Gangguan di Libya Berimbas ke Kenaikan Harga Minyak Dunia

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 19 April 2022 | 07:42 WIB
Gangguan di Libya Berimbas ke Kenaikan Harga Minyak Dunia
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia naik lebih dari 1 persen pada perdagangan Senin, dengan Brent mencapai USD114 per barel, karena gangguan di Libya memperdalam kekhawatiran atas pasokan global yang ketat di tengah krisis Ukraina.

Mengutip CNBC, Selasa (19/4/2022) minyak mentah berjangka Brent, patokan global, ditutup melambung USD1,46, atau 1,3 persen menjadi USD113,16 per barel. Kontrak tersebut naik menjadi USD114,84 per barel, tertinggi sejak 28 Maret.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate, melesat USD1,26, atau 1,2 persen menjadi menetap di posisi USD108,21 per barel. Patokan tersebut menyentuh USD109,81 per barel, juga tertinggi sejak 28 Maret.

Penurunan pasokan yang lebih dalam terus membayangi pasar. Produksi Rusia anjlok 7,5 persen pada paruh pertama April dari Maret, Interfax melaporkan, Jumat, dan pemerintah Uni Eropa mengatakan pekan lalu bahwa eksekutif blok itu sedang menyusun proposal untuk melarang minyak mentah Rusia.

Komentar itu muncul sebelum eskalasi dalam perang Ukraina.

Pihak berwenang Ukraina mengatakan rudal menghantam Lviv, Senin pagi, dan ledakan mengguncang sejumlah kota ketika pasukan Rusia terus melakukan pemboman setelah mengklaim hampir menguasai penuh pelabuhan Mariupol.

Dalam sinyal bearish bagi harga, ekonomi China melambat pada Maret, memperburuk prospek yang sudah melemah akibat pembatasan Covid-19.

Data yang dirilis Senin juga menunjukkan China menyuling minyak 2 persen lebih sedikit pada Maret dari tahun sebelumnya, dengan throughput jatuh ke level terendah sejak Oktober karena lonjakan harga minyak mentah menekan margin dan penguncian yang ketat mengurangi permintaan.

Minyak melonjak ke level tertinggi sejak 2008 pada bulan lalu, dengan Brent sempat mencapai USD134.

baca juga

Menambah tekanan pasokan dari sanksi terhadap Rusia, National Oil Corp Libya, Senin, mengatakan gelombang penutupan yang mulai menghantam fasilitasnya dan menyatakan force majeure di ladang minyak Al-Sharara dan situs lainnya.

"Dengan pasokan global yang sekarang sangat ketat, bahkan gangguan yang paling kecil pun kemungkinan akan berdampak besar pada harga," kata Jeffrey Halley, analis OANDA.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengurangan Pasokan Rusia dan Pemadaman dari Libya Bikin Harga Minyak Makin Ngegas!

Pengurangan Pasokan Rusia dan Pemadaman dari Libya Bikin Harga Minyak Makin Ngegas!

Bisnis | Selasa, 19 April 2022 | 07:41 WIB

Harga Minyak Dunia Tembus 111 Dolar AS/Barel Lagi

Harga Minyak Dunia Tembus 111 Dolar AS/Barel Lagi

Bisnis | Jum'at, 15 April 2022 | 09:11 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Lagi Meski Banjir Pasokan dari AS

Harga Minyak Dunia Naik Lagi Meski Banjir Pasokan dari AS

Bisnis | Kamis, 14 April 2022 | 08:30 WIB

Terkini

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

×