Kamis Sore, Rupiah Ditutup Loyo 44 Poin ke Posisi Rp14.598

Chandra Iswinarno, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 12 Mei 2022 | 16:57 WIB
Kamis Sore, Rupiah Ditutup Loyo 44 Poin ke Posisi Rp14.598
Nilai tukar rupiah (Foto: antara)

Suara.com - Nilai tukar Rupiah melemah terhadap Dolar AS di penutupan perdagangan pada Kamis (12/5/2022) karena tertekan penguatan indeks Dolar AS.

Berdasarkan data Bloomberg, mata uang garuda terkoreksi 44 poin atau 0,30 persen ke Rp14.598 per dolar AS. Sementara indeks Dolar AS menguat 0,45 persen ke 104,31.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengemukakan, dolar menguat terhadap mata uang lainnya pada Kamis, karena investor mencerna indeks harga konsumen (CPI) AS, yang menunjukkan inflasi tetap tinggi tetapi telah mencapai puncaknya pada bulan April, meredakan beberapa kekhawatiran tentang kenaikan suku bunga yang lebih agresif dari Federal Reserve.

"Inflasi AS sedikit mereda pada bulan April sebesar 8,3 persen tetapi tetap mendekati level tertinggi 40 tahun," ungkapnya.

Masih menurutnya, indeks harga konsumen (CPI) AS naik 0,3 persen bulan ke bulan di bulan April, kenaikan terkecil sejak Agustus, kata Biro Statistik Tenaga Kerja AS pada hari Rabu, dibandingkan dengan kenaikan 1,2 persen bulan ke bulan di CPI di bulan Maret, kenaikan terbesar sejak September 2005.

"Federal Reserve AS menaikkan suku bunganya menjadi 1 persen minggu lalu untuk mendinginkan inflasi, kenaikan terbesar dalam 22 tahun," katanya.

Sehingga membuat investor khawatir tentang kebijakan pengetatan dari The Fed dapat menyebabkan resesi. Imbal hasil AS 10-tahun memperpanjang penurunan menjadi 2,90 persen.

Sementara dari sisi internal berdasarkan survei Bank Indonesia (BI), kinerja penjualan eceran pada April 2022 diperkirakan meningkat.

Kondisi tersebut, terindikasi dari Indeks Penjualan Riil (IPR) April 2022 yang sebesar 219,3 atau naik 6,8 persen month on month (mom) dari 205,3 pada bulan Maret 2022. 

baca juga

Bahkan, pertumbuhan pada April 2022 ini juga lebih tinggi dari pertumbuhan sebesar 2,6 persen mom pada bulan Maret 2022. 

Peningkatan ini didorong oleh peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat pada bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Besar Keagamaan Negara (HBKN) Idul Fitri. 

Sedangkan peningkatan secara bulanan ini terjadi pada sebagian kelompok, yaitu kelompok Peralatan Informasi dan Komunikasi sebesar 5,1 persen mom, Makanan, Minuman, dan Tembakau baik 8,1 persen mom, serta subkelompok Sandang naik 10,7 persen mom. 

Sayangnya, bila dibandingkan dengan kinerja penjualan April 2021, penjualan eceran pada April tahun ini diperkirakan turun 0,5 persen yoy. Pertumbuhannya juga lebih rendah dari pertumbuhan Maret 2022 yang bahkan bisa tumbuh positif 9,3 persen yoy. 

Kelompok yang tercatat menurun secara tahunan antara lain kelompok Barang Lainnya yang tergerus 13,4 persen yoy.

Selain itu, ada kelompok yang tercatat tumbuh melambat, yaitu Makanan, Minuman, dan Tembakau yang tumbuh 2,2 persen yoy, Bahan Bakar Kendaraan Bermotor tumbuh 43,2 persen yoy, serta Suku Cadang dan Aksesori tumbuh 1,8 persen yoy. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dolar AS Kembali Menguat, Kilau Emas Dunia Kian Pudar

Dolar AS Kembali Menguat, Kilau Emas Dunia Kian Pudar

Bisnis | Rabu, 11 Mei 2022 | 08:10 WIB

The Fed Ambil Pendekatan Semakin Agresif, Dolar Menguat Mendekati Level Tertinggi 20 Tahun

The Fed Ambil Pendekatan Semakin Agresif, Dolar Menguat Mendekati Level Tertinggi 20 Tahun

Bisnis | Selasa, 03 Mei 2022 | 08:08 WIB

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Anjlok Parah

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Anjlok Parah

Bisnis | Senin, 25 April 2022 | 11:15 WIB

Terkini

0859 Nomor Apa? Ini Provider dan Daftar Kode Prefix XL Axiata

0859 Nomor Apa? Ini Provider dan Daftar Kode Prefix XL Axiata

Tekno | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:29 WIB

Kala Memutuskan WFH di Kampung, Namun Bagaimana dengan Koneksi Internetnya?

Kala Memutuskan WFH di Kampung, Namun Bagaimana dengan Koneksi Internetnya?

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:25 WIB

Gus Kikin Pimpin PBNU, Ini Respon Sekjen Partai Golkar

Gus Kikin Pimpin PBNU, Ini Respon Sekjen Partai Golkar

Jatim | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:21 WIB

Bukan Indonesia, Negara Ini Hukum Mati Pelaku Pembakaran Hutan

Bukan Indonesia, Negara Ini Hukum Mati Pelaku Pembakaran Hutan

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:11 WIB

Bertabur Visual! Kenalan dengan 4 Cowok Idaman yang Rebutan Hati Roh Jeong Eui di Crushology 101

Bertabur Visual! Kenalan dengan 4 Cowok Idaman yang Rebutan Hati Roh Jeong Eui di Crushology 101

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:05 WIB

Prakiraan Cuaca Pekanbaru: Diguyur Hujan Ringan Hari Ini

Prakiraan Cuaca Pekanbaru: Diguyur Hujan Ringan Hari Ini

Riau | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:04 WIB

Mangkrak 10 Tahun, Stadion Utama Sumbar Kini Kembali Bergeliat

Mangkrak 10 Tahun, Stadion Utama Sumbar Kini Kembali Bergeliat

Foto | Senin, 31 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Gus Yahya Klaim PBNU Tak Lagi Kejar Politik Elektoral, Kini Fokus Kawal Nilai

Gus Yahya Klaim PBNU Tak Lagi Kejar Politik Elektoral, Kini Fokus Kawal Nilai

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:58 WIB

Meski Pendapatan Naik, Tapi Rugi WIKA Masih Rp1,48 Triliun

Meski Pendapatan Naik, Tapi Rugi WIKA Masih Rp1,48 Triliun

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:54 WIB

Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini di Level Rp17.754/USD

Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini di Level Rp17.754/USD

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43 WIB

×