Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.370,679
LQ45 634,821
Srikehati 316,336
JII 410,153
USD/IDR 17.714

The Fed Makin Agresif Kerek Suku Bunga, Harga Minyak Dunia Turun Lagi

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 15 Juli 2022 | 07:36 WIB
The Fed Makin Agresif Kerek Suku Bunga, Harga Minyak Dunia Turun Lagi
Ilustrasi harga minyak dunia. [Shutterstock]

Suara.com - Harga minyak dunia ditutup lebih rendah pada perdagangan hari Kamis, tetapi memangkas hampir semua kerugian setelah jatuh lebih dari USD4 di awal sesi.

Penurunan harga minyak ini imbas prospek kenaikan suku bunga Amerika yang direncanakan bakal lebih agresif akhir bulan ini untuk membendung lonjakan laju inflasi.

Mengutip CNBC, Jumat (15/7/2022) minyak mentah berjangka Brent untuk kontrak pengiriman September, patokan internasional, turun 47 sen, atau 0,5 persen menjadi USD99,10 per barel dan menyelesaikan sesi ketiga berturut-turut di bawah USD100.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate untuk kontrak pengiriman Agustus, melemah 52 sen atau 0,5 persen menjadi USD95,78 per barel.

Kedua kontrak menyentuh posisi terendah pada sesi Kamis yang berada di bawah penutupan 23 Februari, sehari sebelum Rusia menginvasi Ukraina, dengan Brent mencapai level terendah sejak 21 Februari.

Federal Reserve terlihat meningkatkan pertempurannya dengan inflasi yang melesat ke tingkat tertinggi 40 tahun, dengan kenaikan suku bunga 100 basis poin bulan ini setelah laporan inflasi yang suram menunjukkan tekanan harga meningkat. Pertemuan kebijakan Fed dijadwalkan pada 26-27 Juli.

Kenaikan suku bunga Fed diperkirakan mengikuti langkah serupa oleh Bank of Canada yang mengejutkan pasar pada Rabu.

"Langkah The Fed akan berdampak besar pada pasar saat kita melihat mereka mencoba mencerna data ekonomi terbaru tentang inflasi," kata John Kilduff, mitra di Again Capital LLC, New York.

Harga minyak jatuh dalam dua pekan terakhir di tengah kekhawatiran resesi meski terjadi penurunan ekspor minyak mentah dan produk olahannya dari Rusia di tengah sanksi Barat dan gangguan pasokan di Libya.

Investor juga berbondong-bondong menuju dolar, sering dilihat sebagai aset  safe-haven.  Indeks Dolar (Indeks DXY) mencapai level tertinggi 20 tahun, Rabu, membuat harga minyak lebih mahal bagi pembeli non-AS, tetapi sedikit mundur pada sesi Kamis.

"Indikator teknikal menunjukkan putaran terendah yang baru karena dolar AS terus mendominasi dalam mendorong arah harga minyak," kata Jim Ritterbusch, Presiden Ritterbusch and Associates LLC di Galena, Illinois.

Di Eropa, sinyal juga  bearish  untuk permintaan dengan Komisi Eropa memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi dan menaikkan ekspektasi tingkat inflasi menjadi 7,6 persen.

Kekhawatiran pembatasan Covid-19 di beberapa kota di China untuk mengendalikan kasus baru dari subvarian yang sangat menular juga membatasi harga minyak.

Impor minyak mentah harian China sepanjang Juni merosot ke level terendah sejak Juli 2018, karena penyuling mengantisipasi langkah-langkah penguncian untuk mengekang permintaan, menurut data bea cukai, Rabu. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Rebound Usai Anjlok 7 Persen

Harga Minyak Dunia Rebound Usai Anjlok 7 Persen

Bisnis | Kamis, 14 Juli 2022 | 07:30 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 7 Persen, Kini di Bawah USD100/Barel

Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 7 Persen, Kini di Bawah USD100/Barel

Bisnis | Rabu, 13 Juli 2022 | 07:37 WIB

Harga BBM Terbaru Jenis Pertalite hingga Pertamax Dex Dampak Dari Kenaikan Harga Minyak Dunia

Harga BBM Terbaru Jenis Pertalite hingga Pertamax Dex Dampak Dari Kenaikan Harga Minyak Dunia

| Selasa, 12 Juli 2022 | 12:15 WIB

Terkini

Belanja Negara Melonjak Rp 1.082 T per April 2026, Purbaya Bantah Ekonomi Tumbuh karena Pemerintah

Belanja Negara Melonjak Rp 1.082 T per April 2026, Purbaya Bantah Ekonomi Tumbuh karena Pemerintah

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:19 WIB

Petani Sawit Protes Badan Ekspor, Mirip Monopoli Cengkeh Era Soeharto

Petani Sawit Protes Badan Ekspor, Mirip Monopoli Cengkeh Era Soeharto

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:07 WIB

IHSG Anjlok Usai Kenaikan BI-Rate, Pengamat Ungkap Peluang Technical Rebound

IHSG Anjlok Usai Kenaikan BI-Rate, Pengamat Ungkap Peluang Technical Rebound

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:03 WIB

Apa Itu Planogram? Viral Penataan Produk Kopdes Merah Putih Dikritik Tak Menarik

Apa Itu Planogram? Viral Penataan Produk Kopdes Merah Putih Dikritik Tak Menarik

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:02 WIB

Menkeu Purbaya Pastikan Tidak Ada Pajak Baru Tahun 2027

Menkeu Purbaya Pastikan Tidak Ada Pajak Baru Tahun 2027

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:49 WIB

Penerimaan Pajak Tembus Rp 646,3 T di April 2026, Purbaya Pamer Capaian Minus Era Sri Mulyani

Penerimaan Pajak Tembus Rp 646,3 T di April 2026, Purbaya Pamer Capaian Minus Era Sri Mulyani

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:42 WIB

Airlangga: Pengaturan Ekspor SDA Sudah Mendesak!

Airlangga: Pengaturan Ekspor SDA Sudah Mendesak!

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:41 WIB

Anggaran MBG Dipangkas, Rupiah Kembali Menguat

Anggaran MBG Dipangkas, Rupiah Kembali Menguat

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:32 WIB

Apa Itu Danantara Sumber Daya Indonesia? 'Senjata' Baru Prabowo Sikat Mafia

Apa Itu Danantara Sumber Daya Indonesia? 'Senjata' Baru Prabowo Sikat Mafia

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:15 WIB

Hitung-hitungan Kasar Skema Baru Gojek: Angin Segar Buat Uang Belanja Istri Driver Ojol di Rumah

Hitung-hitungan Kasar Skema Baru Gojek: Angin Segar Buat Uang Belanja Istri Driver Ojol di Rumah

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 15:08 WIB