Tingkatkan Taraf Hidup Petani, Mentan SYL Lepas Kembali Ekspor Porang ke China

Fabiola Febrinastri

Sabtu, 09 Juli 2022 | 18:38 WIB
Tingkatkan Taraf Hidup Petani, Mentan SYL Lepas Kembali Ekspor Porang ke China
Mentan SYL, melepas ekspor chip porang, Sulawesi Selatan Sabtu (9/7/2022). (Dok: Kementan)

Suara.com - Untuk meningkatkan taraf hidup petani, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) menekankan pentingnya ekspor produk pertanian. Kali ini, SYL melepas ekspor chip porang ke China sebanyak 110 ton, yang nilanya mencapai Rp4 miliar.

Pelepasan ekspor dilakukan di pabrik porang, PT. Insan Agro Sejahtera, tepatnya di Dusun Panjojo, Desa Lassang Barat, Kecamatan Polombangkeng Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan Sabtu (9/7/2022).

"Apa yang kita lakukan hari ini adalah agar kehidupan petani menjadi lebih baik dari tahun ke tahun, khususnya petani porang. Memang China telah menutup impor porang dari Indonesia kurang lebih 2 tahun dan hari ini diawali di Takalar secara nasional kita mengirim porang ke China," kata SYL.

Ekspor ini merupakan yang perdana, setelah dibuka kembalinya pintu ekspor ke China yang sempat ditutup dua tahun, sehingga menjadikan harga porang kembali tinggi.

Mantan Gubernur Sulsel selama dua periode ini menjelaskan, keberhasilan Indonesia, khususnya Kementerian Pertanian membuka kembali ekspor porang ini merupakan perjuangan keras. Pasalnya, China menetapkan protokol persyaratan teknis, yakni harus teregistrasinya hingga lahan atau daerah penghasil porang dengan baik oleh China.

"Ini menjadi aturan-aturan supaya ekspor porang ke China bisa diterima lagi. Alhamdulillah hari ini, kita telah penuhi sehingga adanya pergerakan ekspor porang ke China kita berharap harganya berangsur naik," jelas SYL.

Ia menegaskan, dalam upaya meningkatkan nilai dan menggairahkan budi daya porang sebagai komoditas ekspor, negara tujuan ekspor porang tidak hanya ke China, tapi juga Kementan mengupayakan menjalin kerja dengan negara-negara lainnya. Selanjutnya, Kementan melakukan upaya diversifikasi produk porang untuk meningkatkan nilai tambah yang diterima petani.

"Porang ini tidak hanya untuk beras porang sebagai makanan sehat yang zero gula, tapi juga digunakan sebagai bahan kosmetik dan obat-obatan dalam dunia farmasi. Oleh karena itu, saya harapkan produk porang ini tidak sebatas bentuk chip, tapi hingga produk olahan seperti tepung dan mie porang. Ini yang harus kita capai," tuturnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi menambahkan, dibukanya pintu ekspor porang ke China adalah angin segar bagi petani Indonesia. Oleh karena itu, Kementan mendorong petani untuk memperluas budidaya yang dibantu dengan memberikan bantuan bibit, pupuk dan pendampingan serta fasilitas pinjaman modal melalui KUR.

baca juga

"Kepada petani, kami berharap agar dapat mendorong anggotanya terutama yang berskala besar untuk bergandengan tangan dalam kemitraan dengan industri pengolahan sehingga industri pengolahan kecil tersebut dapat berkembang untuk melakukan bisnis yang saling menguntungkan," ucapnya.

Di tempat terpisah, Kepala Balai Besar Karantina Makassar, Luthfi Nasir mengatakan, penantian panjang dibuka ekspor porang ini setelah General Administration of Customs of The People’s Republic of China (GACC) menyelesaikan penilaian resiko kemanan pangan dengan pembukaan akses masuk serpih porang ke China. Ini kesepakatan antara administrasi umum bea cukai Republik Rakyat China dan Kementrian Pertanian Republik Indonesia yang diterbitkan pada tanggal 28 November 2021.

"PT. Insan Agro Sejahtera merupakan salah satu perusahaan yang berhasil memperoleh rekomendasi tahap pertama yang telah diajukan Badan Karantina Pertanian kepada GACC pada Maret 2022, yang ditandai dengan diterbitkannya nomor registrasi GACC pada system China Import Food Enterprise Registration (CIFER)," ungkap Luthfi.

