Hasil Pembangunan Infrastruktur oleh Pemerintah dan BUMN Mulai Dinikmati Rakyat di Momen Mudik Tahun Ini

Iwan Supriyatna | Suara.com

Jum'at, 06 Mei 2022 | 12:51 WIB
Hasil Pembangunan Infrastruktur oleh Pemerintah dan BUMN Mulai Dinikmati Rakyat di Momen Mudik Tahun Ini
Erick Thohir tinjau Stasiun Pasar Senen. (Suara.com/Yosea Arga)

Suara.com - Pengamat Kebijakan Publik Trisakti, Trubus Rahadiansyah, menilai tak banyaknya permasalahan yang berarti di mudik lebaran kali ini tak lepas dari ketersediaan infrastruktur yang memadai. Selama Pemerintahan Presiden Joko Widodo, pembangunan infrastruktur terus dikebut.

"Pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah melalui Menteri BUMN Erick Thohir sudah menunjukan hasil yang positif. Meski terjadi kemacetan, namun dampak pembangunan infrastruktur yang dilakukan Erick sudah dapat dirasakan oleh masyarakat," ujar Trubus pada Jumat (6/5/2022).

Trubus mencontohkan, infrastruktur seperti jalan tol, pelabuhan dan bandara memberikan solusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan konektivitas.
Menurut Trubus, kebijakan membangun infrastruktur yang dilakukan selama ini melalui BUMN memiliki banyak manfaat.

Trubus menilai, utang yang besar untuk membangun jalan tol akan tertutup dengan prestasi pemerintah dalam memberikan layanan terbaik kepada publik. Infrastruktur jalan tol yang dibangun pemerintah melalui BUMN memberikan solusi konkret mengurangi dampak kemacetan akibat mudik lebaran.

"Jika tak ada pembangunan jalan tol, pasti terjadi kemacetan arus mudik yang luar biasa," ucap Trubus.

Terkait antrean panjang di Pelabuhan Merak, menurut Trubus bukan karena keterbatasan infrastruktur pelabuhan yang secara kapasitas Pelabuhan Merak sudah sangat memadahi untuk menampung arus mudik dan balik lebaran. Trubus menyebut hal ini terjadi lantaran belum ada pemisahan antara logistik dan penumpang. Trubus menilai pelabuhan barang harus dipisahkan dengan pelabuhan penumpang dengan memanfaatkan Pelabuhan Panjang dan Pelabuhan Bojonegara.

"Penumpukan penumpang di masa mudik lebaran kali ini bukan karena keterbatasan infrastruktur pelabuhan. Tetapi karena penggelolaan pelabuhan yang tak optimal. Infrastruktur pelabuhan yang dibangun pemerintah melalui BUMN cukup," lanjutnya.

Trubus mengatakan, ada beberapa proyek pembangunan infrastruktur yang belum optimal seperti Bandar Udara Jenderal Besar Soedirman di Purbalingga dan Bandar Udara Kertajati di Jawa Barat. Trubus mendorong Erick untuk terus meningkatkan sistem terintegrasi pada dua bandara tersebut.

"Memang saat ini BUMN sudah membuat sistem untuk pembelian tiket penyeberangan. Namun sistem tersebut masih memiliki kendala seperti belum terkoneksi dengan baik dan belum disosialisasikan ke masyarakat dengan baik," ungkap Trubus.

Selain itu, lanjut Trubus, Erick juga perlu transformasi SDM dalam meningkatkan pelayanan di pelabuhan dan jalan tol. Trubus juga meminta pemerintah melalui BUMN dapat segera menyelesaikan pembangunan jalan tol yang saat ini sudah memasuki masa konstruksi.

Tujuannya agar dapat mengurangi beban jalur arteri khususnya di Pantai Selatan Jawa. Beberapa jalur tol yang dipercaya mampu mengurangi beban lalulintas di jalur arteri Pantai Selatan Jawa adalah jalur tol trans Jawa yang menghubungkan Bawen-Jogja dan tol Tegal-Cilacap-Purwokerto.

