Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.370,679
LQ45 634,821
Srikehati 316,336
JII 410,153
USD/IDR 17.714

Ekonomi Tak Menentu, Pengamat Ekonomi Sarankan Masyarakat Mulai Berhemat dari Sekarang

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 30 Mei 2022 | 08:00 WIB
Ekonomi Tak Menentu, Pengamat Ekonomi Sarankan Masyarakat Mulai Berhemat dari Sekarang
ILUSTRASI-Warga memilih pakaian bekas layak pakai (thrifting) yang dijual di Mal Blok M, Jakarta Selatan, Selasa (17/5/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Akademisi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Dr. Rio Dhani Laksana menyarankan masyarakat untuk berhemat dan menabung serta mengutamakan belanja yang produktif dengan skala prioritas.

"Masyarakat memang perlu berhemat dan menabung sebagai salah satu kepekaan sebagai respons dari kenaikan harga energi dan bahan pangan di dunia," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas.

Pria yang menjabat Kepala Galeri Investasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsoed itu menambahkan, cara hidup hemat dan gemar menabung perlu diterapkan oleh setiap orang di dalam kondisi apapun.

"Karena dengan hidup berhemat maka setiap kebutuhan sehari-hari tentu dapat tercukupi dengan baik. Tidak hanya itu, dengan menghemat maka akan bisa lebih mudah menyisihkan uang untuk ditabung," katanya.

Uang tabungan yang berhasil disisihkan, tambah dia, bisa menjadi dana cadangan jika sewaktu-waktu harus mengeluarkan biaya tidak terduga.

"Ketersediaan uang tunai atau tabungan, sangatlah penting terutama dalam kondisi pandemi seperti sekarang ini, bahkan hingga nantinya pascapandemi COVID-19, hal ini sangat penting dan perlu menjadi perhatian semua pihak," ujar dia.

Dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsoed itu menambahkan, dengan kondisi ekonomi seperti sekarang ini masih terdapat risiko atau peristiwa tak terduga yang berpotensi terjadi di tengah masyarakat.

"Karena itu untuk meningkatkan kepekaan di tengah kondisi ekonomi yang sempat terdampak pandemi COVID-19 serta untuk meningkatkan 'sense of crisis' maka berhemat dan menabung itu sangat penting mengingat pada saat ini masih berpotensi terjadi gejolak situasi ekonomi yang dipengaruhi situasi politik global," katanya.

Kepekaan tersebut, tambah dia, dibutuhkan agar masing-masing individu memiliki perencanaan yang baik dan memiliki skenario yang baik dalam menghadapi situasi yang tidak pasti.

"Kepekaan individu diperlukan di tengah upaya pemerintah yang terus berupaya mendorong pemulihan ekonomi, melindungi daya beli masyarakat dan menjaga kebijakan fiskal," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Desa, Ganjar Dapat Dukungan dari Relawan di Kaltim

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Desa, Ganjar Dapat Dukungan dari Relawan di Kaltim

Bisnis | Senin, 30 Mei 2022 | 07:56 WIB

Harga Energi dan Bahan Pangan Melambung, Akademisi Imbau Masyarakat untuk Berhemat

Harga Energi dan Bahan Pangan Melambung, Akademisi Imbau Masyarakat untuk Berhemat

Jawa Tengah | Senin, 30 Mei 2022 | 06:45 WIB

Benarkah Konsep Ekonomi Sirkular Bisa Bantu Pelestarian LIngkungan?

Benarkah Konsep Ekonomi Sirkular Bisa Bantu Pelestarian LIngkungan?

Lifestyle | Minggu, 29 Mei 2022 | 17:49 WIB

PKS Sodorkan Lamaran Untuk Pilpres 2024, Sandiaga Uno: Sesuai Pesan Presiden Ojo Kesusu

PKS Sodorkan Lamaran Untuk Pilpres 2024, Sandiaga Uno: Sesuai Pesan Presiden Ojo Kesusu

News | Minggu, 29 Mei 2022 | 16:58 WIB

Pemprov DKI Jakarta Targetkan Program Penanganan Banjir 942 Project Selesai pada Tahun Ini

Pemprov DKI Jakarta Targetkan Program Penanganan Banjir 942 Project Selesai pada Tahun Ini

Foto | Minggu, 29 Mei 2022 | 14:21 WIB

4 Tips Konsisten Menabung untuk Pemula

4 Tips Konsisten Menabung untuk Pemula

Your Say | Minggu, 29 Mei 2022 | 13:53 WIB

Terkini

Devisa Hasil Ekspor SDA Wajib Ditempatkan di Bank Himbara, Ini Skemanya

Devisa Hasil Ekspor SDA Wajib Ditempatkan di Bank Himbara, Ini Skemanya

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:56 WIB

Mulai 1 Juni, BUMN Siap Jadi Makelar Ekspor SDA

Mulai 1 Juni, BUMN Siap Jadi Makelar Ekspor SDA

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:34 WIB

IHSG Ditutup di Zona Merah, BRI Sekuritas Berikan Peringatan Keras

IHSG Ditutup di Zona Merah, BRI Sekuritas Berikan Peringatan Keras

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:23 WIB

Belanja Negara Melonjak Rp 1.082 T April 2026, Purbaya Bantah Ekonomi Tumbuh karena Dana Pemerintah

Belanja Negara Melonjak Rp 1.082 T April 2026, Purbaya Bantah Ekonomi Tumbuh karena Dana Pemerintah

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:19 WIB

Petani Sawit Protes Badan Ekspor, Mirip Monopoli Cengkeh Era Soeharto

Petani Sawit Protes Badan Ekspor, Mirip Monopoli Cengkeh Era Soeharto

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:07 WIB

IHSG Anjlok Usai Kenaikan BI-Rate, Pengamat Ungkap Peluang Technical Rebound

IHSG Anjlok Usai Kenaikan BI-Rate, Pengamat Ungkap Peluang Technical Rebound

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:03 WIB

Apa Itu Planogram? Viral Penataan Produk Kopdes Merah Putih Dikritik Tak Menarik

Apa Itu Planogram? Viral Penataan Produk Kopdes Merah Putih Dikritik Tak Menarik

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:02 WIB

Menkeu Purbaya Pastikan Tidak Ada Pajak Baru Tahun 2027

Menkeu Purbaya Pastikan Tidak Ada Pajak Baru Tahun 2027

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:49 WIB

Penerimaan Pajak Tembus Rp 646,3 T di April 2026, Purbaya Pamer Capaian Minus Era Sri Mulyani

Penerimaan Pajak Tembus Rp 646,3 T di April 2026, Purbaya Pamer Capaian Minus Era Sri Mulyani

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:42 WIB

Airlangga: Pengaturan Ekspor SDA Sudah Mendesak!

Airlangga: Pengaturan Ekspor SDA Sudah Mendesak!

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:41 WIB