Menurut data Balai Besar Karantina Pertanian Makassar, sepanjang 2018 hingga 2020 ekspor porang ke negara China telah mencapai 1.052 ton. Ekspor porang tidak hanya ke China, tapi juga ke beberapa negara yakni Chili, Hongkong, Laos, Malaysia, Thailand dan Vietnam.

"Dengan adanya kesempatan ekspor porang kembali ke China, di tahun 2022 ini diharapkan dapat melampaui volume pengiriman porang sebelumnya," tandas Luthfi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementan Minta Peternak Membersihkan Diri Setelah Keluar Kandang

Kementan Minta Peternak Membersihkan Diri Setelah Keluar Kandang

News | Jum'at, 08 Juli 2022 | 11:19 WIB

Mentan SYL Targetkan Produksi 1 Juta Benih Kelapa

Mentan SYL Targetkan Produksi 1 Juta Benih Kelapa

Bisnis | Kamis, 07 Juli 2022 | 18:49 WIB

Kementan Pastikan Pasokan Aneka Cabai di Jabodetabek Terpenuhi

Kementan Pastikan Pasokan Aneka Cabai di Jabodetabek Terpenuhi

Bisnis | Kamis, 07 Juli 2022 | 12:25 WIB

Jelang Idul Adha, Kementan: Hewan Ternak di Zona Merah PMK Akan Dilockdown dan Diawasi Ketat

Jelang Idul Adha, Kementan: Hewan Ternak di Zona Merah PMK Akan Dilockdown dan Diawasi Ketat

Bisnis | Rabu, 06 Juli 2022 | 12:12 WIB

Wabah Penyakit Mulut dan Kuku Kini Telah Meluas Hingga di 21 Provinsi

Wabah Penyakit Mulut dan Kuku Kini Telah Meluas Hingga di 21 Provinsi

News | Selasa, 05 Juli 2022 | 22:24 WIB

Kementan Perbanyak Distribusi Obat-obatan ke 19 Provinsi Terdampak PMK

Kementan Perbanyak Distribusi Obat-obatan ke 19 Provinsi Terdampak PMK

Lifestyle | Selasa, 05 Juli 2022 | 19:09 WIB

Terkini

Cara Membersihkan Kompor Gas Biar Apinya Biru, Begini Langkahnya

Cara Membersihkan Kompor Gas Biar Apinya Biru, Begini Langkahnya

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Perlindungan Sisa Kuota Dinilai Belum Maksimal, Komdigi Evaluasi Operator Seluler

Perlindungan Sisa Kuota Dinilai Belum Maksimal, Komdigi Evaluasi Operator Seluler

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:27 WIB

10 Pilihan HP NFC Rp1 Jutaan Spek Terbaik, Bisa untuk QRIS dan Top Up e-Money

10 Pilihan HP NFC Rp1 Jutaan Spek Terbaik, Bisa untuk QRIS dan Top Up e-Money

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:25 WIB

HONOR X9e Pro Resmi Rilis, Baterai 11.000 mAh Bikin HP Ini Serasa Membawa Powerbank

HONOR X9e Pro Resmi Rilis, Baterai 11.000 mAh Bikin HP Ini Serasa Membawa Powerbank

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Snapdragon X2 Series Diklaim Lebih Kencang 67 Persen, Daya Lebih Hemat 43 Persen

Snapdragon X2 Series Diklaim Lebih Kencang 67 Persen, Daya Lebih Hemat 43 Persen

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Belum Move On Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup, Arif Aiman: Kami Lebih Baik Dibanding Indonesia

Belum Move On Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup, Arif Aiman: Kami Lebih Baik Dibanding Indonesia

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Di Balik Hiatus One Piece: Menyelamatkan Animator dari Sindrom Kejar Tayang

Di Balik Hiatus One Piece: Menyelamatkan Animator dari Sindrom Kejar Tayang

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Kenapa HP Samsung Sering Restart Sendiri? Ini Solusi Praktis Dari Samsung

Kenapa HP Samsung Sering Restart Sendiri? Ini Solusi Praktis Dari Samsung

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:45 WIB

Hati-hati! 6 Zodiak Ini Katanya Paling Rentan Selingkuh

Hati-hati! 6 Zodiak Ini Katanya Paling Rentan Selingkuh

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:15 WIB

MBG dan Hak Publik untuk Mengawasi Setiap Rupiah Uang Negara

MBG dan Hak Publik untuk Mengawasi Setiap Rupiah Uang Negara

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:10 WIB

×