Asing Lepas BBCA hingga ASII, Ini Daftar Saham IHSG Rekomendasi Analis

M Nurhadi

Kamis, 10 September 2026 | 08:24 WIB
Asing Lepas BBCA hingga ASII, Ini Daftar Saham IHSG Rekomendasi Analis
Ilustrasi pergerakan saham hari ini di IHSG BEI [Antara]
baca 10 detik
  • IHSG diproyeksikan bergerak sideways dan cenderung menguat pada perdagangan Bursa Efek Indonesia tanggal 10 September 2026.
  • Kenaikan harga minyak mentah dunia di atas US$100 per barel dipicu oleh meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.
  • Survei Konsumen Bank Indonesia pada Agustus 2026 mencatat Indeks Keyakinan Konsumen berada di level 118,5.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak sideways dengan kecenderungan menguat pada perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (10/9/2026). Investor masih mencermati perkembangan harga minyak mentah dunia yang kembali menembus level psikologis US$100 per barel serta sentimen negatif dari bursa saham global.

Pada perdagangan Rabu (9/9), IHSG ditutup melemah 0,12% ke level 6.678 setelah sempat menembus level 6.700. Tekanan juga terlihat dari aksi jual investor asing dengan nilai net sell sekitar Rp621 miliar.

Sejumlah saham yang menjadi sasaran jual asing antara lain PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF).

Secara teknikal, IHSG diperkirakan masih bergerak terbatas. Area support berada pada kisaran 6.620-6.660, sedangkan resistance berada di level 6.700-6.730.

Phintraco Sekuritas juga memperkirakan IHSG bergerak sideways pada perdagangan Kamis. Tim analis Phintraco memproyeksikan indeks berada dalam rentang 6.600-6.700, sehingga pergerakan indeks diperkirakan belum terlalu tajam.

Sentimen eksternal menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan investor. Harga minyak mentah Brent pada perdagangan Rabu melonjak 3,4% menjadi US$101,21 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) naik 3,25% menjadi US$96,05 per barel. Keduanya mencatat level penutupan tertinggi sejak 22 Mei 2026.

Kenaikan harga minyak dipicu meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran. Kekhawatiran pasar terutama berkaitan dengan potensi gangguan pasokan energi melalui jalur strategis di kawasan tersebut.

Kenaikan harga minyak menjadi perhatian pasar karena dapat kembali meningkatkan tekanan inflasi. Bagi pasar saham, kondisi tersebut berpotensi memengaruhi ekspektasi investor terhadap arah kebijakan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (The Fed).

Ilustrasi pergerakan saham di bursa Wall Street. [Pexels].
Ilustrasi pergerakan saham di bursa Wall Street. [Pexels].

Sentimen negatif juga terlihat di Wall Street. Pada penutupan perdagangan Rabu, indeks S&P 500 turun 0,48%, Nasdaq Composite melemah 0,64%, sedangkan Dow Jones Industrial Average terkoreksi 0,77%. Kenaikan harga minyak dan imbal hasil obligasi pemerintah AS menjadi tekanan utama bagi pasar.

baca juga

Investor global kini menunggu sejumlah data ekonomi Amerika Serikat yang dapat menjadi pertimbangan dalam membaca arah kebijakan moneter The Fed. Data Producer Price Index (PPI) dijadwalkan dirilis Kamis, disusul data Consumer Price Index (CPI) pada Jumat.

Kondisi serupa turut membayangi bursa Asia. Pada perdagangan Rabu, Nikkei 225 Jepang turun 0,2%, Topix melemah 0,1%, Hang Seng Hong Kong turun 0,17%, dan ASX Australia terkoreksi 0,11%. Di sisi lain, KOSPI Korea Selatan naik 1,4% dan KOSDAQ melonjak 2,3%.

Di tengah tekanan eksternal tersebut, sentimen domestik masih memberikan penopang. Survei Konsumen Bank Indonesia pada Agustus 2026 menunjukkan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) berada di level 118,5, meningkat dari 116,8 pada Juli 2026. Angka di atas 100 menunjukkan tingkat keyakinan konsumen masih berada dalam zona optimistis.

Untuk perdagangan hari ini, sejumlah saham menjadi perhatian berdasarkan kajian BNI Sekuritas. Saham yang masuk dalam trading idea antara lain ICBP, ADRO, DSSA, INET, CUAN, dan BYAN.

