Dukung Net Zero Emission, PKT Gunakan Motor Listrik untuk Operasional

Iwan Supriyatna

Minggu, 24 Juli 2022 | 15:13 WIB
Dukung Net Zero Emission, PKT Gunakan Motor Listrik untuk Operasional
Ilustrasi Pupuk Kaltim. (Istimewa)

Suara.com - PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) mulai menggunakan motor listrik untuk kegiatan operasional guna mengurangi emisi gas rumah kaca serta mendukung pencapaian target Net Zero Emission (NZE) Indonesia tahun 2060.

Direktur Utama PKT Rahmad Pribadi mengatakan, penggunaan motor listrik salah satu langkah awal pihaknya untuk mengurangi emisi bahan bakar dari kendaraan operasional perusahaan, di samping upaya lain seperti pembangunan pabrik soda ash, pengaktifan urea 1 hingga carbon circuits station.

Rahmad Pribadi bersama Wakil Direktur Utama Pupuk Indonesia Nugroho Christijanto dan juga Direktur Transformasi Bisnis Pupuk Indonesia Panji Winanteya Ruky meluncurkan penggunaan motor listrik tersebut dengan tema "Smart, Clean and Green."

Rahmad Pribadi mengatakan PKT telah menetapkan target bebas emisi karbon pada 2050, dengan pengurangan emisi karbon sebesar 30 persen pada dekade pertama tahun 2030 dalam mendukung NZE 2060.

"Realisasi net zero carbon emission akan terus dikembangkan PKT, guna menekan penggunaan energi fosil di lingkup bisnis perusahaan. Secara bertahap, seluruh kendaraan operasional yang masih menggunakan energi fosil akan diganti," ujar Rahmad.

Hal ini, kata dia, merupakan komitmen PKT terhadap prinsip Environmental, Social and Governance (ESG) dalam menciptakan pertumbuhan usaha, sekaligus membangun keseimbangan kinerja pada aspek ekonomi, sosial dan lingkungan. 

Rahmad mengatakan dengan masuknya PKT dalam Top 3 global rating ESG untuk kategori agriculture chemical berdasarkan penilaian Sustainalytics, menjadi tantangan bagi PKT untuk terus melakukan pengembangan bisnis dengan pengelolaan ESG yang semakin baik.

"Untuk itu, kita wajib memastikan PKT terus memberikan manfaat tak hanya bagi karyawan tapi juga masyarakat sekitar dan bumi," tambah Rahmad.

Wakil Direktur Utama Pupuk Indonesia Nugroho Christijanto mengapresiasi langkah PKT menekan penggunaan energi fosil dalam aktivitas perusahaan. Menurut Nugroho, hal ini menjadi tonggak awal dimulainya kontribusi perusahaan di lingkungan Pupuk Indonesia Grup dalam mencapai target net zero carbon emission, yang sejalan dengan upaya dekarbonisasi yang dicanangkan Pupuk Indonesia.

baca juga

"PKT sudah mengawali dengan pemasangan solar panel di lingkungan kantor, yang dikontribusikan untuk mendukung dekarbonisasi. Kita harus kembangkan dengan lebih baik lagi kedepannya," kata Nugroho.

Dia mengatakan Pupuk Indonesia akan terus mendukung kesinambungan upaya PKT dalam menekan emisi karbon, yang diharap segera diikuti seluruh perusahaan yang ada di lingkungan Pupuk Indonesia Grup.

"Gagasan PKT ini menjadi awal bagi kita dalam mendukung dekarbonisasi di lingkungan Pupuk Indonesia Grup. Meski bukan hal mudah, tapi kita optimis mampu mencapai target tersebut di tahun 2030," kata Nugroho. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pabrik Kaltim 5 PKT Meledak, Asap Membumbung Disebut Tak Beracun, Perusahaan Beberkan Pemicunya

Pabrik Kaltim 5 PKT Meledak, Asap Membumbung Disebut Tak Beracun, Perusahaan Beberkan Pemicunya

Kaltim | Minggu, 24 Juli 2022 | 07:30 WIB

Dorong Pengembangan Wisata dan Ekraf, Kemenparekraf Dukung Kolaborasi PKT dengan Pemkot Bontang

Dorong Pengembangan Wisata dan Ekraf, Kemenparekraf Dukung Kolaborasi PKT dengan Pemkot Bontang

Bisnis | Jum'at, 22 Juli 2022 | 10:08 WIB

Kunjungi PKT, Marthin Billa Apresiasi Kontribusi Perusahaan Bagi Masyarakat dan Daerah

Kunjungi PKT, Marthin Billa Apresiasi Kontribusi Perusahaan Bagi Masyarakat dan Daerah

Bisnis | Rabu, 20 Juli 2022 | 16:36 WIB

Terkini

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

Coba Hilangkan Bukti, Pembacok Bobotoh Persib di Bogor Buang Celurit ke Selokan

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:22 WIB

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

Golkar Bidik Naikkan Kursi di Pemilu 2029, Target Lampaui 102 Kursi DPR!

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 23:13 WIB

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Pendapatan Meroket 1.368%, Tapi Saingan ChatGPT Ini Malah Rugi Rp1.300 Triliun!

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Polres Bogor Ringkus Pelaku Pembacokan Bobotoh di Karadenan, Celurit Jadi Bukti

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara

Banten | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

Ditangkap di Karadenan Bogor! Pembacok Bobotoh Terancam 15 Tahun Penjara

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Olah TKP Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Asal Bogor, Polda Jatim Cek Tungku Pembakaran Jasad

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Jatuh Bangun Bisnis, Pengusaha Perlu Tahu Kapan Harus Bertahan atau Berubah

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Alasan Danantara Mau Tutup dan Likuidasi 750 BUMN

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Tak Ada Pinjaman Baru di APBD 2027, Sekda Jabar sebut Fokus Rasionalisasi Belanja

Jabar | Senin, 26 Oktober 2026 | 22:30 WIB

×