Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Tingkatkan Taraf Hidup Petani, Mentan SYL Lepas Kembali Ekspor Porang ke China

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Sabtu, 09 Juli 2022 | 18:38 WIB
Tingkatkan Taraf Hidup Petani, Mentan SYL Lepas Kembali Ekspor Porang ke China
Mentan SYL, melepas ekspor chip porang, Sulawesi Selatan Sabtu (9/7/2022). (Dok: Kementan)

Suara.com - Untuk meningkatkan taraf hidup petani, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) menekankan pentingnya ekspor produk pertanian. Kali ini, SYL melepas ekspor chip porang ke China sebanyak 110 ton, yang nilanya mencapai Rp4 miliar.

Pelepasan ekspor dilakukan di pabrik porang, PT. Insan Agro Sejahtera, tepatnya di Dusun Panjojo, Desa Lassang Barat, Kecamatan Polombangkeng Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan Sabtu (9/7/2022).

"Apa yang kita lakukan hari ini adalah agar kehidupan petani menjadi lebih baik dari tahun ke tahun, khususnya petani porang. Memang China telah menutup impor porang dari Indonesia kurang lebih 2 tahun dan hari ini diawali di Takalar secara nasional kita mengirim porang ke China," kata SYL.

Ekspor ini merupakan yang perdana, setelah dibuka kembalinya pintu ekspor ke China yang sempat ditutup dua tahun, sehingga menjadikan harga porang kembali tinggi.

Mantan Gubernur Sulsel selama dua periode ini menjelaskan, keberhasilan Indonesia, khususnya Kementerian Pertanian membuka kembali ekspor porang ini merupakan perjuangan keras. Pasalnya, China menetapkan protokol persyaratan teknis, yakni harus teregistrasinya hingga lahan atau daerah penghasil porang dengan baik oleh China.

"Ini menjadi aturan-aturan supaya ekspor porang ke China bisa diterima lagi. Alhamdulillah hari ini, kita telah penuhi sehingga adanya pergerakan ekspor porang ke China kita berharap harganya berangsur naik," jelas SYL.

Ia menegaskan, dalam upaya meningkatkan nilai dan menggairahkan budi daya porang sebagai komoditas ekspor, negara tujuan ekspor porang tidak hanya ke China, tapi juga Kementan mengupayakan menjalin kerja dengan negara-negara lainnya. Selanjutnya, Kementan melakukan upaya diversifikasi produk porang untuk meningkatkan nilai tambah yang diterima petani.

"Porang ini tidak hanya untuk beras porang sebagai makanan sehat yang zero gula, tapi juga digunakan sebagai bahan kosmetik dan obat-obatan dalam dunia farmasi. Oleh karena itu, saya harapkan produk porang ini tidak sebatas bentuk chip, tapi hingga produk olahan seperti tepung dan mie porang. Ini yang harus kita capai," tuturnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi menambahkan, dibukanya pintu ekspor porang ke China adalah angin segar bagi petani Indonesia. Oleh karena itu, Kementan mendorong petani untuk memperluas budidaya yang dibantu dengan memberikan bantuan bibit, pupuk dan pendampingan serta fasilitas pinjaman modal melalui KUR.

"Kepada petani, kami berharap agar dapat mendorong anggotanya terutama yang berskala besar untuk bergandengan tangan dalam kemitraan dengan industri pengolahan sehingga industri pengolahan kecil tersebut dapat berkembang untuk melakukan bisnis yang saling menguntungkan," ucapnya.

Di tempat terpisah, Kepala Balai Besar Karantina Makassar, Luthfi Nasir mengatakan, penantian panjang dibuka ekspor porang ini setelah General Administration of Customs of The People’s Republic of China (GACC) menyelesaikan penilaian resiko kemanan pangan dengan pembukaan akses masuk serpih porang ke China. Ini kesepakatan antara administrasi umum bea cukai Republik Rakyat China dan Kementrian Pertanian Republik Indonesia yang diterbitkan pada tanggal 28 November 2021.

