Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.090

Usai Melonjak 5 Persen, Harga Minyak Dunia Terpantau Bergerak Stabil

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 13 Mei 2022 | 08:10 WIB
Usai Melonjak 5 Persen, Harga Minyak Dunia Terpantau Bergerak Stabil
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia berakhir variatif pada perdagangan Kamis, karena kekhawatiran pasokan dan ketegangan geopolitik di Eropa diimbangi ketakutan ekonomi yang mengganggu pasar keuangan akibat lonjakan inflasi.

Mengutip CNBC, Jumat (13/5/2022) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup turun 6 sen menjadi USD107,45 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate, patokan Amerika Serikat naik 42 sen, atau 0,4 persen menjadi menetap di posisi USD106,13 per barel.

"Perdagangan relatif tipis dan tidak ada yang tahu apa yang akan menggerakkan jarum," kata John Kilduff, mitra di Again Capital LLC, New York.

Rencana pelarangan Uni Eropa yang tertunda atas minyak dari Rusia, pemasok utama minyak mentah dan bahan bakar ke blok tersebut, diperkirakan semakin memperketat pasokan global.

Uni Eropa masih membahas rincian embargo Rusia, yang membutuhkan dukungan bulat. Namun, pemungutan suara ditunda ketika Hungaria menentang larangan tersebut karena akan mengganggu perekonomiannya.

Secara lebih luas, harga minyak dan pasar keuangan berada di bawah tekanan minggu ini di tengah kegelisahan atas kenaikan suku bunga, dolar melesat ke level tertinggi dalam dua dekade, kekhawatiran atas inflasi dan kemungkinan resesi.

Penguncian Covid-19 yang berkepanjangan di importir minyak mentah utama dunia, China, juga berdampak pada pasar.

"Kejatuhan dalam pertumbuhan permintaan tidak bisa datang pada waktu yang lebih baik, dengan China tampaknya di ambang mengunci ibukota Beijing pada saat tertentu," kata Bob Yawger, Direktur Mizuho.

Indeks harga konsumen (IHK) Amerika untuk 12 bulan terakhir hingga April melonjak 8,3 persen, memicu kekhawatiran tentang kenaikan suku bunga yang lebih besar, dan dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi.

"Melonjaknya harga BBM dan melambatnya pertumbuhan ekonomi diperkirakan secara signifikan mengekang pemulihan permintaan sepanjang sisa tahun ini dan hingga 2023," kata Badan Energi Internasional (IEA), Kamis, dalam laporan bulanannya.

Rabu, harga minyak melonjak 5 persen setelah Rusia memberikan sanksi kepada 31 perusahaan yang berbasis di negara-negara yang memberlakukan sanksi terhadap Moskow setelah menginvasi Ukraina. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekspor Gas Rusia ke Eropa Terganggu, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih dari 5 Persen

Ekspor Gas Rusia ke Eropa Terganggu, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih dari 5 Persen

Bisnis | Kamis, 12 Mei 2022 | 08:19 WIB

Harga Minyak WTI Anjlok, Turun di Bawah USD100 per Barel

Harga Minyak WTI Anjlok, Turun di Bawah USD100 per Barel

Bisnis | Rabu, 11 Mei 2022 | 07:41 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen, Covid-19 di China Jadi Pemicunya

Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen, Covid-19 di China Jadi Pemicunya

Bisnis | Selasa, 10 Mei 2022 | 07:33 WIB

Terkini

Purbaya Targetkan Legalisasi Rokok Ilegal Berlaku Mei 2026 demi Tambah Pendapatan Negara

Purbaya Targetkan Legalisasi Rokok Ilegal Berlaku Mei 2026 demi Tambah Pendapatan Negara

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 07:30 WIB

Purbaya Siapkan Insentif Motor Listrik, Bagaimana Nasib Mobil Listrik?

Purbaya Siapkan Insentif Motor Listrik, Bagaimana Nasib Mobil Listrik?

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 07:00 WIB

Aturan Baru OJK Minta Bank Biayai MBG hingga KDMP, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup

Aturan Baru OJK Minta Bank Biayai MBG hingga KDMP, Purbaya Klaim APBN Masih Cukup

Bisnis | Minggu, 12 April 2026 | 03:31 WIB

Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi

Kementerian ESDM Lelet Urus RKAB, Perhapi: Banyak Perusahaan Tambang Tak Berfungsi

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 22:25 WIB

Iran: Tak Ada Keistimewaan, Kapal Pertamina Bisa Bebas Jika Indonesia Negosiasi dengan IRGC

Iran: Tak Ada Keistimewaan, Kapal Pertamina Bisa Bebas Jika Indonesia Negosiasi dengan IRGC

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 20:29 WIB

Iran Mau Buka Selat Hormuz, AS Sepakat Cairkan Dana Iran yang Dibekukan Qatar

Iran Mau Buka Selat Hormuz, AS Sepakat Cairkan Dana Iran yang Dibekukan Qatar

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 18:25 WIB

Ekspor IKM Surabaya Tembus 2,73 Juta Dolar AS, SIL Festival 2026 Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

Ekspor IKM Surabaya Tembus 2,73 Juta Dolar AS, SIL Festival 2026 Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 17:59 WIB

Peran Influencer dalam Edukasi Aset Ekonomi Digital, Indodax Soroti Regulasi

Peran Influencer dalam Edukasi Aset Ekonomi Digital, Indodax Soroti Regulasi

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 17:55 WIB

Mengapa WFH di Jumat Akan Kurang Efektif Tekan Konsumsi BBM?

Mengapa WFH di Jumat Akan Kurang Efektif Tekan Konsumsi BBM?

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 17:30 WIB

Apindo dan KSPSI Bahas RUU Ketenagakerjaan Bersama-sama

Apindo dan KSPSI Bahas RUU Ketenagakerjaan Bersama-sama

Bisnis | Sabtu, 11 April 2026 | 16:05 WIB