Trubus meyakini integrasi tol yang menghubungkan Pantai Utara dengan Pantai Selatan akan mempermudah konektivitas masyarakat dan mengurangi beban di jalan arteri.

"Meski nantinya biaya tol yang dipungut mahal, namun masyarakat memiliki pilihan sesuai dengan kemampuannya. Membangun jalan tol dan merawatnya memerlukan biaya yang besar. Kalau harga tol tidak sesuai dengan biaya investasi dan perawatannya maka yang rugi masyarakat juga," kata Trubus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hingga Jumat Pagi, Aktivitas Naik dan Turun Penumpang di Pelabuhan Tanjung Priok Masih Nihil

Hingga Jumat Pagi, Aktivitas Naik dan Turun Penumpang di Pelabuhan Tanjung Priok Masih Nihil

Jakarta | Jum'at, 06 Mei 2022 | 11:40 WIB

Tinjau Posko Adem di Bandung dan Solo, Sandiaga Uno Apresiasi Kolaborasi Swasta

Tinjau Posko Adem di Bandung dan Solo, Sandiaga Uno Apresiasi Kolaborasi Swasta

News | Jum'at, 06 Mei 2022 | 11:21 WIB

Libur Lebaran Segera Usai, UPT Terminal Giwangan Prediksi Puncak Arus Balik Terjadi Hari Minggu

Libur Lebaran Segera Usai, UPT Terminal Giwangan Prediksi Puncak Arus Balik Terjadi Hari Minggu

Jogja | Jum'at, 06 Mei 2022 | 11:06 WIB

Terkini

Sempat Menguat, IHSG Berujung Terkoreksi ke Level 7.048

Sempat Menguat, IHSG Berujung Terkoreksi ke Level 7.048

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:03 WIB

Heboh Aturan Isi Pertalite Dibatasi 50 Liter, BPH Migas Buka Suara

Heboh Aturan Isi Pertalite Dibatasi 50 Liter, BPH Migas Buka Suara

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:28 WIB

Dukung Kebutuhan Bisnis dan Industri di Jatim, Epson Resmikan Solution Center di Surabaya

Dukung Kebutuhan Bisnis dan Industri di Jatim, Epson Resmikan Solution Center di Surabaya

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:58 WIB

Mentan Singgung Selat Hormuz, Sebut Indonesia Bisa Bikin 'Kiamat' Komoditas CPO

Mentan Singgung Selat Hormuz, Sebut Indonesia Bisa Bikin 'Kiamat' Komoditas CPO

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:53 WIB

Indonesia Dorong Jepang Percepat Pengembangan Blok Masela

Indonesia Dorong Jepang Percepat Pengembangan Blok Masela

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:53 WIB

Bos Agrinas Pangan Sebut Impor Pikap Jadi 160.000 Unit dari India, Cina, dan Jepang

Bos Agrinas Pangan Sebut Impor Pikap Jadi 160.000 Unit dari India, Cina, dan Jepang

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:52 WIB

Di Tengah Gejolak Ekonomi Global Minat Investasi Jepang di Indonesia Cukup Tinggi

Di Tengah Gejolak Ekonomi Global Minat Investasi Jepang di Indonesia Cukup Tinggi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:49 WIB

Pemerintah Gagap Soal Harga BBM: Bahlil Kasih Sinyal Naik, Mensesneg Bilang Tetap

Pemerintah Gagap Soal Harga BBM: Bahlil Kasih Sinyal Naik, Mensesneg Bilang Tetap

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:37 WIB

Dasco: 1 April Malam Ini, Harga Pertalite dan Pertamax Tidak Naik

Dasco: 1 April Malam Ini, Harga Pertalite dan Pertamax Tidak Naik

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:28 WIB

Tarif Listrik PLN April-Juni 2026, Apakah Naik?

Tarif Listrik PLN April-Juni 2026, Apakah Naik?

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:26 WIB