Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.365,374
LQ45 634,125
Srikehati 308,918
JII 383,968
USD/IDR 17.790

India Larang Ekspor Gandum, Bagaimana Dampaknya ke Indonesia dan Global?

Siswanto, BBC

Senin, 06 Juni 2022 | 17:52 WIB
India Larang Ekspor Gandum, Bagaimana Dampaknya ke Indonesia dan Global?
BBC

Suara.com - India teguh pada keputusannya untuk melarang ekspor gandum, meski kebijakan itu dikritik lantaran berpotensi memperburuk suplai pangan global di tengah perang Ukraina.

"Jika semua pihak memberlakukan pembatasan ekspor, maka itu akan memperburuk krisis," kara Menteri Pangan dan Pertanian Jerman, Cem Ozdemir, menanggapi kebijakan India yang diumumkan pada Mei lalu.

Di Indonesia, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi pada Mei lalu mengatakan akan mengkaji dampak dari larangan ekspor India tersebut. Sebab, sepertiga kebutuhan dalam negeri Indonesia berasal dari India.

"Mudah-mudahan ini tidak terlalu lama, semoga perdagangan internasional bisa berjalan dengan baik," kata Lutfi, dikutip dari Detik.com.

India memang bukan pemasok gandum terbesar ke Indonesia. Tetapi menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), impor biji gandum tanpa cangkang dari India mencapai sebesar 184,6 juta ton pada 2021 dengan nilai sebesar US$60 juta (Rp870 miliar).

Baca juga:

Tetapi Menteri Perdagangan India, Piyush Goyal mengklaim kebijakan negaranya tidak akan memengaruhi pasar global, sebab India bukan eksportir utama gandum.

Lalu bagaimana larangan ekspor gandum India telah berdampak sejauh ini?

Harga gandum global naik

India mengumumkan larangan ekspor gandum pada 13 Mei, setelah gelombang panas di negara itu memengaruhi panen gandum dan membuat harganya di dalam negeri melonjak.

baca juga

Meskipun India bukan eksportir utama gandum, kebijakan itu cukup meresahkan pasar global. Indeks acuan harga gandum Chicago naik hampir 6%.

Harga beberapa jenis gandum naik selama beberapa hari dan mencapai puncaknya pada 17-18 Mei.

Padahal harga gandum telah meningkat sepanjang Maret hingga April sebagai imbas invasi Rusia ke Ukraina, seperti halnya harga bahan-bahan pangan lainnya.

Perang membuat jutaan ton gandum tidak bisa diekspor dari Ukraina, yang merupakan salah satu pengekspor gandum terbesar di dunia.

Kelly Goughaey dari kelompok riset data pertanian Gro Intelligence mengatakan bahwa larangan ekspor oleh India menyebabkan kenaikan harga lebih laniut karena "pembeli global bergantung pada pasokan dari India, setelah ekspor dari kawasan Laut Hitam anjlok".

Siapa saja yang terdampak?

India merupakan produsen gandum terbesar ledua di dunia, namun porsi ekspornya kurang dari 1% perdagangan gandum global.

Negara itu menyetok banyak gandum hasil produksinya untuk menyediakan makanan bersubsidi bagi masyarakat miskin.

Namun sebelum mengumumkan larangan itu, India sebetulnya berencana meningkatkan ekspor gandum hingga 10 juta ton pada tahun ini. Target itu jauh meningkat dibanding dengan ekspor gandum India yang berkisar 2 juta ton pada tahun lalu.

India menawarkan pasokan ke pasar baru di Asia dan Afrika. Bahkan setelah memberlakukan larangan itu, sejumlah negara mengaku berkomunikasi dengan India demi menjaga agar ekspor tetap berjalan.

India pun menyatakan sejumlah negara masih akan menerima ekspor gandum, dan mereka akan "terus membantu negara tetangga di saat membutuhkan".

Pasar ekspor gandum utama India adalah Bangladesh, Nepal, Sri Lanka. serta Uni Emirat Arab.

Menurut data Observatory of Economic Complexity (OEC), Sri Lanka dan Uni Emirat Arab menginpor lebih dari 50% gandum mereka dari India pada 2019-2020. Nepal bahkan mengimpor 90% gandumnya dari India.

Belum jelas apakah negara-negara itu masih akan mendapatkan jatah ekspor gandum dari India berdasarkan kontrak yang telah ada, atau akan mengacu pada kesepakatan baru di masa yang akan datang.

Meski demikian, Mesir mengatakan bahwa pembelian gandum India akan terus berlanjut. Mesir merupakan salah satu pengimpor gandum terbesar secara global.

Dana Moneter Internasional (IMF) telah meminta India mempertimbangkan kembali larangan ekspor.

Menurut IMF, larangan itu dapat berdampak signifikan di yengah upaya meringankan krisis gandum terhadap negara-negara yang paling terdampak perang di Ukraina.

Cuaca buruk dan harga pupuk yang naik

Terlepas dari perang di Ukraina. cuaca telah berdampak pada sejumlah negara yang menjadi eksportir gandum.

"Kekeringan, banjir, dan gelombang panas mengancam pertanian di sejumlah produsen utama gandum lainnya [AS, Kanada, dan Perancis]," kata Kelly Goughary dari Gro Intelligence.

Produksi gandum global pada periode 2022-2023 akan mencapai titik terendah dalam empat tahun terakhir. Stok gandum juga diperkirakan sampai pada titik terendah selama enam tahun terakhir, menurut laporan pemerintah Amerika Serikat.

