Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kementan Turun Langsung ke Kalbar untuk Pastikan Harga dan Ketersediaan Bapok

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Jum'at, 15 April 2022 | 14:12 WIB
Kementan Turun Langsung ke Kalbar untuk Pastikan Harga dan Ketersediaan Bapok
Jajaran Kementan saat mengunjungi pasar. (Dok: Kementan)

Suara.com - Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto mengerahkan seluruh jajarannya di Direktorat Jenderal Hortikultura untuk turun langsung ke lapangan dan mengawal ketersediaan serta harga bahan pangan pokok dalam rangka menjamin ketersediaan bahan pangan pokok selama Ramadhan dan menjelang Lebaran tahun 2022. Ini sesuai dengan arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang meminta Kementerian Pertanian bersama pemerintah daerah di seluruh provinsi yang ada di Indonesia melakukan pengawalan dan monitoring ketersediaan pangan dan harga 12 bahan pokok.

Penanggung Jawab Pengawalan dan Monitoring Ketersediaan dan Harga Bahan Pangan Pokok untuk Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), Direktur Buah dan Florikultura, Liferdi Lukman mengunjungi beberapa lokasi pasar dan supermarket untuk memantau ketersediaan dan harga bahan pangan pokok di Kalbar. Kunjungan ini turut didampingi oleh Satgas Pangan DKP Kalbar, Dinas Perdagangan Kota Pontianak, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Barat, dan Ketua Dharma Wanita Kalbar, Windy Prihastari.

Untuk meninjau kondisi pasar, Liferdi menyambangi Supermarket Kaisar yang mewakili pasar modern dan Pasar Flamboyan yang mewakili pasar tradisional.

“Berdasarkan hasil diskusi dengan para pedagang, diketahui ketersediaan dan harga bahan pangan utama seperti beras, telur, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, cabai besar, cabai keriting, cabai hijau, daging sapi, daging ayam, serta aneka sayur masih dalam kondisi yang aman,” ungkap Liferdi.

Lebih lanjut, Liferdi menyampaikan bahwa Kementan saat ini terus memonitor harga dan ketersediaan bahan pangan pokok di 34 provinsi setiap minggunya.

"Dengan data tersebut, dapat dilakukan intervensi pendistribusian suatu komoditas dari daerah surplus ke daerah defisit sehingga mampu menjaga kestabilan harga dan stok pangan,” tambahnya.

Saat dihubungi terpisah, Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto menyampaikan bahwa saat ini ketersediaan stok dan harga bahan pangan pokok secara umum masih aman. Sebagai antisipasi lonjakan harga, Prihasto menyarankan untuk digelarnya kegiatan Gelar Pangan Murah (GPM) di Kalimantan.

“Gelar Pangan Murah bisa menjadi salah satu cara untuk mengantisipasi kemungkinan lonjakan harga. Selain itu, melalui Gelar Pangan Murah, masyarakat juga dapat mengakses bahan pangan pokok berkualitas dengan harga terjangkau,” ujar Prihasto, selaku penanggung jawab stabilisasi pangan wilayah Kalimantan.

Sebagai info, GPM di Kalbar telah diselenggarakan pada hari yang sama (13/4/2022) dan merupakan bentuk kerja sama Direktorat Jenderal Hortikultura melalui Pasar Mitra Tani (PMT)/Toko Tani Indonesia Centre (TTIC) dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Dharma Wanita Provinsi Kalbar. Ke depannya, GPM akan terus dilanjutkan untuk mempermudah akses masyarakat Kalbar terhadap pangan pokok berkualitas.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KSEI: Jumlah Investor di Pasar Modal Tembus 8,3 Juta Orang, Milenial dan Gen Z Mendominasi

KSEI: Jumlah Investor di Pasar Modal Tembus 8,3 Juta Orang, Milenial dan Gen Z Mendominasi

Bisnis | Jum'at, 15 April 2022 | 10:39 WIB

Pekan Ini Kapitalisasi Pasar Bursa Tembus Rekor Tertinggi Rp 9.400 Triliun

Pekan Ini Kapitalisasi Pasar Bursa Tembus Rekor Tertinggi Rp 9.400 Triliun

Bisnis | Jum'at, 15 April 2022 | 09:43 WIB

Mentan SYL: Keberadaan JUT Memperluas Jangkauan Distribusi Budidaya Pertanian

Mentan SYL: Keberadaan JUT Memperluas Jangkauan Distribusi Budidaya Pertanian

Bisnis | Kamis, 14 April 2022 | 21:09 WIB

Pedagang Pasar Khawatir Harga Pangan Terus Meroket Jelang Lebaran

Pedagang Pasar Khawatir Harga Pangan Terus Meroket Jelang Lebaran

News | Kamis, 14 April 2022 | 17:25 WIB

Menjelang Lebaran, Harga Cabai di Kota Semarang Terjun Bebas, Disyukuri Pemilik Warteg

Menjelang Lebaran, Harga Cabai di Kota Semarang Terjun Bebas, Disyukuri Pemilik Warteg

Jawa Tengah | Kamis, 14 April 2022 | 16:37 WIB

Jumlah Investor Pasar Modal RI Capai 8,3 juta Orang, Didominasi Millenial dan Gen Z

Jumlah Investor Pasar Modal RI Capai 8,3 juta Orang, Didominasi Millenial dan Gen Z

Bisnis | Kamis, 14 April 2022 | 16:34 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×