Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Minyak Dunia Rebound 3,2 Persen Setelah Beberapa Hari Anjlok

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 27 April 2022 | 08:41 WIB
Harga Minyak Dunia Rebound 3,2 Persen Setelah Beberapa Hari Anjlok
Ilustrasi harga minyak dunia meningkat. (Shutterstock)

Suara.com - Harga minyak dunia naik pada perdagangan Selasa, rebound dalam perdagangan yang bergejolak karena pasar mempertimbangkan rencana China untuk mendukung ekonominya terhadap kemungkinan penguncian virus korona di ibu kota Beijing.

Mengutip CNBC, Rabu (26/4/2022/ minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup melonjak USD2,67, atau 2,6 persen menjadi USD104,99 per barel.

Sementara kontrak West Texas Intermediate, patokan Amerika Serikat, melesat USD3,16, atau 3,2 persen menjadi USD101,70 per barel.

Perdagangan berombak dengan Brent menyentuh level terendah pada sesi tersebut di posisi USD101,08 dan WTI USD97,06 per barel, tertekan kekhawatiran atas permintaan di China, importir minyak mentah terbesar dunia.

Senin, kedua tolok ukur tersebut jatuh sekitar 4 persen.

Bank sentral China mengatakan akan meningkatkan dukungan kebijakan moneter yang prudent bagi perekonomiannya. Stimulus yang dikucurkan akan meningkatkan permintaan minyak.

"Trader minyak menempatkan ketakutan penguncian Beijing di kaca spion dan sebaliknya berfokus pada lebih banyak stimulus yang datang dari China," kata Phil Flynn, analis Price Futures Group.

Ibu kota China, Beijing, memperluas pengujian massal Covid-19 ke sebagian besar kota berpenduduk hampir 22 juta orang itu, ketika warganya bersiap untuk penguncian yang mirip dengan pembatasan ketat Shanghai.

Penghentian terkait cuaca dalam produksi di cekungan  shale-oil  Bakken North Dakota mendukung minyak mentah berjangka, juga harga produk yang sangat kuat, terutama solar, kata Scott Shelton, analis United ICAP.

Gazprom Rusia mengatakan kepada PGNiG Polandia bahwa mereka akan menghentikan pasokan gas di sepanjang pipa Yamal mulai Rabu pagi, kata PGNiG dalam sebuah pernyataan.

Gazprom mengatakan Polandia harus melakukan pembayaran di bawah skema yang baru mulai Selasa.

"Rusia menuntut pembayaran dalam rubel dari Polandia yang kemungkinan akan mengakibatkan penghentian pasokan gas dan juga bakal berkontribusi pada harga solar yang lebih kuat," papar Shelton.

Valero Energy Corp, penyulingan Amerika pertama yang melaporkan kinerjanya untuk kuartal tersebut, mengatakan pihaknya memperkirakan permintaan produk akan tetap sehat.

Uni Eropa terus mempertimbangkan opsi untuk memotong impor minyak Rusia sebagai bagian dari kemungkinan sanksi lebih lanjut terhadap Moskow atas invasinya ke Ukraina. Tidak ada yang secara resmi diusulkan.

Jerman mengatakan pihaknya berharap untuk mengganti semua pengiriman minyak dari Rusia dalam beberapa hari. Trader komoditas Trafigura Group mengatakan akan menghentikan semua pembelian minyak mentah dari BUMN minyak Rusia, Rosneft, pada 15 Mei. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kekhawatiran Meningkat, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen

Kekhawatiran Meningkat, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen

Bisnis | Selasa, 26 April 2022 | 09:06 WIB

Harga Minyak Dunia Lanjutkan Tren Pelemahan Awal Pekan Ini

Harga Minyak Dunia Lanjutkan Tren Pelemahan Awal Pekan Ini

Bisnis | Senin, 25 April 2022 | 08:54 WIB

Jokowi Larang Ekspor Minyak Goreng dan Bahan Bakunya Mulai 28 April 2022

Jokowi Larang Ekspor Minyak Goreng dan Bahan Bakunya Mulai 28 April 2022

Video | Sabtu, 23 April 2022 | 15:00 WIB

Terkini

Dukung Aktualisasi dan Kreativitas Mahasiswa, Pertamina Gelar Energy AdSport Challenge di ITB

Dukung Aktualisasi dan Kreativitas Mahasiswa, Pertamina Gelar Energy AdSport Challenge di ITB

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:34 WIB

BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak

BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:08 WIB

Purbaya Lanjutkan Efisiensi Anggaran MBG usai Dipotong Jadi Rp 268 T

Purbaya Lanjutkan Efisiensi Anggaran MBG usai Dipotong Jadi Rp 268 T

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:46 WIB

Menteri Purbaya hingga Bahlil Rapat Keluhan Kadin China, Bahas Apa Saja?

Menteri Purbaya hingga Bahlil Rapat Keluhan Kadin China, Bahas Apa Saja?

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:31 WIB

Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos

Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:19 WIB

Pertamina Gelar Sokoguru Policy Forum Bahas Ketahanan dan Transisi Energi Nasional

Pertamina Gelar Sokoguru Policy Forum Bahas Ketahanan dan Transisi Energi Nasional

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:09 WIB

Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?

Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:00 WIB

Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor

Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:54 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:35 WIB

Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari

Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:20 WIB