Gro Intelligence juga menyoroti bahwa harga pupuk global telah meningkat tiga kali lipat dalam setahun terakhir, menyebabkan hasil panen berkurang "signifikan" pada tahun ini.

Bahkan lembaga itu memperkirakan stok gandum global dapat menurun hingga titik terendah sejak krisis keuangan global 2008.

China —sebagai produser gandum terbesar dunia untuk kebutuhan populasinya yang besar— pun mengatakan bahwa pada musim dingin ini hasil panen mereka akan mencapai titik terburuk dalam sejarah karena curah hujan tinggi sepanjang 2021.

Meski demikian, belum ada kepastian yang menggambarkan situasi panen yang sesungguhnya, apakah betul-betul terpengaruh secara parah atau tidak. Namun apabila terpengaruh, China mungkin akan mencari pasokan gandum dari pasar global, sehingga akan memperketat suplai yang berujung pada kenaikan harga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tuntutan Trump Dorong Harga Minyak ke Level Tertinggi

Tuntutan Trump Dorong Harga Minyak ke Level Tertinggi

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Purbaya: Peran Kemenkeu Bukan Hanya Bagi-bagi Anggaran

Purbaya: Peran Kemenkeu Bukan Hanya Bagi-bagi Anggaran

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:58 WIB

Investor RI Mulai Lirik Saham AS, Transaksi Aktif Melonjak 6 Kali Lipat

Investor RI Mulai Lirik Saham AS, Transaksi Aktif Melonjak 6 Kali Lipat

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:48 WIB

Disidang Hari Ini, Peran Gus Yaqut di Korupsi Haji Bakal Dibongkar Jaksa KPK

Disidang Hari Ini, Peran Gus Yaqut di Korupsi Haji Bakal Dibongkar Jaksa KPK

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:43 WIB

Harga Emas Meroket! Perak Ikut Melesat Tajam di Tengah Badai Pasar Global

Harga Emas Meroket! Perak Ikut Melesat Tajam di Tengah Badai Pasar Global

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Pemerintah Siapkan Tiga Skema Pembayaran PPPK di Daerah, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

Pemerintah Siapkan Tiga Skema Pembayaran PPPK di Daerah, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:25 WIB

7 Cara Membersihkan Rice Cooker yang Benar agar Tidak Bau dan Tetap Awet

7 Cara Membersihkan Rice Cooker yang Benar agar Tidak Bau dan Tetap Awet

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:23 WIB

Saat AI Jadi Senjata Baru Gaming, Palit RTX 5060 Ti Bawa GDDR7 hingga 16GB

Saat AI Jadi Senjata Baru Gaming, Palit RTX 5060 Ti Bawa GDDR7 hingga 16GB

Tekno | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:22 WIB

Mulai Ada di Toko Optik, Mengenal Cara Kerja Skrining Retina untuk Deteksi 8 Penyakit Kronis

Mulai Ada di Toko Optik, Mengenal Cara Kerja Skrining Retina untuk Deteksi 8 Penyakit Kronis

Health | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:22 WIB

Dasco dan Muhadjir Effendy Bertemu, Upayakan Perpendek Masa Tunggu Jemaah Haji

Dasco dan Muhadjir Effendy Bertemu, Upayakan Perpendek Masa Tunggu Jemaah Haji

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:16 WIB

Terkini

Purbaya: Peran Kemenkeu Bukan Hanya Bagi-bagi Anggaran

Purbaya: Peran Kemenkeu Bukan Hanya Bagi-bagi Anggaran

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:58 WIB

Modal Rp300 Ribuan! Ini 5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula

Modal Rp300 Ribuan! Ini 5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:55 WIB

Investor RI Mulai Lirik Saham AS, Transaksi Aktif Melonjak 6 Kali Lipat

Investor RI Mulai Lirik Saham AS, Transaksi Aktif Melonjak 6 Kali Lipat

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:48 WIB

Disidang Hari Ini, Peran Gus Yaqut di Korupsi Haji Bakal Dibongkar Jaksa KPK

Disidang Hari Ini, Peran Gus Yaqut di Korupsi Haji Bakal Dibongkar Jaksa KPK

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:43 WIB

Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 2,7 Juta Rokok Ilegal

Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 2,7 Juta Rokok Ilegal

Kalbar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:35 WIB

Rembulan Tenggelam di Wajahmu: Perjalanan Menemukan Makna TakdirdanKehidupan

Rembulan Tenggelam di Wajahmu: Perjalanan Menemukan Makna TakdirdanKehidupan

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:35 WIB

5 Zodiak yang Paling Setia dan Cocok Dijadikan Pasangan Seumur Hidup, Kamu Termasuk?

5 Zodiak yang Paling Setia dan Cocok Dijadikan Pasangan Seumur Hidup, Kamu Termasuk?

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:35 WIB

Harga Emas Meroket! Perak Ikut Melesat Tajam di Tengah Badai Pasar Global

Harga Emas Meroket! Perak Ikut Melesat Tajam di Tengah Badai Pasar Global

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Pemerintah Siapkan Tiga Skema Pembayaran PPPK di Daerah, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

Pemerintah Siapkan Tiga Skema Pembayaran PPPK di Daerah, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:25 WIB

7 Cara Membersihkan Rice Cooker yang Benar agar Tidak Bau dan Tetap Awet

7 Cara Membersihkan Rice Cooker yang Benar agar Tidak Bau dan Tetap Awet

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:23 WIB

×