Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.745.000
Beli Rp2.600.000
IHSG 5.342,137
LQ45 527,078
Srikehati 259,301
JII 319,450
USD/IDR 18.166

Bank Sentral Rusia Tegaskan Hanya Dukung Rubel Digital, Big No untuk Stablecoin!

M Nurhadi

Jum'at, 15 Juli 2022 | 15:30 WIB
Bank Sentral Rusia Tegaskan Hanya Dukung Rubel Digital, Big No untuk Stablecoin!
Ilustrasi Rusia. (Photo by Кирилл Жаркой on Unsplash)

Suara.com - Bank Sentral Rusia menegaskan mereka hanya akan mendukung rubel digital dan menolak gagasan stablecoin. Hal ini tidak lepas dari kasus Terra UST yang menyebabkan banyak pengusaha mapan bangkrut.

Kejatuhan nilai Terra UST yang memanfaatkan mekanisme algoritmik menurunkan kepercayaan pada aset tersebut. Hal ini juga menyebabkan efek domino ke industri, membuat perusahaan kripto seperti Three Arrows Capital (3AC) bangkrut, serta membuat situasi kian sulit bagi Celsius Network.

Melansir Blockchain media, kasus tersebut jadi alasan regulator di beberapa negara mulai melihat risiko besar di balik stablecoin yang dianggap tidak stabil dan berbahaya.

Laporan dari Cryptonews mengatakan, saat ini Bank Sentral Rusia menganggap stablecoin swasta memiliki risiko tinggi bagi ekonomi.

Hal tersebut mengacu pada kumpulan aset yang mendasarinya, yang menurut juru bicara tersebut bukanlah milik pemiliknya. Bank sentral lebih menyukai kehadiran rubel digital.

Namun, Bank Sentral Rusia sudah memiliki rencana sendiri yang berbeda dengan Departeman Kebijakan Keuangan Kementerian, yang justru melihat dampak positif dari hadirnya stablecoin.

Kepala Departemen Kebijakan terkait, Ivan Chebeskov nampak mendukung token stablecoin jika bisnis atau investor perlu membayar atau berinvestasi menggunakannya.

“Jika mereka membutuhkan alat baru seperti ini [stablecoin], kami akan selalu mendukung inisiatif tersebut. Ini adalah jalan yang benar untuk diambil jika kita ingin mengembangkan teknologi [baru],” ujar Chebeskov.

Sedangkan Bank Sentral menganggap nilai nominal dari jaminan yang digunakan pada stablecoin tidak dijamin dan tidak stabil seperti yang diklaim banyak kalangan.

“Satu-satunya bentuk legal tender di Rusia adalah rubel, dan rubel digital adalah alternatif yang lebih disukai daripada stablecoin pribadi,” ujar juru bicara bank sentral.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Brazil Ngaku Tahu Cara Selesaikan Perang Rusia dan Ukraina

Presiden Brazil Ngaku Tahu Cara Selesaikan Perang Rusia dan Ukraina

News | Jum'at, 15 Juli 2022 | 13:48 WIB

Bakal Bertemu Volodymyr Zelenskyy, Presiden Brazil Sesumbar Tahu Cara Selesaikan Perang Ukraina-Rusia

Bakal Bertemu Volodymyr Zelenskyy, Presiden Brazil Sesumbar Tahu Cara Selesaikan Perang Ukraina-Rusia

Jogja | Jum'at, 15 Juli 2022 | 13:41 WIB

Popasna di Ukraina Kini Jadi Kota "Hantu" Setelah Diduduki Rusia

Popasna di Ukraina Kini Jadi Kota "Hantu" Setelah Diduduki Rusia

News | Jum'at, 15 Juli 2022 | 10:43 WIB

Kota Di Ukraina Ini Disebut Bak Kota Hantu Usai Diduduki Rusia: Jangankan Orang, Binatang Pun Tak Ada

Kota Di Ukraina Ini Disebut Bak Kota Hantu Usai Diduduki Rusia: Jangankan Orang, Binatang Pun Tak Ada

News | Jum'at, 15 Juli 2022 | 10:43 WIB

Perjuangan Jalal Noory: Pengungsi Asal Afghanistan dan Pemimpin Tentara Ukraina

Perjuangan Jalal Noory: Pengungsi Asal Afghanistan dan Pemimpin Tentara Ukraina

Video | Jum'at, 15 Juli 2022 | 10:05 WIB

Diplomasi Jokowi Damaikan Ukraina Dan Rusia Dinilai Mulai Bawa Hasil, Ini Buktinya

Diplomasi Jokowi Damaikan Ukraina Dan Rusia Dinilai Mulai Bawa Hasil, Ini Buktinya

News | Kamis, 14 Juli 2022 | 12:11 WIB

Terkini

Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana

Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 17:45 WIB

Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini

Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 17:40 WIB

Benarkah Rumor Reshuffle Menkeu Purbaya Buat IHSG dan Rupiah Kompak Rebound?

Benarkah Rumor Reshuffle Menkeu Purbaya Buat IHSG dan Rupiah Kompak Rebound?

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 17:32 WIB

Kewalahan Rupiah Terus Loyo, BI Keluarkan 5 Jurus

Kewalahan Rupiah Terus Loyo, BI Keluarkan 5 Jurus

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 17:26 WIB

Ternyata Selama Ini MinyaKita Dipakai untuk Bansos, Jadinya Langka di Warung

Ternyata Selama Ini MinyaKita Dipakai untuk Bansos, Jadinya Langka di Warung

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 17:02 WIB

IHSG Terlalu Perkasa Hari Ini Naik 7%, Saham BBCA dan BBRI Jadi Buruan

IHSG Terlalu Perkasa Hari Ini Naik 7%, Saham BBCA dan BBRI Jadi Buruan

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:52 WIB

BRI Hadirkan QRIS Cross Border BRImo di China, Permudah Transaksi Nasabah di Luar Negeri

BRI Hadirkan QRIS Cross Border BRImo di China, Permudah Transaksi Nasabah di Luar Negeri

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:39 WIB

Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya

Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:38 WIB

Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana

Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:26 WIB

Pemerintah Santai Tanggapi Penurunan Cadangan Devisa RI

Pemerintah Santai Tanggapi Penurunan Cadangan Devisa RI

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:16 WIB