Penumpang KRL Keluhkan Waktu Tempuh yang Jadi Lebih Lama

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Senin, 30 Mei 2022 | 15:00 WIB
Penumpang KRL Keluhkan Waktu Tempuh yang Jadi Lebih Lama
Penumpang kereta api argo parahyangan tiba di Stasiun Bandung, Jawa Barat, Kamis (10/3/2022). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Suara.com - Banyak penumpang merasa kebingungan terkait penerapan pola operasi kereta rel listrik (KRL) atau Commuter Line khususnya rute dari Bogor. Pasalnya, penumpang harus transit di Stasiun Manggarai terlebih dahulu untuk menuju ke kawasan Sudirman, Tanah Abang, Duri, dan Angke.

Menurut, salah satu penumpang KRL Sheila (34) menyebut dengan pola operasi KRL yang baru dari Bogor ini membuat waktu tempuh menjadi lama. Karena, jelas dia, membutuhkan waktu untuk transit dan berganti peron.

Belum lagi, kata dia, penumpang juga harus menunggu kereta yang menuju ke kawasan Sudirman, Tanah Abang, Duri, dan Angke.

Wanita yang bekerja di kawasan Sudirman ini juga mengatakan, dirinya harus berangkat dari awal agar KRL tidak penuh dan tidak terlambat ke kantor.

"Tentu saja waktu tempuh akan lebih lama. Pengguna harus turun dan berlarian berpindah peron di Stasiun Manggarai. Sudah pasti akan terjadi penumpukan di Manggarai karena hampir semua rute akan singgah di sini," ujarnya saat ditemui Suara.com di Stasiun Manggarai, Jakarta, Senin (30/3/2022).

Sheila berharap, operator KRL yaitu PT KAI Commuter Indonesia bisa mengembalikan pola operasional KRL dari Bogor seperti biasa, misalnya mengembalikan rute Bogor-Jatinegara dan Bogor Duri-Angke.

"Kembali pada pola operasi semula. Bogor-Jakarta Kota dan Bogor-Tanah Abang seharusnya tetap ada. Kebijakan baru ini sangat menyusahkan pengguna," ucap dia.

Berbeda dengan Sheila, penumpang KRL lainnya Chandra (41) menilai pola operasi ini tidak jadi masalah bagi dirinya. Sebab, kata dia, pola operasi ini jadi fleksibel dan tidak membuat waktu tempuh menjadi lama.

Namun demikian, Chandra mengaku masih merasakan kereta yang tertahan dan berhenti menuju stasiun Pasar Minggu. Akan tetapi, ia tetap menyetujui kembali adanya rute Bogor dan Sudirman dan lainnya.

baca juga

"Kan penumpang asal Bogor-Depok banyak yang butuh untuk berhenti di Sudirman-Karet-Tanabang, maka idealnya tetap ada rute tersebut dari Bogor. Atau siapkan KRL yang memang khusus berjalan dari Manggarai menuju Kampung Bandan, agar penumpang transit Bogor tak perlu menunggu KRL asal Bekasi," pungkas Chandra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Ada Lagi Rute Bogor Langsung ke Tanah Abang, Simak Pola Operasi Baru KRL

Tak Ada Lagi Rute Bogor Langsung ke Tanah Abang, Simak Pola Operasi Baru KRL

Bisnis | Senin, 30 Mei 2022 | 14:50 WIB

Pengguna Ngeluh Rute Baru Bikin Jadwal KRL Melambat, Ini Jawaban PT KAI Commuter

Pengguna Ngeluh Rute Baru Bikin Jadwal KRL Melambat, Ini Jawaban PT KAI Commuter

News | Senin, 30 Mei 2022 | 13:18 WIB

Curhatan Penumpang Keluhkan Perubahan Rute KRL di Stasiun Manggarai: Salah Peron hingga Nyasar Naik Kereta

Curhatan Penumpang Keluhkan Perubahan Rute KRL di Stasiun Manggarai: Salah Peron hingga Nyasar Naik Kereta

News | Senin, 30 Mei 2022 | 12:06 WIB

Terkini

Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan

Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan

Kaltim | Selasa, 03 November 2026 | 07:44 WIB

Tertipu Iklan Medsos! Eks Anggota TNI dan Polri Jadi Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia

Tertipu Iklan Medsos! Eks Anggota TNI dan Polri Jadi Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia

News | Selasa, 03 November 2026 | 07:41 WIB

Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik

Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 07:30 WIB

Transfer Uang dan Remitansi Kena Pajak? DJP Klarifikasi Ungkap Rincian 'Pajak Digital'

Transfer Uang dan Remitansi Kena Pajak? DJP Klarifikasi Ungkap Rincian 'Pajak Digital'

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 07:25 WIB

Cara Memilih Pelembap untuk Kulit Kering pada Usia 40 Tahun ke Atas

Cara Memilih Pelembap untuk Kulit Kering pada Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:25 WIB

Imigrasi Tangkap 3 WNA di Bali Diduga PSK Tarif Belasan Juta

Imigrasi Tangkap 3 WNA di Bali Diduga PSK Tarif Belasan Juta

Bali | Selasa, 03 November 2026 | 07:22 WIB

Dari Perjuangan Jilbab ke Reformasi: Kebebasan Tidak Lahir dari Sikap Diam

Dari Perjuangan Jilbab ke Reformasi: Kebebasan Tidak Lahir dari Sikap Diam

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 07:20 WIB

Febrie Adriansyah Bantah Peras Tan Kian Rp55 Miliar: Saya Asing dengan Istilah 'Dinginkan'

Febrie Adriansyah Bantah Peras Tan Kian Rp55 Miliar: Saya Asing dengan Istilah 'Dinginkan'

News | Selasa, 03 November 2026 | 07:19 WIB

Semarak Peringatan Hari Pahlawan di Kota Tua Jakarta

Semarak Peringatan Hari Pahlawan di Kota Tua Jakarta

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 07:15 WIB

Cara Mengetahui WhatsApp Kita Disadap Orang Lain, Cek 7 Tanda Ini

Cara Mengetahui WhatsApp Kita Disadap Orang Lain, Cek 7 Tanda Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:05 WIB

×