Bahas Penguatan Jaminan Sosial Pasca Pandemi, BPJS Ketenagkerjaan Gelar ASSA High Level Meeting

Fabiola Febrinastri

Sabtu, 16 Juli 2022 | 20:18 WIB
Bahas Penguatan Jaminan Sosial Pasca Pandemi, BPJS Ketenagkerjaan Gelar ASSA High Level Meeting
Direktur Utama BPJamsostek, Anggoro Eko Cahyo. (Dok: BPJS Ketenagakerjaan)

Suara.com - Lebih dari dua tahun seluruh negara di dunia berjuang melawan penyebaran Covid-19. Meski saat ini kondisinya mulai membaik, namun pandemi yang berkepanjangan telah berdampak terhadap berbagai sektor, termasuk sistem perlindungan sosial di masing-masing negara.

Hal inilah yang mendorong BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) menyelenggarakan ASEAN Social Security Association (ASSA) High Level Meeting, dengan tema “Social Protection in the Post-Pandemic Recovery”.

Melalui kegiatan yang digelar secara luring di Bali pada 13-15 Juli tersebut, BPJamsostek ingin memberikan ruang bagi seluruh penyelenggara jaminan sosial di Asia Tenggara untuk berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pelaksanaan program jaminan sosial, khususnya terkait peningkatan kepesertaan pasca pandemi Covid-19.

Menjadi sebuah kebanggaan bagi BPJamsostek karena kegiatan pada tahun ini dapat dihadiri oleh 52 delegasi dari 9 negara berbeda.

Direktur Utama BPJamsostek, Anggoro Eko Cahyo yang juga merupakan Chairman ASSA periode 2021-2022 dalam paparannya menjelaskan bahwa inovasi merupakan kunci bagi sebuah institusi untuk bertahan hidup dalam kondisi pandemi.

Selain itu juga dibutuhkan pola pikir terbuka agar mampu mengubah risiko menjadi peluang yang dapat dimanfaatkan untuk mencapai tujuan, yaitu peningkatan layanan dan perluasan kepesertaan.

“Saya yakin bahwa beberapa dari kita memiliki pelajaran berharga untuk dibagikan tentang bagaimana melewati situasi pandemi dan apa yang akan dilakukan selanjutnya pada situasi pasca pandemi. Oleh karena itu kita di sini bersama-sama untuk berbagi ilmu, belajar dari satu sama lain dan memperkuat ikatan untuk menghadapi situasi di depan yang belum pasti,” ujar Anggoro.

Di Indonesia, pandemi Covid-19 membawa beberapa perubahan di sektor ketenagakerjan, dimulai dengan pergeseran struktur pekerja dari sektor formal menjadi informal.

Hal ini dipicu oleh meningkatnya pengangguran akibat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Secara tidak langsung fenomena tersebut mengakibatkan para pekerja mencairkan saldo Jaminan Hari Tua (JHT). Menurut data BPJamsostek, Gen-Z & Milenial menjadi kelompok terbesar yang melakukan penarikan JHT, yaitu sebesar 75 persen, sehingga dapat dikatakan, pekerja usia muda paling terdampak oleh situasi krisis ini.

baca juga

Pembatasan mobilitas sosial yang diterapkan pemerintah juga merubah perilaku masyarakat untuk lebih menggunakan teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari.

Untuk menjawab beragam tantangan tersebut, Anggoro menjelaskan bahwa BPJamsostek memiliki 2 strategi besar, yang pertama adalah penerapan layanan digital dengan memanfaatkan teknologi electronic know your customer (e-KYC) yang disematkan pada aplikasi Jamsostek Mobile (JMO).

Inovasi ini terbukti mampu meningkatkan kecepatan proses klaim dari yang awalnya membutuhkan waktu 10-15 hari menjadi hanya 10-15 menit. Kemudahan layanan ini pada akhirnya mendorong angka klaim melalui kanal online saat ini 76 persen.

Sementara itu untuk meningkatkan cakupan kepesertaan, BPJamsostek mengambil peluang dari bertambahnya jumlah pekerja di sektor informal dengan cara menggandeng fintech, e-commerce serta perbankan untuk memberikan kemudahan melalui perluasan kanal daftar dan bayar iuran.