"PT. Insan Agro Sejahtera merupakan salah satu perusahaan yang berhasil memperoleh rekomendasi tahap pertama yang telah diajukan Badan Karantina Pertanian kepada GACC pada Maret 2022, yang ditandai dengan diterbitkannya nomor registrasi GACC pada system China Import Food Enterprise Registration (CIFER)," ungkap Luthfi.

Menurut data Balai Besar Karantina Pertanian Makassar, sepanjang 2018 hingga 2020 ekspor porang ke negara China telah mencapai 1.052 ton. Ekspor porang tidak hanya ke China, tapi juga ke beberapa negara yakni Chili, Hongkong, Laos, Malaysia, Thailand dan Vietnam.

"Dengan adanya kesempatan ekspor porang kembali ke China, di tahun 2022 ini diharapkan dapat melampaui volume pengiriman porang sebelumnya," tandas Luthfi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kementan Minta Peternak Membersihkan Diri Setelah Keluar Kandang

Kementan Minta Peternak Membersihkan Diri Setelah Keluar Kandang

News | Jum'at, 08 Juli 2022 | 11:19 WIB

Mentan SYL Targetkan Produksi 1 Juta Benih Kelapa

Mentan SYL Targetkan Produksi 1 Juta Benih Kelapa

Bisnis | Kamis, 07 Juli 2022 | 18:49 WIB

Kementan Pastikan Pasokan Aneka Cabai di Jabodetabek Terpenuhi

Kementan Pastikan Pasokan Aneka Cabai di Jabodetabek Terpenuhi

Bisnis | Kamis, 07 Juli 2022 | 12:25 WIB

Jelang Idul Adha, Kementan: Hewan Ternak di Zona Merah PMK Akan Dilockdown dan Diawasi Ketat

Jelang Idul Adha, Kementan: Hewan Ternak di Zona Merah PMK Akan Dilockdown dan Diawasi Ketat

Bisnis | Rabu, 06 Juli 2022 | 12:12 WIB

Wabah Penyakit Mulut dan Kuku Kini Telah Meluas Hingga di 21 Provinsi

Wabah Penyakit Mulut dan Kuku Kini Telah Meluas Hingga di 21 Provinsi

News | Selasa, 05 Juli 2022 | 22:24 WIB

Kementan Perbanyak Distribusi Obat-obatan ke 19 Provinsi Terdampak PMK

Kementan Perbanyak Distribusi Obat-obatan ke 19 Provinsi Terdampak PMK

Lifestyle | Selasa, 05 Juli 2022 | 19:09 WIB

Terkini

RI Mau Beli Jet Tempur KF-21 hingga Sukhoi Su-35, Purbaya: Saya Cuma Bagian Bayar

RI Mau Beli Jet Tempur KF-21 hingga Sukhoi Su-35, Purbaya: Saya Cuma Bagian Bayar

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 16:06 WIB

Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita

Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 15:14 WIB

Pendapatan GBK Tembus Rp 812 Miliar, Tertinggi Dalam 63 Tahun

Pendapatan GBK Tembus Rp 812 Miliar, Tertinggi Dalam 63 Tahun

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 15:11 WIB

BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota

BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:44 WIB

Teknologi Energi Surya RI Dilirik Bangladesh

Teknologi Energi Surya RI Dilirik Bangladesh

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:34 WIB

Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global

Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:31 WIB

Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap

Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:29 WIB

Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok

Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:22 WIB

Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur

Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:21 WIB

Dilema PI 10% Blok Ganal: Antara Hak Daerah dan Beban Investasi Jumbo

Dilema PI 10% Blok Ganal: Antara Hak Daerah dan Beban Investasi Jumbo

Bisnis | Senin, 18 Mei 2026 | 14:17 WIB