Peredaran Rokok Ilegal Tembus 13,9 Persen, Potensi Kehilangan Cukai Hampir Rp40 Triliun

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:23 WIB
Peredaran Rokok Ilegal Tembus 13,9 Persen, Potensi Kehilangan Cukai Hampir Rp40 Triliun
Penampakan rokok ilegal. [Andi/Suara]
baca 10 detik
  • Kemenperin menyatakan peredaran rokok ilegal di Indonesia pada tahun 2025 melonjak hingga mencapai 13,9 persen.
  • Lonjakan peredaran rokok ilegal tersebut berpotensi menyebabkan negara mengalami kehilangan penerimaan cukai hampir mencapai Rp40 triliun.
  • Kinerja sektor industri hasil tembakau mengalami kontraksi akibat penurunan pesanan baru serta melemahnya permintaan produk.

Suara.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengungkap peredaran rokok ilegal di Indonesia mencapai 13,9 persen dari total produksi rokok nasional pada 2025.

Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan negara kehilangan penerimaan cukai hingga hampir Rp40 triliun.

Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar Kemenperin, Merrijanti Punguan Pintaria mengatakan, proporsi peredaran rokok ilegal meningkat dua kali lipat dibandingkan 2023 yang sebesar 6,9 persen.

"Rokok ilegal yang dari 6,9 persen di tahun 2023 menjadi 13,9 persen di tahun 2025, artinya ada double dalam jumlah rokok ilegalnya," kata Merrijanti dalam konferensi pers rilis Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Oktober 2026, dikutip Jumat (30/10/2026).

Merrijanti mengatakan, perhitungan potensi kehilangan penerimaan cukai tersebut berasal dari perkalian proporsi rokok ilegal dengan total produksi rokok nasional.

"Kalau kami hitung dari 13,9 persen dikali 307 (miliar batang), nilai cukai yang potential loss dari penerimaan cukai kita di atas 30 triliun, hampir mencapai 40 triliun," ucap dia.

Daftar Harga Rokok Terbaru 2025, Cek Di Sini (Freepik)
Daftar Harga Rokok Terbaru 2025, Cek Di Sini (Freepik)

Menurut Merrijanti, peningkatan peredaran rokok ilegal turut memberikan tekanan terhadap industri hasil tembakau legal. Kondisi tersebut berpotensi mengurangi daya saing produk legal sekaligus kontribusi industri terhadap penerimaan negara.

"Jadi ini rokok ilegal ini sangat berdampak terhadap kinerja industri hasil tembakau," tuturnya.

Tekanan terhadap industri hasil tembakau juga tercermin dalam capaian Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Oktober 2026. Sektor tersebut masih berada dalam fase kontraksi, dengan penurunan pada komponen pesanan baru dan produksi.

baca juga

Merrijanti menjelaskan, pesanan baru mengalami kontraksi akibat melemahnya permintaan produk olahan tembakau, baik di pasar domestik maupun ekspor.

"Komponen pesanan baru berada pada fase kontraksi, ini didorong oleh kinerja permintaan produk olahan tembakau yang negatif baik di pasar ekspor maupun domestik," jelasnya.

Sementara itu, dari sisi produksi, industri hasil tembakau juga mengalami kontraksi.

Kondisi tersebut turut dipengaruhi strategi perusahaan menjelang akhir tahun, ketika pelaku industri biasanya menyiapkan produksi sebelum adanya keputusan pemerintah mengenai kebijakan cukai tahun berikutnya.

Dari sisi pertumbuhan, industri hasil tembakau juga mencatatkan kontraksi sebesar 1,96 persen. Angka tersebut lebih baik dibandingkan kontraksi terdalam yang pernah terjadi pada 2022 sebesar 2,34 persen saat pandemi Covid-19.