Selain itu, di tahun 2022 ini, BPJamsostek juga mengembangkan skema keagenan baru yang disebut dengan New Perisai (Pengerak Jaminan Sosial Indonesia). Kedua inovasi tersebut terbukti berhasil meningkatkan akuisisi peserta hampir tiga kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

Anggoro juga menyinggung soal kondisi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang juga cukup terdampak pandemi Covid-19. Namun di balik itu, BPJamsostek terus berupaya memberikan pelayanan terbaik, salah satunya dengan menjalin kerja sama dengan Social Security Organization (SOCSO) Malaysia untuk memastikan keberlanjutan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan para PMI di negara tujuan, khususnya Malaysia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasikan Program dan Manfaat Jaminan Sosial kepada Petugas Bawaslu

BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasikan Program dan Manfaat Jaminan Sosial kepada Petugas Bawaslu

Bisnis | Jum'at, 15 Juli 2022 | 17:37 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Minta Pelaku Klaim Fiktif Dapat Efek Jera

BPJS Ketenagakerjaan Minta Pelaku Klaim Fiktif Dapat Efek Jera

Bisnis | Jum'at, 15 Juli 2022 | 09:38 WIB

Kasus Covid-19 Kembali Mengamuk, Jawa dan Bali Berpotensi Peningkatan Kasus

Kasus Covid-19 Kembali Mengamuk, Jawa dan Bali Berpotensi Peningkatan Kasus

Jabar | Kamis, 14 Juli 2022 | 14:19 WIB

Kementerian Luar Negeri Siap Dukung BPJS Ketenagakerjaan Tingkatkan Cakupan Kepesertaan

Kementerian Luar Negeri Siap Dukung BPJS Ketenagakerjaan Tingkatkan Cakupan Kepesertaan

Bisnis | Rabu, 13 Juli 2022 | 17:27 WIB

Kesehatan Jamaah Haji Akan Diawasi Begitu Tiba di Indonesia, Cegah COVID-19

Kesehatan Jamaah Haji Akan Diawasi Begitu Tiba di Indonesia, Cegah COVID-19

News | Rabu, 13 Juli 2022 | 10:23 WIB

Cegah Penyebaran Covid-19, Polda Metro Imbau Masyarakat Tidak Takbiran Keliling

Cegah Penyebaran Covid-19, Polda Metro Imbau Masyarakat Tidak Takbiran Keliling

Jakarta | Jum'at, 08 Juli 2022 | 17:10 WIB

Terkini

Kapal Perempuan: Banyak APH Belum Terapkan UU TPKS dalam Kasus Kekerasan Seksual

Kapal Perempuan: Banyak APH Belum Terapkan UU TPKS dalam Kasus Kekerasan Seksual

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Ancaman Krisis Pangan 2027, tapi MBG Berisiko Membuang Jutaan Ton Makanan?

Ancaman Krisis Pangan 2027, tapi MBG Berisiko Membuang Jutaan Ton Makanan?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Tembus Grand Final, 5 Tim Futsal Putri Maju ke Puncak AXIS Nation Cup 2026

Tembus Grand Final, 5 Tim Futsal Putri Maju ke Puncak AXIS Nation Cup 2026

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Heboh Dituduh Jadi Sponsor Demo di Bundaran HI, Le Minerale Buka Suara

Heboh Dituduh Jadi Sponsor Demo di Bundaran HI, Le Minerale Buka Suara

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:41 WIB

BB Cream Emina Apakah Waterproof? Intip Formula dan Ketahanannya

BB Cream Emina Apakah Waterproof? Intip Formula dan Ketahanannya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:39 WIB

5 Zodiak yang Jago Menawar Harga saat Belanja, Bukan Pelit tapi Cerdik

5 Zodiak yang Jago Menawar Harga saat Belanja, Bukan Pelit tapi Cerdik

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:35 WIB

Presiden Apresiasi Perjuangan Atlet di Asian Games, Komitmen Tingkatkan Bina Olahraga Sejak Dini

Presiden Apresiasi Perjuangan Atlet di Asian Games, Komitmen Tingkatkan Bina Olahraga Sejak Dini

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Huawei FreeClip 2 Dual Color Rilis:TWS Unik denganDesain Jepit Telingadan Baterai Awet

Huawei FreeClip 2 Dual Color Rilis:TWS Unik denganDesain Jepit Telingadan Baterai Awet

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Viral Cerdas Cermat Aneh di Sibolga, Pertanyaan Belum Selesai Tapi Jawabannya Sudah Tahu

Viral Cerdas Cermat Aneh di Sibolga, Pertanyaan Belum Selesai Tapi Jawabannya Sudah Tahu

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Peredaran Rokok Ilegal Tembus 13,9 Persen, Potensi Kehilangan Cukai Hampir Rp40 Triliun

Peredaran Rokok Ilegal Tembus 13,9 Persen, Potensi Kehilangan Cukai Hampir Rp40 Triliun

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:23 WIB

×