Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.765.000
Beli Rp2.635.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.035

Khawatir Resesi Ekonomi, Harga Minyak Dunia Naik Tipis

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 24 Mei 2022 | 07:33 WIB
Khawatir Resesi Ekonomi, Harga Minyak Dunia Naik Tipis
Ilustrasi harga minyak dunia meningkat. (Shutterstock)

Suara.com - Harga minyak dunia naik tipis pada perdagangan akhir Senin, sedikit lebih tinggi karena kekhawatiran atas kemungkinan resesi ekonomi.

Mengutip CNBC, Selasa (24/5/2022) minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), patokan Amerika Serikat, ditutup naik 1 sen, atau 0,01 persen menjadi USD110,29 per barel, sementara minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, menguat 87 sen, atau 0,7 persen menjadi USD113,42.

"Ada awan hitam berkumpul di sekitar pasar keuangan dan itu mulai berdampak pada minyak mentah," kata Bob Yawger, Direktur Mizuho.

"Kesehatan ekonomi global dipertanyakan saat ini." Tambahnya.

Berbagai ancaman terhadap ekonomi global membayangi kekhawatiran orang-orang terkaya di dunia pada pertemuan ekonomi tahunan Davos, dengan beberapa menandai risiko resesi di seluruh dunia.

Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional Kristalina Georgieva mengatakan dia tidak memperkirakan resesi bagi ekonomi utama, tetapi tidak dapat mengesampingkannya.

Pelemahan minyak dibatasi oleh ekspektasi permintaan bensin akan tetap tinggi. Amerika Serikat akan memasuki musim mengemudi, yang puncaknya dimulai saat  long weekend  Memorial Day, akhir pekan ini.

Meski ada kekhawatiran bahwa kenaikan harga bahan bakar dapat mengurangi permintaan, analis mengatakan data mobilitas dari TomTom dan Google meningkat dalam beberapa pekan terakhir, menunjukkan lebih banyak pengemudi di jalan di tempat-tempat seperti Amerika Serikat.

Guna mengatasi krisis pasokan dan menghambat kenaikan harga, Gedung Putih mempertimbangkan deklarasi darurat untuk melepas solar dari persediaan, kata pejabat pemerintah.

Gedung Putih mempertimbangkan untuk memanfaatkan Northeast Home Heating Oil Reserve, yang dibuat pada 2000 guna membantu masalah pasokan dan hanya digunakan sekali pada tahun 2012 setelah Badai Sandy.

Dampak dari pelepasan tersebut akan dibatasi oleh ukuran cadangan yang relatif kecil, yang hanya berisi 1 juta barel solar.

Ketidakmampuan Uni Eropa untuk mencapai kesepakatan tentang pelarangan minyak Rusia setelah invasi negara itu ke Ukraina, yang disebut Moskow sebagai "operasi khusus", membatasi kenaikan harga minyak.

Hungaria terus menentang usulan larangan itu, memastikan tidak ada kejutan mendadak untuk pasokan.

Sementara itu, Shanghai, pusat komersial China, menargetkan untuk menormalkan aktivitas mulai 1 Juni karena beban kasus virus korona menurun.

Penguncian di China, importir minyak utama dunia, memukul produksi industri dan konstruksi, mendorong sejumlah langkah untuk menopang perekonomian, termasuk pemotongan suku bunga hipotek yang lebih besar dari ekspektasi, Jumat. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Naik Tipis ke Level USD 112/Barel, Ini 2 Faktor Penyebabnya

Harga Minyak Dunia Naik Tipis ke Level USD 112/Barel, Ini 2 Faktor Penyebabnya

Bisnis | Senin, 23 Mei 2022 | 07:17 WIB

Dolar AS Melemah, Harga Minyak Dunia Naik Lagi Tembus USD112/Barel

Dolar AS Melemah, Harga Minyak Dunia Naik Lagi Tembus USD112/Barel

Bisnis | Jum'at, 20 Mei 2022 | 07:59 WIB

Produksi Penyulingan AS Meningkat, Harga Minyak Dunia Anjlok 2,5 Persen

Produksi Penyulingan AS Meningkat, Harga Minyak Dunia Anjlok 2,5 Persen

Bisnis | Kamis, 19 Mei 2022 | 08:02 WIB

Terkini

Gubernur BI Ungkap 2 Strategi yang Disiapkan untuk Stabilkan Rupiah

Gubernur BI Ungkap 2 Strategi yang Disiapkan untuk Stabilkan Rupiah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:54 WIB

Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu

Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:20 WIB

Pasar Sambut Positif Rumor Chatib Basri Jadi Menkeu, tapi Ada Catatannya

Pasar Sambut Positif Rumor Chatib Basri Jadi Menkeu, tapi Ada Catatannya

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:08 WIB

Kepercayaan Pasar Jadi Taruhan, Isu Pergantian Menkeu Bisa Guncang Rupiah

Kepercayaan Pasar Jadi Taruhan, Isu Pergantian Menkeu Bisa Guncang Rupiah

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 09:52 WIB

Panas Bumi Indonesia Melesat, PGE Dapat Suntikan Dana Rp7,8 Triliun untuk 3 Proyek Strategis

Panas Bumi Indonesia Melesat, PGE Dapat Suntikan Dana Rp7,8 Triliun untuk 3 Proyek Strategis

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 09:14 WIB

Harga Emas Hari Ini Naik, Antam Tembus Rp2,88 Juta per Gram, Masih Jadi Investasi Incaran?

Harga Emas Hari Ini Naik, Antam Tembus Rp2,88 Juta per Gram, Masih Jadi Investasi Incaran?

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 08:42 WIB

Bekas Klinik Peninggalan Belanda Dimanfaatkan Jadi Kebun Lidah Buaya, Nyiramnya Bisa Lewat HP

Bekas Klinik Peninggalan Belanda Dimanfaatkan Jadi Kebun Lidah Buaya, Nyiramnya Bisa Lewat HP

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 08:24 WIB

OJK Catat Aset Industri Asuransi Tembus Rp1,2 Kuadriliun pada April 2026, Tumbuh 3,39 Persen

OJK Catat Aset Industri Asuransi Tembus Rp1,2 Kuadriliun pada April 2026, Tumbuh 3,39 Persen

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 07:51 WIB

Belanja Negara Capai Rp1.365,4 Triliun hingga Mei 2026, Tumbuh 34,4 Persen

Belanja Negara Capai Rp1.365,4 Triliun hingga Mei 2026, Tumbuh 34,4 Persen

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 07:30 WIB

Saham BBCA dan BBRI Sedang 'Cuci Gudang', Saatnya Borong?

Saham BBCA dan BBRI Sedang 'Cuci Gudang', Saatnya Borong?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 23:33 WIB