Pergerakan IHSG selanjutnya akan sangat bergantung pada kemampuan pasar menyerap tekanan dari kenaikan harga minyak dan sentimen global. Jika tekanan eksternal tidak berkembang menjadi aksi jual yang lebih besar, IHSG masih memiliki ruang untuk bergerak terbatas dengan kecenderungan menguat di sekitar area resistance 6.700-6.730.

Sebaliknya, peningkatan eskalasi geopolitik yang kembali mendorong harga minyak dan memperkuat kekhawatiran inflasi dapat meningkatkan volatilitas pasar serta menekan IHSG menuju area support 6.620-6.660.

Disclaimer: Artikel ini menyajikan informasi terkait sektor saham, kripto, atau kondisi keuangan/bisnis terkait yang diolah dari sumber tepercaya. Seluruh isi tulisan bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan, saran, atau rekomendasi investasi serta keputusan bisnis hukum. Pembaca diimbau untuk selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan finansial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Krisis Pabrik Volkswagen: Rencana PHK 100 Ribu Karyawan, Saham Tersingkir dari Euro Stoxx 50

Krisis Pabrik Volkswagen: Rencana PHK 100 Ribu Karyawan, Saham Tersingkir dari Euro Stoxx 50

Otomotif | Rabu, 09 September 2026 | 20:28 WIB

Saham BMRI Masih Layak Dikoleksi, Dividen Jadi Katalis

Saham BMRI Masih Layak Dikoleksi, Dividen Jadi Katalis

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 19:01 WIB

Gegara Harga Minyak Dunia Meledak, IHSG Terperangkan di Level 6.600

Gegara Harga Minyak Dunia Meledak, IHSG Terperangkan di Level 6.600

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 16:52 WIB

Terkini

Meski Rangkap Jabatan, Bahlil Ngaku Tak Double Gaji

Meski Rangkap Jabatan, Bahlil Ngaku Tak Double Gaji

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:38 WIB

Korupsi Pengadaan Iklan Rp223,6 Miliar, KPK Periksa Tiga Pejabat Bank BJB

Korupsi Pengadaan Iklan Rp223,6 Miliar, KPK Periksa Tiga Pejabat Bank BJB

Jabar | Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:37 WIB

Bawaslu Solo Buka Suara Soal Ijazah Gibran di Pilkada 2020

Bawaslu Solo Buka Suara Soal Ijazah Gibran di Pilkada 2020

Surakarta | Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:37 WIB

Kaesang Jadi Tumpuan Baru Dinasti Politik Jokowi? Pengamat Soroti Nasib Gibran Usai Putusan MK

Kaesang Jadi Tumpuan Baru Dinasti Politik Jokowi? Pengamat Soroti Nasib Gibran Usai Putusan MK

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:36 WIB

Timnas Indonesia Bukan Bangsa Kalah-kalahan, Tapi Masih Banyak yang Harus Diperbaiki

Timnas Indonesia Bukan Bangsa Kalah-kalahan, Tapi Masih Banyak yang Harus Diperbaiki

Bola | Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:35 WIB

Polisi Dalami Motif Penyerangan Kafe di Bandung, Satu Pelaku Masih Diburu

Polisi Dalami Motif Penyerangan Kafe di Bandung, Satu Pelaku Masih Diburu

Jabar | Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:32 WIB

4 Perbedaan Body Lotion dan Body Serum yang Perlu Diketahui

4 Perbedaan Body Lotion dan Body Serum yang Perlu Diketahui

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:30 WIB

GAC Indonesia Hadirkan Layanan Darurat Jalan Raya Gandeng Transportasi Online

GAC Indonesia Hadirkan Layanan Darurat Jalan Raya Gandeng Transportasi Online

Otomotif | Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Calvin Verdonk Ungkap Perasaan Usai Bawa Timnas Indonesia Juara: Tak Terlukiskan dengan Kata-kata

Calvin Verdonk Ungkap Perasaan Usai Bawa Timnas Indonesia Juara: Tak Terlukiskan dengan Kata-kata

Bola | Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Dugaan Kekerasan Mantan Kepala SMPN 18 Malang Naik Penyidikan, Ada Tiga Laporan Polisi

Dugaan Kekerasan Mantan Kepala SMPN 18 Malang Naik Penyidikan, Ada Tiga Laporan Polisi

Jatim | Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:26 WIB

×