Di tengah tekanan pasar domestik, ekspor industri hasil tembakau pada Januari-Agustus 2026 masih tumbuh 4,74 persen secara kumulatif menjadi 1,48 miliar dolar AS. Adapun realisasi investasi sektor tersebut pada semester I 2026 mencapai Rp3,08 triliun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rencana Impor KRL Bekas Jepang, Kemenperin: Belum Regulasi yang Mengatur

Rencana Impor KRL Bekas Jepang, Kemenperin: Belum Regulasi yang Mengatur

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 17:58 WIB

Cukai MBDK Resmi Masuk RUU APBN 2027, Target Penerimaan Capai Rp237,2 Triliun

Cukai MBDK Resmi Masuk RUU APBN 2027, Target Penerimaan Capai Rp237,2 Triliun

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 14:00 WIB

Harga Minuman Manis Bakal Naik? Ini Bocoran Aturan 'Pajak' Minuman Berpemanis

Harga Minuman Manis Bakal Naik? Ini Bocoran Aturan 'Pajak' Minuman Berpemanis

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 13:53 WIB

Penerimaan Bea Cukai Tembus Rp210,2 Triliun per Agustus 2026, Pengawasan Barang Ilegal Makin Ketat

Penerimaan Bea Cukai Tembus Rp210,2 Triliun per Agustus 2026, Pengawasan Barang Ilegal Makin Ketat

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 14:19 WIB

Menkeu Suahasil Mau Bersih-bersih Bea Cukai, Minta Integritas hingga Tak Persulit Impor

Menkeu Suahasil Mau Bersih-bersih Bea Cukai, Minta Integritas hingga Tak Persulit Impor

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 18:10 WIB

Impor Pakaian Bekas Ilegal Tetap Marak, Dirjen Bea Cukai: Masyarakat Masih Mau Balpres

Impor Pakaian Bekas Ilegal Tetap Marak, Dirjen Bea Cukai: Masyarakat Masih Mau Balpres

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 17:43 WIB

Terkini

Penyelam Tewas saat Menembak Ikan, Sempat Berteriak Minta Tolong

Penyelam Tewas saat Menembak Ikan, Sempat Berteriak Minta Tolong

Bali | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:21 WIB

Ulasan Designated Survivor 60 Days: Sanggupkah Orang Jujur Lawan Oligarki?

Ulasan Designated Survivor 60 Days: Sanggupkah Orang Jujur Lawan Oligarki?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:20 WIB

Profil Alvin Tedjo, Wali Kota Mississauga Kanada Keturunan Indonesia

Profil Alvin Tedjo, Wali Kota Mississauga Kanada Keturunan Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:18 WIB

Rekomendasi Sabun Cuci Muka Viva untuk Flek Hitam di Usia 40 Tahun, Cuma Rp20 Ribuan!

Rekomendasi Sabun Cuci Muka Viva untuk Flek Hitam di Usia 40 Tahun, Cuma Rp20 Ribuan!

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh

Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:08 WIB

Syarat Mengurus Surat Numpang Nikah Beda Provinsi di KUA

Syarat Mengurus Surat Numpang Nikah Beda Provinsi di KUA

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:05 WIB

7 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kencang dan Halus Usia 40 Tahun ke Atas

7 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kencang dan Halus Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:03 WIB

Taisei Marukawa Ungkap Kabar Terbaru Naturalisasi, Dua Minggu Lagi Bisa Jadi WNI

Taisei Marukawa Ungkap Kabar Terbaru Naturalisasi, Dua Minggu Lagi Bisa Jadi WNI

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Sisi Gelap Host Live Streaming: Dapat Cuan Gede tapi Dieksploitasi?

Sisi Gelap Host Live Streaming: Dapat Cuan Gede tapi Dieksploitasi?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:00 WIB

BEM Undira Sebut Almamaternya Dicatut Mahasiswa Gadungan di Deklarasi Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

BEM Undira Sebut Almamaternya Dicatut Mahasiswa Gadungan di Deklarasi Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:54 WIB

×