Harga Minyak Dunia Melesat Naik 5 Persen Lebih Karena 2 Faktor Ini

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 19 Juli 2022 | 08:01 WIB
Harga Minyak Dunia Melesat Naik 5 Persen Lebih Karena 2 Faktor Ini
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia melambung lebih dari USD5 pada perdagangan hari Senin, didorong pelemahan dolar dan ekspektasi Federal Reserve tidak akan menaikkan suku bunga 100 poin persentase pada pertemuan berikutnya untuk memerangi inflasi.

Mengutip CNBC, Selasa (19/7/2022) minyak mentah berjangka Brent untuk kontrak pengiriman September, patokan internasional, ditutup melonjak USD5,11, atau 5,1 persen menjadi USD106,27 per barel, setelah melesat 2,1 persen pada sesi Jumat pekan lalu.

Sementara, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak pengiriman Agustus, melejit USD5,01, atau 5,1 persen menjadi USD102,60 per barel setelah menguat 1,9 persen di sesi sebelumnya.

Jumat, dua pejabat Federal Reserve mengindikasikan bank sentral kemungkinan hanya akan menaikkan suku bunga 75 basis poin pada pertemuan 26-27 Juli. Laporan sebelumnya bahwa Fed sedang mempertimbangkan keputusan 100 basis poin mendorong kejatuhan pasar pekan lalu.

Dolar AS mundur dari level tertinggi multi-tahun, Senin, mendukung harga komoditas. Depresiasi dolar membuat komoditas berdenominasi  greenback  lebih terjangkau bagi pemegang mata uang lainnya.

"Lonjakan hari ini (Senin) sebagian besar didorong pelemahan dolar AS yang cukup besar dan berbasis luas yang memberikan sokongan utama di balik pergeseran harga minyak harian selama beberapa minggu terakhir," kata Jim Ritterbusch, Presiden Ritterbusch and Associates LLC di Galena, Illinois.

Brent dan WTI pekan lalu mencatat penurunan mingguan terbesar dalam satu bulan.

Pasokan minyak tetap ketat. Sesuai ekspektasi, perjalanan Presiden AS Joe Biden ke Arab Saudi tidak menghasilkan janji apa pun dari produsen utama OPEC itu untuk meningkatkan pasokan minyak.
Biden ingin produsen minyak Teluk meningkatkan output untuk membantu menurunkan harga minyak.

Eksportir gas Rusia, Gazprom, menyatakan force majeure pada pasokan gas ke Eropa untuk setidaknya kepada satu pelanggan utama berpotensi meningkatkan konflik antara Moskow dan Eropa.

baca juga

Itu menambah dukungan pada harga minyak, karena trader melihatnya berpotensi sebagai pendahuluan dari tindakan Rusia untuk menggunakan energi sebagai senjata.

"Risiko jelas lainnya adalah Rusia akan lebih jauh memangkas pasokan energi ke Eropa untuk mencoba meningkatkan pembiayaan dalam mendukung perang di Ukraina dan penerapan sejumlah sanksi," kata Helima Croft, Head of Global Commodity Strategy RBC Capital Markets.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Naik 2,5 Persen Usai Biden Minta Arab Saudi Tingkatkan Produksi

Harga Minyak Dunia Naik 2,5 Persen Usai Biden Minta Arab Saudi Tingkatkan Produksi

Bisnis | Senin, 18 Juli 2022 | 08:10 WIB

The Fed Makin Agresif Kerek Suku Bunga, Harga Minyak Dunia Turun Lagi

The Fed Makin Agresif Kerek Suku Bunga, Harga Minyak Dunia Turun Lagi

Bisnis | Jum'at, 15 Juli 2022 | 07:36 WIB

Harga Minyak Dunia Rebound Usai Anjlok 7 Persen

Harga Minyak Dunia Rebound Usai Anjlok 7 Persen

Bisnis | Kamis, 14 Juli 2022 | 07:30 WIB

Terkini

Debut Robot Cerdas AiMOGA Tampilkan Inovasi Layanan Publik

Debut Robot Cerdas AiMOGA Tampilkan Inovasi Layanan Publik

Otomotif | Selasa, 15 September 2026 | 13:15 WIB

IRI Sebut Karhutla Tak Cuma Rusak Hutan, Tapi Bisa Ancam Sumber Air

IRI Sebut Karhutla Tak Cuma Rusak Hutan, Tapi Bisa Ancam Sumber Air

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:15 WIB

Ditemukan di 20 Koper, Uang Ratusan Miliar OTT Kasus HGB Kabupaten Bogor Milik Nusron Wahid?

Ditemukan di 20 Koper, Uang Ratusan Miliar OTT Kasus HGB Kabupaten Bogor Milik Nusron Wahid?

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:11 WIB

Mentan Sebut Stok Beras Indonesia Aman hingga 10 Bulan di Tengah Krisis Pangan Global

Mentan Sebut Stok Beras Indonesia Aman hingga 10 Bulan di Tengah Krisis Pangan Global

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:11 WIB

15 HP Warna Hijau Spek Terbaik, dari Rp1 Jutaan hingga Flagship

15 HP Warna Hijau Spek Terbaik, dari Rp1 Jutaan hingga Flagship

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 13:10 WIB

Menkeu Boleh Berganti, Beban Anggaran MBG Tetap Menghantui

Menkeu Boleh Berganti, Beban Anggaran MBG Tetap Menghantui

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 13:10 WIB

Malaysia Dikepung Kabut Asap Kebakaran Hutan Indonesia, Kualitas Udara di 38 Titik Buruk

Malaysia Dikepung Kabut Asap Kebakaran Hutan Indonesia, Kualitas Udara di 38 Titik Buruk

News | Selasa, 15 September 2026 | 13:07 WIB

Baja China Banjiri Indonesia, KADI Gelar Penyelidikan Antidumping

Baja China Banjiri Indonesia, KADI Gelar Penyelidikan Antidumping

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 13:07 WIB

Kesaksian Ahli BPOM di Sidang Richard Lee: Sanksinya Administratif, Bukan Pidana

Kesaksian Ahli BPOM di Sidang Richard Lee: Sanksinya Administratif, Bukan Pidana

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 13:07 WIB

Seprai Bersih Bukan Cuma Soal Wangi, Begini Cara Merawatnya agar Tetap Awet

Seprai Bersih Bukan Cuma Soal Wangi, Begini Cara Merawatnya agar Tetap Awet

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 13:06 WIB

×