Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Jelang Driving Season, Harga Minyak Dunia Melesat 3 Persen

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 27 Mei 2022 | 07:29 WIB
Jelang Driving Season, Harga Minyak Dunia Melesat 3 Persen
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak melesat sekitar 3 persen ke level tertinggi dua bulan pada Kamis, di tengah tanda-tanda pasokan yang ketat menjelang driving season musim panas Amerika.

Mengutip CNBC, Jumat (27/5/2022) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, ditutup melesat USD3,37, atau 3,0 persen menjadi USD117,40 per barel.

Sementara, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), melambung USD3,76, atau 3,4 persen menjadi menetap di posisi USD114,09 per barel.

"Harga minyak mentah naik karena pasar minyak yang ketat akan tetap ada mengingat awal driving season musim panas akan terus menekan stok Amerika," kata Edward Moya, analis OANDA.

Harga mendapatkan dukungan dari penarikan mingguan yang cukup besar dalam persediaan minyak mentah Amerika, dilaporkan Rabu.

"Latar belakang fundamental semakin mendukung harga dan akan menjadi lebih bullish setelah sanksi UE atas penjualan minyak Rusia didukung oleh semua pihak yang terlibat," kata Tamas Varga, analis PVM Oil.

Presiden Dewan Eropa Charles Michel mengatakan dia yakin kesepakatan dapat dicapai sebelum pertemuan dewan berikutnya pada 30 Mei.

Hungaria tetap menjadi batu sandungan, karena sanksi UE membutuhkan dukungan bulat. Hungaria meminta sekitar 750 juta euro (USD800 juta) untuk meningkatkan kemampuan kilangnya dan memperluas jaringan pipa dari Kroasia.

Bahkan tanpa larangan resmi, lebih sedikit minyak Rusia yang tersedia karena pembeli dan perusahaan dagang menghindari pemasok dari negara tersebut.

Produksi minyak Rusia akan turun menjadi 480 juta hingga 500 juta ton tahun ini dari 524 juta ton pada 2021, kantor berita pemerintah RIA melaporkan, mengutip Wakil Perdana Menteri Alexander Novak.

OPEC Plus bertemu pada 2 Juni dan diperkirakan mempertahankan kesepakatan tahun lalu untuk menaikkan target produksi Juli sebesar 432.000 barel per hari.

Sejumlah faktor lain juga menjadi pendukung harga minyak.

"Shanghai sedang bersiap untuk dibuka kembali setelah penguncian selama dua bulan, sementara puncak musim mengemudi di Amerika dimulai dengan long weekend Memorial Day," kata Sugandha Sachdeva, Vice President Religare Broking. Amerika Serikat merayakan Memorial Day Senin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Melesat di Tengah Ketatnya Pasokan AS

Harga Minyak Dunia Melesat di Tengah Ketatnya Pasokan AS

Bisnis | Kamis, 26 Mei 2022 | 08:45 WIB

Harga Minyak Mentah Naik Tipis di Tengah Kekhawatiran Resesi dan Lockdown China

Harga Minyak Mentah Naik Tipis di Tengah Kekhawatiran Resesi dan Lockdown China

Bisnis | Rabu, 25 Mei 2022 | 07:01 WIB

Khawatir Resesi Ekonomi, Harga Minyak Dunia Naik Tipis

Khawatir Resesi Ekonomi, Harga Minyak Dunia Naik Tipis

Bisnis | Selasa, 24 Mei 2022 | 07:33 WIB

Terkini

Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun

Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 23:27 WIB

Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS

Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 22:48 WIB

Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025

Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 20:29 WIB

Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar

Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:53 WIB

DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026

DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:46 WIB

Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa

Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:41 WIB

Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang

Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:31 WIB

UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI

UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:27 WIB

Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global

Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:21 WIB

Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun

Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:12 WIB