Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.745.000
Beli Rp2.600.000
IHSG 5.342,137
LQ45 527,078
Srikehati 259,301
JII 319,450
USD/IDR 18.166

Sri Mulyani Sebut Kondisi Ekonomi Saat Ini Krisis di Atas Krisis

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 27 April 2022 | 10:56 WIB
Sri Mulyani Sebut Kondisi Ekonomi Saat Ini Krisis di Atas Krisis
Menkeu Sri Mulyani dalam konfrensi pers virtual pada Senin (13/12/2021). [Tangkapan Layar]

Suara.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati melakukan kunjungan kerjanya di Washington D.C, Amerika Serikat (AS), pada kunker tersebut dirinya melakukan pertemuan dengan Managing Direktur International Monetary Fund (IMF), Kristalina Georgieva dan Director General World Trade Organization (WTO), Ngozi Okonjo-Iweala.

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah isu dan permasalahan yang saat ini dihadapi dunia menjadi topik hangat pembicaraan, salah satunya soal krisis pandemi dan krisis geopolitik.

Sehingga kata dia situasi pertumbuhan ekonomi global saat ini mengalami perlambatan akibat dunia menghadapi dunia krisis di atas krisis.

"Krisis di atas krisis ini berdampak kepada risiko perlambatan pertumbuhan ekonomi yang sebetulnya sudah mulai pulih di berbagai dunia dan meningkatnya risiko fiskal," jelas Sri Mulyani dikutip dari akun resmi instagramnya, Rabu (27/4/2022).

Persoalan perlambatan pertumbuhan ekonomi global, lanjut mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menjadi buah pikiran dan perhatian di berbagai belahan dunia.

"Terutama karena dampak dan kemampuan berbagai negara dalam menangani krisis di atas krisis ini berbeda-beda," ujarnya melanjutkan.

Sri Mulyani menjelaskan, peningkatan harga pangan, harga energi, inflasi yang meningkat, dan mulainya pengetatan moneter serta meningkatnya suku bunga akan menjadi tantangan bersama di dunia.

Hal tersebut dinilai perlu membutuhkan kerja sama secara global untuk mengatasinya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Direktur Pelaksana IMF, Kristalina Georgieva, yang memperingatkan bahwa saat ini dunia telah menghadapi guncangan krisis ekonomi global yang disebabkan oleh perang Rusia-Ukraina dan pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

"Dunia yang kita tinggali saat ini, tengah menghadapi krisis di atas krisis," ujarnya.

Pandemi Covid-19, kata Georgieva, saat ini belum berakhir. Ini karena kemungkinan adanya varian baru virus Corona bisa saja muncul atau bahkan lebih menular. Sementara daya beli masyarakat masih belum pulih sehingga tentu akan semakin melebarkan jurang antara negara kaya dan miskin.

Kedua, perang Rusia dan Ukraina juga menimbulkan gelombang kekhawatiran terhadap ekonomi di seluruh dunia. Hal tersebut tentu akan mempersulit pemulihan ekonomi dari pandemi Covid-19 yang saat ini masih berlangsung.

Untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun, menurut Georgieva, inflasi menjadi bahaya yang sangat nyata bagi di banyak belahan negara di dunia.

"Ini adalah kemunduran besar bagi pemulihan global dalam hal ekonomi. Pertumbuhan turun dan inflasi naik. Dalam aspek kemanusiaan, pendapatan orang turun dua kali lipat," kata Georgieva.

"Krisis akibat pandemi dan perang semakin diperumit oleh fragmentasi krisis lain yang berkembang dari ekonomi dunia. Mulai dari teknologi yang berbeda, sistem pembayaran standar, dan cadangan devisa yang juga tidak sama antara satu negara dengan negara lainnya," sambungnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dibawa Sri Mulyani ke G20, Ini 6 Filosofi Nasi Kuning Asli Indonesia

Dibawa Sri Mulyani ke G20, Ini 6 Filosofi Nasi Kuning Asli Indonesia

Your Say | Selasa, 26 April 2022 | 13:05 WIB

Amerika dan Nato vs Rusia Dalam Perang Ukraina, Lavrov Ingatkan Kembali Tak Remehkan Resiko Perang Nuklir

Amerika dan Nato vs Rusia Dalam Perang Ukraina, Lavrov Ingatkan Kembali Tak Remehkan Resiko Perang Nuklir

Jatim | Selasa, 26 April 2022 | 11:05 WIB

POPULER: Dian Sastro Kena Ghibah Netizen hingga Jadi Trending Topic, Sri Mulyani Bertemu Wanita Terkaya di Dunia

POPULER: Dian Sastro Kena Ghibah Netizen hingga Jadi Trending Topic, Sri Mulyani Bertemu Wanita Terkaya di Dunia

Bekaci | Selasa, 26 April 2022 | 08:10 WIB

Terkini

BRI Permudah Registrasi BRImo di 15 Negara, Pengguna Tembus 47,8 Juta

BRI Permudah Registrasi BRImo di 15 Negara, Pengguna Tembus 47,8 Juta

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:48 WIB

Kabar Reshuffle Direksi PLN Disebut Hoaks, RUPS Baru Digelar 15 Juni

Kabar Reshuffle Direksi PLN Disebut Hoaks, RUPS Baru Digelar 15 Juni

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:28 WIB

Industri Alternatif Rokok Dorong Edukasi Berbasis Sains

Industri Alternatif Rokok Dorong Edukasi Berbasis Sains

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:20 WIB

Harga Emas di Pegadaian Pagi Ini: Antam Mulai Naik, Emas Lain Ada yang Turun

Harga Emas di Pegadaian Pagi Ini: Antam Mulai Naik, Emas Lain Ada yang Turun

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:14 WIB

8 Calon Emiten Skala Jumbo Mau IPO, Ini Bocorannya

8 Calon Emiten Skala Jumbo Mau IPO, Ini Bocorannya

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:09 WIB

Uang Tunai dan Dana Perbankan Tetap Melimpah, BI Catat Uang Primer Tumbuh 14,2%

Uang Tunai dan Dana Perbankan Tetap Melimpah, BI Catat Uang Primer Tumbuh 14,2%

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:07 WIB

Impor Melonjak 31%, Surplus Dagang RI Nyaris Habis Tersisa 90 Juta Dolar AS

Impor Melonjak 31%, Surplus Dagang RI Nyaris Habis Tersisa 90 Juta Dolar AS

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 07:56 WIB

Telkom Tutup Belasan Anak Usaha, Danantara Tegaskan Tidak Ada PHK Massal

Telkom Tutup Belasan Anak Usaha, Danantara Tegaskan Tidak Ada PHK Massal

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 07:37 WIB

BRI Dorong Inklusi Keuangan dan UMKM Lewat Teras Kapal di 4 Wilayah Kepulauan

BRI Dorong Inklusi Keuangan dan UMKM Lewat Teras Kapal di 4 Wilayah Kepulauan

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 22:40 WIB

Silmy Karim Dicopot dari Komisaris PT Telkom

Silmy Karim Dicopot dari Komisaris PT Telkom

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 22:10 WIB