 23:06 WIB

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Perempuan Sulawesi Bersuara Desak Moratorium Izin Tambang dan Perlindungan Hutan Hujan

Sulsel | Jum'at, 06 November 2026 | 22:59 WIB

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Sebelum Memilih Asuransi Kendaraan, Perhatikan 3 Hal Ini agar Tak Repot Saat Klaim

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 22:50 WIB

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Erdin Werdrayana Gugup Lakoni Intimate Scene Bareng Alexandra Gottardo di Series Asmara Penuh Dendam

Entertainment | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

Ketua Fraksi MPR PAN: Gibran Seharusnya Mundur atau Diberhentikan!

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:49 WIB

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 22:00 WIB

×