Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!

Mohammad Fadil Djailani | Rina Anggraeni | Suara.com

Senin, 09 Maret 2026 | 17:43 WIB
IHSG Keok 3,27 Persen Terimbas Konflik Iran-AS, Bos BEI: Kita Sudah Kuat!
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) babak belur pada penutupan perdagangan Senin (9/3/2026). Indeks kebanggaan bursa domestik ini terjun bebas 3,27 persen ke level 7.337, bahkan sempat menyentuh titik nadir di posisi 7.156. Foto Antara.
  • IHSG anjlok 3,27% ke level 7.337 akibat tensi geopolitik Iran vs AS-Israel.
  • BEI pastikan infrastruktur pasar kuat hadapi ketidakpastian global.
  • 708 saham berguguran dengan total nilai transaksi mencapai Rp 23,7 triliun.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) babak belur pada penutupan perdagangan Senin (9/3/2026). Indeks kebanggaan bursa domestik ini terjun bebas 3,27 persen ke level 7.337, bahkan sempat menyentuh titik nadir di posisi 7.156.

Menanggapi "kebakaran" di papan skor tersebut, Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, angkat bicara. Ia menegaskan bahwa infrastruktur pasar modal Indonesia sejatinya telah memiliki daya tahan yang kokoh terhadap guncangan global.

"Sistem infrastruktur dan peraturan di bursa kita sudah siap untuk menghadapi dinamika pasar yang sedang ada," ujar Jeffrey saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Senin (9/3/2026).

Jeffrey tak menampik bahwa memanasnya tensi geopolitik antara Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel menjadi faktor utama yang memicu kepanikan investor. Menurutnya, ketidakpastian tinggi ini merupakan fenomena global, bukan hanya terjadi di tanah air.

"Kalau kita lihat kan memang faktor eksternal yang sedang terjadi ini menimbulkan ketidakpastian yang sangat tinggi. Tidak hanya di pasar kita, tetapi juga di global market," bebernya.

Kendati demikian, Jeffrey meminta pelaku pasar tetap tenang. Ia membandingkan kondisi saat ini dengan guncangan pada April tahun lalu akibat kebijakan mendadak dari Amerika Serikat. Menurutnya, situasi tahun lalu jauh lebih mencekam dibanding dinamika hari ini.

Data perdagangan menunjukkan tekanan jual yang masif. Tercatat, sebanyak 708 saham rontok, sementara hanya 68 saham yang mampu menguat, dan 41 saham lainnya jalan di tempat. Transaksi hari ini tergolong jumbo, mencapai Rp 23,741 triliun dari 2,46 juta kali frekuensi perdagangan.

Deretan saham yang masuk dalam daftar top losers di antaranya:

  • PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL): Turun 14,41% ke Rp 380.
  • PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS): Turun 13,50% ke Rp 2.050.
  • PT GTS Internasional Tbk (GTSI): Turun 10,00% ke Rp 234.
  • PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE): Turun 9,88% ke Rp 155.
  • PT Sentul City Tbk (BKSL): Turun 9,40% ke Rp 106.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keyakinan Konsumen Mulai Loyo, Dompet Kelas Menengah Mulai Teriak!

Keyakinan Konsumen Mulai Loyo, Dompet Kelas Menengah Mulai Teriak!

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 17:08 WIB

IHSG Terus Meluncur ke Level 7.337, 744 Saham Loyo

IHSG Terus Meluncur ke Level 7.337, 744 Saham Loyo

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 16:56 WIB

IHSG Semakin Terpuruk, 717 Saham Kebakaran

IHSG Semakin Terpuruk, 717 Saham Kebakaran

Bisnis | Senin, 09 Maret 2026 | 13:25 WIB

Terkini

BP Batam 'Ngebut' di 2026: Investasi Tembus Rp17,4 Triliun, Sektor Elektronik Jadi Jawara

BP Batam 'Ngebut' di 2026: Investasi Tembus Rp17,4 Triliun, Sektor Elektronik Jadi Jawara

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 22:01 WIB

7 Hari Menuju Ambang Batas: Trump di Ujung Tanduk, Kongres Beri 'Cek Kosong' Perang?

7 Hari Menuju Ambang Batas: Trump di Ujung Tanduk, Kongres Beri 'Cek Kosong' Perang?

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 21:33 WIB

Lewat Kartini BISA Fest, Telkom Perkuat Peran Perempuan di Era Digital

Lewat Kartini BISA Fest, Telkom Perkuat Peran Perempuan di Era Digital

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:42 WIB

Babak Akhir Utang 'Whoosh', RI Siap Sodorkan Skema Restrukturisasi ke China

Babak Akhir Utang 'Whoosh', RI Siap Sodorkan Skema Restrukturisasi ke China

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:10 WIB

Pemerintah Gunakan Cara Baru Pantau BBM Subsidi Agar Tak Bocor

Pemerintah Gunakan Cara Baru Pantau BBM Subsidi Agar Tak Bocor

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:06 WIB

Pengguna Aktif GoPay Tembus 26 Juta

Pengguna Aktif GoPay Tembus 26 Juta

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:00 WIB

Danantara Umbar Biang Kerok Kinerja Garuda Indonesia Masih Seret

Danantara Umbar Biang Kerok Kinerja Garuda Indonesia Masih Seret

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 19:50 WIB

Pegang 42 Persen Cadangan Dunia, Nikel Masih Jadi 'Raja' Investasi Hilirisasi RI

Pegang 42 Persen Cadangan Dunia, Nikel Masih Jadi 'Raja' Investasi Hilirisasi RI

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 19:05 WIB

Jumlah BUMN Dipangkas Jadi Hanya 300, Begini Klaster-klasternya

Jumlah BUMN Dipangkas Jadi Hanya 300, Begini Klaster-klasternya

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 19:02 WIB

Pemerintah Diminta Tak Wajibkan Penggunaan Dolar AS untuk Transaksi Batu Bara DMO

Pemerintah Diminta Tak Wajibkan Penggunaan Dolar AS untuk Transaksi Batu Bara DMO

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 18:57 WIB